Senin, 18 Februari 2013

Lapak PKL Di Sekitar Stasiun Tanjung Priok Di Bongkar


Jakarta-Puluhan lapak milik pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jl Enggano dan Jl Cucut,  tepatnya di sekitar Stasiun Tanjung Priok, Kelurahan Tanjung Priok Kecamatan Tanjung Priok dibongkar oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol  PP) Kecamatan Tanjung Poriok, Jakarta Utara dibantu personil TNI/Polri, Senin (18/2/2013).

Dalam penertiban tersebut tidak ada perlawanan dari para pemilik lapak yang ditertibkan. Bahkan, sejumlah PKL terlihat ikut membantu petugas saat membongkar satu per satu lapak miliknya.

Wakil Camat Tanjungpriok, Arief Wibowo mengatakan, penertiban dilakukan lantaran selama ini para PKL tersebut berjualan menggunakan lapaknya hingga memakan bahu dan trotoar jalan hingga kerap memicu terjadinya kemacetan. Selain itu, keberadaan para PKL ini juga dinilai mengganggu ketertiban umum dan merusak estetika kota. "Keberadaan mereka sangat mengganggu arus lalu lintas, karena sudah lebih dari lima tahun. Makanya, kami tertibkan," ujar Arief, di sela-sela penertiban, Senin (18/2/2013).

Sebelumnya, kata Arief, pihaknya telah melakukan pendekatan secara persuasif dengan melayangkan surat pemberitahuan hingga surat peringatan kepada para sejumlah PKL agar membongkar sendiri lapaknya. "Pedagang kaki lima yang dibongkar ini adalah lapak yang terbuat dari papan triplek dan gerobak yang kebanyakan berjualan minuman dan makanan ringan. Barang-barang tersebut diangkut menggunakan truk dan disimpan di gudang Walang," katanya.

Selain menertibkan puluhan lapak PKL, dikatakan Arief, pihaknya juga memfungsikan kembali taman di sisi selatan Stasiun Tanjungpriok setelah sebelumnya taman tersebut banyak ditempati pemulung.

Kami mengerahkan 190 personil gabungan yang terdiri dari 10 orang berasal dari Satuan Polisi Satpol PP baik dari tingkat Kota Jakarta Utara, Kecamatan Tanjung Priok, dan Kelurahan Tanjung Priok, 10 orang berasal dari aparat kepolisian, 5 orang dari unsur Koramil Tanjung Priok, 5 orang dari Garnisun, 0rang dari Garnisun, 5 orang dari Dishub Terminal, 5 orang aparat kebersihan, 3 orang aparat PJU,  Sudin Perhubungan Jakarta Utara dan petugas Stasiun Tanjung Priok, terang Arif.

Dalam penertiban tersebut berhasil lapak PKL. Puing-puing sisa pembokaran diangkat dengan menggunakan 2 truk, untuk selanjutnya di kirim ke gudang Walang, Jakarta Utara, tambah Arif Wibowo, Senin (18/02/2013).

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Wakil Camat Tanjung Priok Arif Wibowo (pakai baju hijau) memimpin langsung pembongkaran lapak di sekitar Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar