"Sebanyak 136 meter kubik sampah dibersihkan
dari LPS ini. Dan petugas kami bekerja hingga larut malam. Dalam pembersihan sampah
ini sebanyak 8 unit armada truk sampah diterjunkan dibantu satu buah beko
pengeruk sampah, "ujarnya, Selasa (05/02/2013).(Amin Hidayat )
Selasa, 05 Februari 2013
136 Meter Kubik Sampah Di Bersihkan
Aparat Kelurahan RBS dan Warga Bersih Lingkungan
Kegiatan yang dipimpin oleh Lurah
Rawa Badak Selatan, Joddi Santoso, tersebut turut pula di hadiri Bambang Soetiyono
Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan anggota, tokoh masyarakat, para
ketua RT dan RW, serta masyarakat.
“Kita tak ingin sampah akibat
banjir ini dibiarkan terlalu lama sehingga menggangu kesehatan. Dalam kegiatan
ini juga kami turut mengingat waraga tidak membuang sampah sembarang,”ujar
Joddi Santoso, Minggu (03/02/2013) lalu.
( Amin Hidayat )
15 Ribu Pohon Sukun Di Tanam Di KBN
Dalam sambutannya Meneg BUMN, Dahlan Iskan, berharap dengan
adanya penanaman pohon sukun di area 620 Ha, diharapkan kawasan industri ini
menjadi hijau dan bersih sehingga para pengusaha dan investor merasa nyaman
serta ciri khas untuk daya tarik tersendiri masuknya investor asing.
Kalau kawasan ini asri dan hijau maka investorpun akan merasa nyaman. Begitu
juga manfaat dari pohon sukun bisa dirasakan oleh penghuni di KBN
PT KBN merupakan perusaahaan pertama yg menanami Sukun
terbanyak di Indonesia ,tambah
Dahlan Iskan, Selasa (5/02/2013).
Sementara itu, Direktur Utama PT KBN, Sattar Taba menyatakan penanaman 15 ribu pohon sukun ini akan membuat daerah yang gersang dengan pabrik-pabrik akan menjadi hijau dan teduh.
Penanaman pohon itu dilakukan secara bertahap dimulai sejak hari ini. Pada tahap pertama, KBN akan menanam 5.000 pohon sukun. Untuk pohon yang ditanam pada tahap pertama akan dipanen pada tahun kedua. Nanti panennya kurang lebih 2-3 kali setahun.
"Yang mengelolanya KBN dibantu ahli sukun dari Institut Pertanian Bogor yaitu Dr Sudrajat," ungkap dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT KBN, Sattar Taba menyatakan penanaman 15 ribu pohon sukun ini akan membuat daerah yang gersang dengan pabrik-pabrik akan menjadi hijau dan teduh.
Penanaman pohon itu dilakukan secara bertahap dimulai sejak hari ini. Pada tahap pertama, KBN akan menanam 5.000 pohon sukun. Untuk pohon yang ditanam pada tahap pertama akan dipanen pada tahun kedua. Nanti panennya kurang lebih 2-3 kali setahun.
"Yang mengelolanya KBN dibantu ahli sukun dari Institut Pertanian Bogor yaitu Dr Sudrajat," ungkap dia.
Sesuai dengan visinya, PT. KBN menjadi kawasan industri yang
berwawasan lingkungan, pilihan utama dan terpercaya. Maka penanaman pohon akan
menjadikan kawasan menjadi asri hijau dan indah. Jika sudah hijau maka
kenyamanan investor bisa dirasakan, tambah Sattar Tabbah.
Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono menyambut baik penanaman belasan ribu pohon sukun tersebut karena akan membantu memperbaiki lingkungan di kawasan tersebut.
"Terima kasih kepada PT KBN yang mau menanam sukun ini, karena fungsinya sangat banyak. Bukan hanya sibuk mengurus pabrik, tapi juga masih sempat memikirkan lingkungan," kata Bambang.
Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono menyambut baik penanaman belasan ribu pohon sukun tersebut karena akan membantu memperbaiki lingkungan di kawasan tersebut.
"Terima kasih kepada PT KBN yang mau menanam sukun ini, karena fungsinya sangat banyak. Bukan hanya sibuk mengurus pabrik, tapi juga masih sempat memikirkan lingkungan," kata Bambang.
Belajar Demokrasi Dari Pemilihan Ketua RT
Anggota Lembaga Musyawarah
Kelurahan (LMK) Kelurahan Koja, Sarifuddin, menjelaskan, dalam pemilihan
tersebut, sebanyak 52 warga menggunakan hak suaranya, dengan memilih dua calon
yaitu, Nuriman dan Suparman. Dalam pemilihan tersebut Suparman terpilih sebagai
Ketua RT terpilih dengan mengantongi suara sebanyak 28 suara.
“Dengan adanya kegiatan ini warga
sejak dini belajar berdemokrasi, dengan cara memilih langsung Ketua RT, yang
dinilai mampu mengemban amanah dan bersama-sama membangun wilayah, “kata
Sarifudin.
Sementara itu Suparman, Ketua RT
terpilih dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga
kepada dirinya.
( Amin Hidayat )
(Teks Foto : Suasana Pemilihan Ketua RT 02 RW 11 Kelurahan Koja)
Minggu, 03 Februari 2013
Punwten Jakut Gelar Rakerda
Jakarta-Paguyuban
Keluarga Banten ( Punwten) Kota Administrasi Jakarta Utara, telah menggelar
rapat kerja daerah ( Rakerda), di Villa Silma, Cisarua, Bogor ,
Jawa Barat, baru-baru ini Dalam rakerda tersebut H. Wawan DT.Itop,
kembali terpilih sebagai Ketua Umum Punwten Jakarta Utara.
Sabtu, 02 Februari 2013
Gubernur Hadiri Kegiatan AJB
Jakarta-Gubernur DKI Jakarta
Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi kegiatan Aksi Bersih Jakarta (AJB),
Jalan Lagoa Terusan RW 03 Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Kota Administrasi
Jakarta Utara, Minggu (03/02/2013). Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10.00
WIB, dengan menggunakan mobil Innova hitam. Setelah tiba dilokasi Jokowi yang
menggunakan kemjea putih bersama Sekretaris Kota Jakarta Utara, Tri Kurniadi
dan para pejabat Jakarta Utara, serta relawan dan warga berjalan kaki ke dalam
gang sambil mengecek selokan di sepanjang jalan tersebut. Kegiatan AJB sendiri
terwujud berkat kerjasama antar pemerintah dan masyarakat yang menjadi
relawan.
Kehadiran orang nomor
satu di DKI Jakarta, sontak membuat warga yang sudah mengakhiri aksi
bersih-bersih, langung menyambutnya.
"Ini lho Pak
hasil kerja baktinya," kata seorang warga sambil menunjukkan selokan yang
bersih dari sampah.
"Pak Jokowi, Pak
Jokowi!," teriak warga lainnya menarik perhatian orang nomor satu di DKI
ini.
Warga berebutan
mengerumuni Jokowi. Sebagian ingin berjabat-tangan, sebagian ingin berfoto.
Semua antusias.
Jokowi mengungkapkan
untuk hari ini, Aksi Jakarta Bersih akan dilakukan di dua lokasi, di Lagoa dan
Penjaringan Jakarta Utara. Koordinator ‘Aksi Jakarta Bersih’ Anton, salah satu
relawan di lokasi Lagoa, mengatakan ada sekitar 1.000 orang lebih yang ikut
berpartisipasi dalam kerja bakti bersih-bersih itu.
"Kita ingin
memulai sebuah aksi gerakan bersih. Tapi ini gerakan sosial masyarakat,Aksi
Jakarta Bersih akan dilakukan di 2 tempat, di Lagoa dan Penjaringan, Jakarta
Utara" ujar Jokowi di dampingi Tri Kurniadi, Minggu (3/2/2013).Dalam
keempatan itu juga, Jokowi juga menyempatkan mencicipi buah di Dapur Umum Aksi
Jakarta Bersih.
( Amin Hidayat )
Kursus Kecantikan Bagi para Pengunsi Di Rusun Marunda
Jakarta-Para pengungsi dari Muara Baru Penjaringan yang kini berada di Rumah Susun Marunda Jakarta Utara, kini mereka para ibu mendapatkan pendidikan non formal dari PMFI Jakarta Utara.
Pendidikan non formal ini di berikan kepada para Ibu-ibu pengungsi yang berada di rumah susun Marunda seperti Tata kecantikan kulit dan rambut, tata rias pengantin, menjahit, tata boga, jilbab kreasi, Calistung ( membaca, menulis, dan menghintung) hantaran ( membuat parsel).
Menurut keterangan Ibu Emi (65) sebagai koordinator kursus ini kami berikan, agar para ibu-ibu yang baru menempati Rusun Marunda ini mendapatkan bekal ilmu dan di usahakan dapat usaha sendiri terutama mereka supaya betah untuk tinggal di rumah susun marunda.
"Pendidik ini kami bawa dari PMFI Jakut sebanyak 27 orang para ahli dari macam- macam bidang pendidikan yang tergolong sebagai relawan yang telah lulus dalam pendidikan non formal di Jakut" ujar koordinator yang di percaya oleh PMFI Jakut ibu Emi .
Seorang peserta kursus di Rusun Marunda Ibu Meli(40) " sangat bersyukur dan terima kasih kepada para pendidik kursus kecantikan yang telah memberikan ketrampilan kepada saya" ujar ibu Meli yang baru beberapa minggu menempati Rusun Marunda.
Selain itu para pengurus PMFI Jakut akan membuka kursus bagi para pria juga seperti kursus Tehknisi komputer, Handphone, Kulkas dan AC agar para pria bisa berwira swasta sendiri untuk menghidupi keluarganya masing-masing.
Langganan:
Postingan (Atom)



