![]() |
| Tulus Harjo |
“Ini adalah instruksi dari Pak Wali Kota yang diteruskan ke bawah. Pak Wali menyebutnya kegiatan turun ke bawah atau turba,”ungkap Tulus Harjo, Lurah Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, saat ditemui di kantornya, Jumat ( 27/09/ 2013).
Tulus-panggilan akrab Tulus Harjo- menjelaskan, kegiatan ‘turba’ ini juga dimaksudkan untuk mengkomunikasikan segala persoalan di masyarakat khususnya warga kelurahan Tanjung Priok. Secara formal ‘turba’ ini dilakukan setiap hari Jumat. “Namun, teknisnya, menggali persoalan di masyarakat dilakukan setiap hari,” ungkapnya.
Lebih lanjut Tulus menjelaskan, lurah bersama Babinkamtibmas, dan Babinsa, dituntut memahami setiap persoalan di masyarakat.
“Temuan-temuan itu nantinya dilaporkan ke Pak Wali Kota untuk kemudian dicarikan solusinya. Masalah itu diverifikasi, untuk diselesaikan ditingkat kelurahan, kecamatan, atau ditingkat
Seperti disemua RW se-Kelurahan Warakas, selain mempererat
komunikasi dengan warga, beberapa persoalan yang ditemukan dibidang lingkungan
diantaranya, saluran / got pada umumnya kurang lancar, yang disebabakan adanya deker
yang lama tidak diangkat oleh pihak terkait, serta adanya deker milik warga
yang menghambat saluran air.
Selain itu juga, juga
ditemukan kerusakan jalan yang cukup parah yaitu berada di Rw 11 dan 12,
kondisi jalan di dua RW tersebut kerusakan jalannya cukup parah alias berlobang-lobang.
Perlu diketahui, jalan di dua RW tersebut juga merupakan perlintasan Adipura.
“Semua temuan tersebut telah kami laporkan kepada Pak Wali
Kota Jakarta Utara,”kata Tulus.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar