Selasa, 10 Juni 2014

Tahun 2015 Jakut Tak Ikut Adipura

Jakarta-Sehubungan dengan banyak pengerjaan pembangunan Sarana dan Prasarana Infrastruktur di wilayah Jakarta Utara, dari  Tahun 2014 sampai 2015, Pemerintah Kota ( Pemkot ) Jakarta Utara ( Jakut ) tidak akan mengikuti program Penilaian Adipura yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia ( RI ) pada 2015 mendatang. Itu disampaikan oleh Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono.

"Saya sudah buat surat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan sudah dikirimkan pada tanggal 5 Juni kemarin, saya sebagai Wali Kota Jakut tidak akan mengikuti Adipura. Ketidak ikutan Jakut dalam Adipura  2015 mendatang, bukan di dasarkan gagalnya  lima wilayah administrasi kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta yang tak berhasil meraih Piala Adipura 2014," ujar Heru, di dampingi Asisten Lingkungan Hidup, Satriadi dan Asisten Tata Pemerintahan, Suroto, kepada wartawan, di ruang VIP, Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (10/6/2014).

Heru menjelaskan, dia tidak mau mengikuti program tahunan Kementerian Lingkungan Hidup tersebut karena masih banyaknya pembangunan infrastruktur di wilayah Jakut. Oleh karena itu, banyak titik penilaian Adipura yang dinilai tidak memberi kenyamanan.

Ia menjelaskan, di wilayah Jakut terdapat banyak program pembangunan infrastruktur, antara lain pembangunan akses Tol Tanjung Priok ( ATP) oleh Pemerintah Pusat, pembangunan sarana pipa gas PGN, revitalisasi sungai melalui JEDI oleh Pemprov DKI Jakarta, dan rencana pembangunan New Port oleh PT. Pelindo II.

"Selama kegiatan-kegiatan pembangunan tersebut, tentunya akan bersinggungan dengan komponen Penilaian Adipura yang selama ini dinilai termasuk berkurangnya keindahan, kenyamanan, dan kemacetan lalu lintas yang merupakan imbas dari pembangunan. Jadi sekarang kita konsentrasi membenahi dulu sehingga tahun 2016 sudah beres dan percaya diri mengikuti Adipura,"pungkas Plt Kepala Biro Hubungan Luar Negeri Pemprov DKI Jakarta.

Lebih jauh dia menambahkan, ketidak ikutan Jakut dalam Adipura 2014-2015, di pertegas dirinya dengan mengirimkan surat tertulis bernomor 3845/-1.799, yang di tujukkan langsung ke Menteri Negara Lingkungan Hidup RI.

Namun, dalam upaya menciptakan kebersihan, keindahan kota serta butir-butir lain dalam Penilaian Adipura, dalam hal ini Pemkot Jakut bersama masyarakat terus meningkatkan kualitasnya, tambah dia. 

Sekedar di ketahui, tidak satu pun dari lima wilayah administrasi kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta yang berhasil meraih Piala Adipura 2014. Kebersihan DKI Jakarta dan satu kabupaten Kepulauan Seribu yang tertinggal dengan Kota Metropolitan adalah 1. Kota Surabaya, Jawa Timur, 2. Kota Tangerang, Banten, 3. Kota Palembang, Sumatera Selatan, 4. Kota Malang, Jawa Timur. Penghargaan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup itu diserahkan Wakil Presiden ( Wapres ) Boediono, akhir pekan lalu.     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar