Minggu, 15 Juni 2014

Tanggul kali Sentiong Jebol


Jakarta-Tanggul kali Sentiong di Komplek Griya Inti Sentosa, RW 20, Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara sepanjang 100 meter ambrol. Ini disebabkan selain deraskan arus sungai, kali tersebut saat ini juga sedang di lakukan nurmalisasi sehingga membuat tanggul kali tergerus dan akibatnya ambles.

Sebanyak 850 kelapa keluarga yang ada di sekitar lokasi itu terancam kebanjiran. Akibat kejadian ini tentu membuat warga panik. Sebab, tanggul sangat vital untuk mencegah terjadinya banjir yang ada dikawasan tersebut.

“Amblas semalam sekitar pukul 23.00 dengan kedalaman hampir 2 meter. Mulai hari Jumat lalu kami sudah khawatir karena sisi tanggul retak. Hari Sabtu semakin rusak, Malam minggu tanggul amblas. Dari 600 meter tanggul yang ada di lingkungan kami sekitar 100 meter yang amblas,” ujar Jaya Hartanto, Ketua RW 20 Sunter Agung, Minggu (15/06/2014). 

Ia bersama Dolly. S, tokoh masyarakat setempat mengaku khawatir. Amblasnya tanggul di yakini mereka akibat adanya pengerukan lumpur kali Sentiong yang dilaksanakan Dinas PU DKI Jakarta akan mengancam kenyamanan warga.

“Di lingkungan kami ini ada 850 rumah dan tanggul ini untuk mencegah datangnya banjir. Enam tahun lalu kami bangun tanggul ini dengan permanen dan selama itu belum pernah rusak. Semenjak ada pengerukan lumpur kali saja tanggul kami jadi amblas kami tidak tahu karena apa. Mungking saja karena lumpur yang dikeruk jadi ada penyusutan,” ujar Hartanto.

Dia juga berharap pemerintah dan pihak yang terkait segera melakukan perbaikan. Pihaknya juga sangat mendukung dan setuju dengan adanya pengerukan lumpur kali tersebut, namun dia juga berharap jangan sampai tanggul ini jebol karena air kali bisa masuk kepemukiman penduduk.

Sementara ini tanggul yang amblas langsung di pasangi bambu untuk mencegah penyusutan pada tanah. “Karena tanggul ini satu jalur kami potong di tengah agar tidak semakin panjang amblasnya. Kemudian kami pasangi bambu untuk mencegah penyusutan pada tanah,” tambah Dolly. 

Lurah Sunter Agung, Indria Hilmi mengakui adanya tanggul yang ambrol di wilayahnya. Menurutnya, pihaknya bersama Dinas PU DKI Jakarta sudah melakukan survai dan memasang bambu-bambu dengan tujuan agar supaya kerusakan semakin parah dan panjang.

“Saat ini Dinas PU sudah mengupayakan perbaikan sementara agar air tidak meluap dan menggenangi pemukiman penduduk. Saya juga berharap mudah-mudahan dalam waktu dekat tanggul itu akan segera diperbaiki,”kata Hilmi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar