Sutarjo |
Jakarta-Kelurahan Rawa Badak
Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara hingga saat ini belum memiliki tempat penampungan sampah (TPS)
sementara.
Alhasil, langkah
terobosan akan dilakukan dengan meminta warga membuang sampah pada malam hari.
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan sampah dan memicu beroperasinya
TPS liar.
Rencananya, sistem ini akan diterapkan mulai pertengahan November 2014. Pengangkutan sampah-sampah warga akan dilakukan pada pukul 21.00. Melalui sistem ini diharapkan pengangkutan sampah dapat lebih teratur dan tidak memicu terjadinya kemacetan.
Lurah Rawa Badak Selatan, Sutarjo, mengatakan pengelolaan sampah malam hari
dilakukan untuk area tanpa TPS. Nantinya sampah-sampah dari rumah tangga tidak
lagi dibuang ke TPS melainkan menggunakan jasa pengangkutan sampah dengan
gerobak.Rencananya, sistem ini akan diterapkan mulai pertengahan November 2014. Pengangkutan sampah-sampah warga akan dilakukan pada pukul 21.00. Melalui sistem ini diharapkan pengangkutan sampah dapat lebih teratur dan tidak memicu terjadinya kemacetan.
Lebih lanjut Sutarjo
menambahkan hal ini dilakukan lantaran banyaknya keluhan warga yang ketika membuang
sampah harus membuangnya di TPS wilayah Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
“Sampah diangkut malam hari adalah dalam upaya pengelolaan sampah tanpa TPS,”terang Sutarjo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar