Rabu, 26 Desember 2012

Bagian Umum Gelar Penanggulangan Kebakaran Dan Bencana

Jakarta-Untuk memberikan pengetahuan serta pemahaman tentang Penanggulangan Kebakaran dan Bencana di Kompleks Kantor Walikota, Bagian Umum Kantor Walikota Jakarta Utara mengelar acara Penanggulangan Bencana Kebakaran, yang diikuti oleh ratusan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Penggamanan Dalam (Pamdal) Kantor Walikota Jakarta Utara, di Balai Yos Sudarso Lantai 2, Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis (27/12) siang. Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Jakarta Utara yang diwakili oleh Sekretaris Kota Tri Kurniadi.

"Dengan pelatihan ini, diharapkan Pamdal dan Satpol PP dapat memahami materi yang disampaikan dan diterapkan dalam tugasnya sebagai pamdal di lingkungan kantor walikota, selain itu dengan kegiatan ini, diharapkan bagi para peserta yang telah memiliki kemampuan yang dapat diandalkan apabila sewaktu-waktu terjadi bencana yang tidak terduga, seperti kebakaran dan lainnya," kata Tri Kurniadi saat memberikan arahan kepada peserta.

Dalam kesempatan tersebut Tri Kurniadi berharap, mudah-mudahan pelatihan ini membawa hasil yang diharapkan dan ilmu yang di dapat bisa ditularkan kepada teman, saudara maupun masyarakat

Sementara itu Kepala Bagian Umum Dedi Gondewa, mengatakan kegiatan ini dilakukan yakni bertujuan untuk menanamkan kesadaran karyawan dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran, karena menurutnya tugas dan tanggung jawab bukan hanya pemadam kebakaran, melainkan kita juga ikut berperan.

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari, pada 27 Desember sampai dengan 28 Desember 2012, dengan narasumber yakni Pengurus PMI Jakarta Utara, serta dari Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Utara, tambah Dedi Gundewa.


( Amin Hidayat )

Bazis Jakut Salurkan Bantuan Bagi 320 Anak Yatim Piatu

Jakarta-Badan Zakat Infaq dan Sadakoh ( Bazis ) Kota Administrasi Jakarta Utara menyalurkan bantuan bagi 320 anak yatim piatu, di Masjid Babusalam Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis (27/12). Kegiatan penyaluran bantuan simbolis tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Jakarta Utara yang diwakili oleh Asisten Kesehatan Masyarakat, Toni Sukanda.

Toni Sukanda, menyatakan pemberian bantuan ini adalah salah satu bentuk kepedulian Pemerintah DKI Jakarta yang dalam hal ini  dari Pemerintah Administrasi Jakarta Utara, dalam bentuk santuan kepada kaum dhuafa.

Dimana pemberian ini, masih kata Toni Sukanda, saya menitipkan kepada Bapak dan Ibu, bahwa pemberian santuan kepada anak yatim alangkan baiknya, dan alangka indahnya dapat disalurkan melalui panitia seperti Bazis, untuk disalurkan kepada mereka yang berhak.

"Rasullah SAW dalam hal ini telah memberi contoh kepada kita, untuk selalu peduli kepada anak yatim, dan begitu dekatnya Rasullah kepada anak yatim, seperti diibaratkan dua buah jari. Dengan adanya kegiatan ini, saya memberikan apreasiasi dan penghargaan atas kerja keras panitia bazis, serta turut mengucapkan terima kasih kepada para dermawan yang telah menyisihkan rezekinya guna membantu sesama, semoga Allah SWT membalasnya di kemudia hari, tambah Toni Sukanda.

( Amin Hidayat ) 






Teks Foto : Asisten Kesmas Toni Sukanda, Kepala Bazis M. Alwi dan para anak yatim piatu penerima santunan, sejenak foto bersama, Kamis (27/12)

22 Ekor Monyet Ekor Panjang Di TSMM Resahkan Warga



Jakarta-Keberadaan 22 ekor primata liar (monyet berekor panjang) di Taman Suaka Margasastwa (TSMM) Muara Angke,Jakarta Utara, sangat meresahkan para pengunjung. 

Betapa tidak, di taman Suaka Margasatwa yang menjadi satu destinasi unggulan wisata di kota ini, sering terlihat gerombolan monyet berkeliaran hingga ke pinggir jalan raya Sedyatmo dan meminta makanan ke pengunjung.

Kondisi ini, kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Tri Kurniadi, didampingi Asisten Bidang Perekonomian, Akhyar, saat rapat kordinasi di Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (2212). Tri menuturkan hal tersebut tidak bisa dibiarkan. Karena itu pihak pengelola harus mencarikan solusi agar keberadaan primate liar itu tidak mengancam keamanan dan kenyamanan pengunjung ke lokasi itu.. 

Ditambahkan Akhyar memaparkan dalam rakor tersebut, ada beberapa solusi yang ditawarkan. Antara lain menyerahkan proses penertiban para monyet itu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), untuk menangkap dan memindahkan monyet liar ke Kebun Binatang Ragunan Jakarta Selatan ataupun ke Taman Safari Bogor untuk dipelihara.

“Lahan Suaka Margasatwa menjadi kewenangan BKSDA Kementerian Kehutanan, sehingga kita juga tidak bisa berbuat banyak. Hanya dalam rakor tadi, perwakilan dari BKSDA mengimbau warga agar tidak memberikan makanan pada monyet liar agar tidak membahayakan keselamatan pengunjung.Tetapi imbauan ini tidak bisa begitu saja, harus ada sosialisasi serta solusi agar monyet ini tidak kelaparan.”kata Akhyar. 

Penertiban monyet liar ini, katanya, harus segera dilakukan mengingat lokasi wisata ini cukup ramai dikujungi wisatawan setiap hari.Apalagi di musim liburan sekolah saat ini, ratusan orang pengunjung datang memadati Taman Suaka Margasatwa, tambah Akhyar. 

( Amin Hidayat )

Gubernur Berikan Penghargaan Bagi Perawat RSUD Koja


Jakarta-Julaeha salah satu perawat di RS Koja, Jakarta Utara akhirnya mendapatkan penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Penghargaan tersebut diberikan kepada kalangan PNS Pemprov DKI Jakarta yang di sela-sela kesibukannya masih mengabdikan diri pada keluarganya. 

Pemberian penghargaan tersebut dibagi dalam tiga kategori, penghargaan terhadap PNS yang tahapan masa kerjanya sudah mencapai 15 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Sedangkan PNS yang mendapatkan penghargaan lainnya adalah seorang guru SDN Mangga 2 Selatan, Jakarta Pusat, dengan masa kerja 20 tahun. Satu penghargaan lainnya, diberikan pada ibu Armi, kepala sub bagian pemadam kebakaran yang sudah mengabdi untuk DKI selam 15 tahun.

Selain untuk kalangan PNS Pemprov DKI Jakarta, Jokowi juga memberikan penghargaan untuk pelaku usaha kecil dan menengah, seperti pengrajin kerang dan CV Rumah Betawi
Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan peran seorang ibu sangatlah besar tak hanya untuk keluarga tapi juga memperkuat pertahanan nasional.


"Peran perempuan dan laki-laki bersinergi dalam membangun pembangunan yang berkelanjutan. Majulah wanita Indonesia dalam upaya membangun bangsa," kata Jokowi di Lapangan IRTI Monas, Rabu, (26/12/2012).

( Amin Hidayat )

Puluhan Taman di Jakut Tergenang


Jakarta-Tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, membuat sekitar 30 taman di wilayah Jakarta Utara tergenang banjir hingga ketinggian 15 sentimeter. Akibatnya, kondisi taman menjadi terlihat becek, kotor hingga menyebabkan kerusakan pada rumput. Untuk mengatasinya, Sudin Pertamanan Kota Administrasi Jakarta Utara berencana meninggikan permukaan taman-taman yang terendam itu dari 30 sentimeter hingga 1 meter serta membuat puluhan ribu lubang biopori untuk menampung air hujan. 

Kepala Sudin Pertamanan Jakarta Utara, Heru Bambang Ermanto mengatakan, tergenangnya taman-taman di wilayah Jakarta Utara disebabkan intensitas hujan yang tinggi serta posisi taman yang lebih rendah dibandingkan posisi jalan. "Ada sekitar 20 hingga 30 taman yang tergenang. Kami usahakan secara bertahap membuat puluhan ribu lubang biopori untuk menampung debit air hujan, dan juga kami programkan peninggian taman sekitar 30 sentimeter hingga 1 meter agar taman tidak tergenang. Rencananya, Maret 2013 akan ditinggikan," ujar Heru, Rabu (26/12).

Dikatakan Heru, sejumlah taman yang saat ini terendam, diantaranya yakni Taman Toar (Koja), Taman Griya Lestari (Cilincing), Taman Volker (Tanjungpriok), Taman RW 12 Kelurahan Tuguutara, Taman Enim (Koja), Taman Enggano (Tanjungpriok), Taman Rawabadak Utara, dan Taman Melur (Koja). "Semua taman tersebut tersebar merata di enam kecamatan yang ada di Jakarta Utara," katanya.

Secara keseluruhan, kata Heru, di Jakarta Utara terdapat sebanyak 153 taman. Dari jumlah itu, 95 taman telah dilakukan perawatan rutin dan terdapat 58 taman yang belum terpelihara secara rutin.

( Sumber : Berita Jakarta.com )

Teks Foto : Taman RBU Jakarta Utara yang tergenang


Warga Minta Jembatan Kali Sunter Plumpang Di Tambah


Jakarta-Warga Kelurahan Rawa Badak Selatan dan Kelurahan Rawa Badak Utara Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara mengharapkan kepada pihak Dinas PU DKI Jakarta untuk dapat membuat satu lagi  jembatan yang melintasi Kali Sunter, Plumpang, Rawa Badak, Jakarta Utara.

Permintaan tersebut dikarenakan, pengendara roda dua pada jam kerja maupun pulang kerja, ketika melintasi jembatan tersebut, harus mengatri untuk melalui jembatan tersebut.

Jembatan di Kali Sunter, Plumpang, Rawa Badak sangat membantu warga untuk memotong rute perjalanan ketika hendak ke Pasar Ular Plumpang maupun hendak ke wilayah Rawa Badak Utara, untuk itu kami berharap agar pemda dapat segera membangun satu lagi jembatan baru yang melintasi Kali Sunter, kata Warno, salah seorang warga yang melintasi jembatan Kali Sunter, Plumpang, Rawa Badak Selatan, Rabu (26/12).

Terkait permintaan warga tersebut, Bambang Tri Praptono, anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kelurahan Rawa Badak Selatan Kecamatan Koja membenarkan adanya permintaan warga tersebut, banyak usulan yang disampaikan terkait permintaan pembangunan satu lagi jembatan Kali Sunter, Plumpang, Rawa Badak, Jakarta Utara.

Lebih jauh Bambang menjelaskan, dulunya jembatan yang sudah ada yang melintasi Kali Sunter diperuntukan untuk jembatan orang, seiring perjalan waktu  jembatan tersebut dimanfaatkan untuk sepeda motor guna memotong rute perjalanan.

Senada dengan hal tersebut, anggota LMK Rawa Badak Utara Lila juga mengharapkan kepada Dinas PU DKI Jakarta untuk dapat membuat satu lagi jembatan yang melintasi Kali Sunter, Plumpang, Jakarta Utara. “Saya mengusulkan pembangunan jembatan tersebut berada di RW 13,” harap Lila.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Jembatan Orang yang melintasi Kali Sunter, Plumpang, Rawa Badak saat ini dimanfaatkan warga maupun penguna kendaraan roda dua untuk memotong rute perjalanan

Warga RBU Giatkan Kerja Bakti


Jakarta-Warga RW 02 Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Minggu (23/12) lalu, melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan lingkungannya. Sejumlah sampah baik yang dilingkungan maupun di saluran air dibersihkan. Diharapkan dengan cara seperti ini lingkungan akan terasa bersih, nyaman dan asri. Dalam aksi bersih-bersih itu dipimpin Ketua RW 02, Darminto.

Ditambahkan oleh Darminto, kegiatan ini selain untuk menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta Utara peduli lingkungan yang bersih dan nyaman, juga sebagai ajang silahturuhmi.

“Dengan adanya kegiatan ini, antara warga satu dengan yang lainnya pasti akan saling mengenal. Kita juga sangat senang karena aksi bersama ini juga menjadi ajang silahtuhrami antar warga.Saya sangat berterima kasih atas antusias warga yang ikut peduli dalam kerja bakti ini, ” tambah Darminto.
Masih dikatakan Darminto, upaya kerja bakti ini dilakukan atas keinginan warga yang ingin wilayah tetap terjaga bersih.

( Amin Hidayat )