Sabtu, 05 Januari 2013

Perekaman E-KTP Dengan Jemput Bola

Jakarta-Warga Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja memadati Pelayanan KTP mobile untuk melaksankan perekaman e-KTP yang digelar oleh Sudin Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Kota Administrasi Jakarta Utara, Sabtu (05/01/2013), yang digelar di kantor RW 09, Jalan Manggis, Koja, Jakarta Utara.

"Adanya pelayanan jemput bola ini sangat membantu warga, selain dekat dengan rumah proses pembuatannya sangat cepat" ujar Nawiyah, warga RW 09 Lagoa. Dirinya juga sangat berterima kasih mengingat karena kesibukkan bekerja tak pernah sempat punya waktu mengurus identitas perekaman e-KTPnya.


Edison Sianturi Kasudin Dukcapil Jakarta Utara didampingi Syuhada Kepala KTP Mobile dan Sri Suhartini Lurah Lagoa menjelaskan, pelayanan jemput bola ini lewat KTP mobile merupakan salah satu program Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada warganya tanpa dipungut biaya. 

Dalam pelayanan jemput bola ini, kata Edison, pihaknya telah melaksankan perekaman e-KTP warga Lagoa sebanyak 38 orang.


Rohim Ketua RW 09 Lagoa menyambut baik pelayanan jemput bola yang digelar di wilayah Lagoa. Menurutnya layanan ini sangat membantu warganya yang keseharian disibukkan berbagai aktivitas  sehingga belum sempat melaksanaan perekaman e-KTP.



( Amin Hidayat ) 

Teks Foto : salah seorang Manula melaksanakan perekaman e-KTP yang dilaksanakan oleh Sudin Dukcapil Jakut di Balai Warga RW 09 Lagoa.

Jumat, 04 Januari 2013

Posyandu Melati II Siap Ikut Lomba Tingkat Nasional

Jakarta-Posyandu Melati II yang berada di RW 04 Kelurahan Rawa Badak Selatan Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara siap mengikuti lomba posyandu tingkat nasional mewakili DKI Jakarta, penegasan tersebut disampaikan oleh Lurah Rawa Badak Selatan Joddi Santoso didampingi Ketua RW 04 H. Supriatmoko dan kader Posyandu Melati II Ny. Harum, disela-sela persiapan lomba posyandu tingkat nasional tahun 2013, di Balai Warga RW 04, Jumat (04/01/2013).

Ditambahkan H. Supriatmoko didampingi kader Posyandu Ny. Harum, menjelaskan Posyandu Melati II saat ini telah menjalin kemitraan baik dengan perusahaan maupaun dengan masyarakat (swadaya masyarakat) dan pemerintah untuk menunjang kegiatan BKB PAUD, Posyandu, Dasawisma.

Berkaitan dengan kegiatan Posyandu Melati II (imunasi), terang Ny. Harum,  dilaksanakan kegiatan pendaftaran imunasi pada warga kepada kader posyandu, penimbangan balita dilakukan oleh kader di Posyandu Melati II, Pemberian suntikan kepada balita yang dilakukan oleh kader posyandu, serta pemberian imunisasi  balita oleh staf.

Kegiatan Posyandu Melati II RW 04, masih kata Ny. Harum, terbagi dalam kegiatan utama yaitu kia, kb, imunisasi, gizi, pencegahan & penanggulangan diare, dan Rw Siaga.

Kegiatan  Penunjang , yaitu Kesling, PSN DBD, PHBS, TOGA. Untuk Kegiatan Pengembangan yaitu BKB PAUD, UP2K, Dasawisma, serta PIK, UPG,GSI, KP Ibu, Majelis Taqlim, Paguyuban RW, Taman Bacaan.

Adapun Kegiatan Inovasi (UP2KS)  berupa Budidaya Ikan Lele, Pembuatan Bandeng Presto, Kue Kering,  Puding Coklat , Catering, as Wanita, Tas Manik, Bunga Kristal

Posyandu sebagai UKBM berperan strategis dalam pembangunan sebagai sentral      Pelayanan Kesehatan, Pendidikan (Tumbuh kembang anak), Meningkatkan sentral ekonomi keluarga, serta meningkatnya peran aktif masyarakat dalam posyandu, menurunkan angka BGM, meningkatkan peran serta masy dalam ber KB, terang Ny. Harum.

Ditambah Ny. Harum, beberapa prestasi telah diraih oleh BKB PAUD RW04, diantaranya lomba senam kreasi meraih juara harapan I tingkat Kecamatan tahun 2011, JUara II Lomba Karnaval Peringatan Hari Kartini Forum PAUD Kecamatan Koja  tahun 2010, Juara II Tingkat Kecamatan Koja dalam lomba peragaan busana kelompok umur 2 tahun, Juara II lomba kreatifitas guru tingkat Kecamatan Koja tahun 2011, Juara II Tingkat Kecamatan Koja dalam lomba mewarnai 2010, Juara I Lomba Busana Derah 2010 Tingkat Kecamatan Koja tahun 2010, serta Juara II Lomba Busana Daerah Tingkat Kecamatan Koja tahun 2009.

Dalam persiapan lomba posyandu tingkat nasional, Lurah Rawa Badak Selatan Joddi Santoso mengharapkan doa dan dukungan serta peran serta seluruh warga RW 04 untuk turut menyukseskan Posyandu Melati II bisa menjadi juara.

( Amin Hidayat )


Teks Foto : Ketua RW 04 H. Supriatmoko didampingi kader posyandu RW 04 berfoto bersama di Knator Walikota Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. 

Kamis, 03 Januari 2013

Bangun Kebersamaan Melalui Kerja Bakti

Banyak cara untuk memupuk rasa kebersamaan dan gotong royong ditengah masyarakat. Diantaranya dengan melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama komponen warga serta kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan secara rutin.


“Melalui kegiatan kerja bakti selain mampu menciptakan lingkungan bersih, ternyata juga bisa untuk sarana mempererat hubungan silaturahmi dikalangan warga. Hal itu telah kami buktikan melalui kegiatan kerjabakti secara rutin setiap hari minggu pagi,” ungkap Pria kelahiran 27 Desember 1972, yang saat ini menjabat sebagai anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (04/01/2013), di Kantor Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara.. 
 
( Amin Hidayat ) 

H. Daryono, S.Pd, Dibesarkan di Lingkungan Taat Ibadah dan Sosial

Dibesarkan dilingkungan yang sangat taat beribadah, serta membaur  dalam lingkungan berbagai organisasi berbasis sosial kemasyarakatan, H.Daryono, S.Pd, mampu mewarisi dikondisi keduanya.
H.Daryono, yang mengabdikan dirinya sebagai Kepala Sekolah Barunawati 3 Jakarta, mengaku gemar melakukan kegiatan sosial serta sangat perduli terhadap dunia pendidikan. Berangkat dari kecintaannya terhadap orang tua, sehingga mampu menapakkan kariernya dengan sepenuh hati.

Sejak tahun 1981, H.Daryono telah mengawali kariernya sebagai pengajar mulai dari SD, SMP, dan SMA, serta melanglang buana diberbagai sekolah di Jakarta. Ditempatnya  bertugas, H. Daryono, S. Pd, mencurahkan segenap pikiran, tenaga, dan waktu semata-mata memberikan ilmu pengetahuan bermanfaat  bagi generasi penerus bangsa.

Berkat ketekunan dan keuletannya, pria Kelahiran Kota Istimewa Yogyakarta ini hingga dipercaya untuk menduduki posisi Kepala Sekolah SMP Barunawati 3 yang berlokasi di Jl. Anjungan Komplek BPP Walang Jaya, Kelurahan Rawa Badak Selatan Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara.

Dengan penuh kemampuan, H. Daryono terus berupaya mengabdikan dirinya untuk mencetak para generasi yang lebih cerdas, beriman, serta mampu menjadi kebanggaan orang tua.  “SMP Barunawati Jakarta diasuh dan dikelola oleh tenaga Edukatif muda yang penuh Vitalitas, “ jelas Alumni S1 IKIP Muhammadiyah Jakarta, Jurusan IPS Sejarah (1986) itu.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Bagi seorang Drs. Moh. Nurdin,M.Pd, Pria Kelahiran Jakarta 15 Mei 1967 lalu, tentu tidak mudah untuk bisa tampil menjadi yang terbaik. Perlu ketekunan dan perjuangan keras untuk meraih cita-citanya.

“Saya pribadi mempunyai obsesi hidup yaitu setiap hari harus ada perubahan, perubahan untuk kemajuan bersama serta terus tingkatkan kualitas pendidikan,” kata Drs. Muhammad Nurdin, M.Pd, di ruang kerjanya, Jumat (04/01/2013). 

Mohammad Nurdin kecil seperti anak-anak seusianya adalah sosok yang rajin dan  belajar keras. Setamatnya dari SPG  4 Jakarta, melanjutkan ke S1 IKIP Negeri Jakarta sampai lulus tahun 1996.

Kemudian mengawali kariernya sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Guru di SDN Rawa Badak Utara 24, hanya beberapa bulan jabatan itu dipangkunya kemudian diangkat menjadi Kepala Sekolah di SDN Rawa Badak Utara 07, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Kariernya terus menanjak, pada tahun 2010 menjadi Kepala Seksi Dinas Olah Raga dan Pemuda, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

Kemudian 2012 hingga sekarang, Mohammad Nurdin diangkat menjadi Kepala Seksi Dinas Pendidikan Dasar, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Meski selama berkarir ia telah banyak makan asam garam dunia pendidikan, namun Mohammad Nurdin tetap bersemangat mendalami dunia pendidikan di DKI Jakarta.

Buktinya, ia tetap melanjutkan pendidikanya hingga ke jenjang S2 di Universitas Negeri Jakarta dan telah lulus pada 2006.

"Kesuksesannya saat ini selain karena izin Allah SWT dan kedua orangtuanya, juga karena peran guru-guru yang telah membimbing dan menginspirasi hidupnya," tambah Moh. Nurdin

Bank Sampah Langkah Kecil Dari Kapuk Muara



Jakarta-Warga Kelurahan Kapuk Muara Kecamatan Penjaringan Kota Administrasi Jakarta Utara kini sudah tidak menganggap sampah sebagai momok yang menakutkan, mengingat saat ini warga Kapuk Muara sedang giatnya mencari sampah terutama plastik bekas botol dan minuman ringan, kaleng serta kemasan makananan bernilai ekonomis, guna ditimbang di bank sampah Masyarakat Peduli Sampah Sejahtera (MAPESS) yang telah berdiri sejak tahun 2011 lalu yang di rintis oleh Munir, di Jalan di Jalan Vikamas 2 RT 002 RW 03 Kapuk Muara, Jakarta Utara. Bank Sampah Mappes adalah merupakan satu binaan dari PT. Pertamina melalui program Community Social Responsibility (CSR).

Erni (37), warga RW 005 Kelurahan Kapuk Muara, merasakan betul hadirnya bank sampah MAPPES dan perubahan itu. Di depan rumahnya, tergantung sekarung sampah siap timbang, hasil pengumpulan selama sepekan. Dalam tiga bulan keikutsertaannya, Erni telah menabung sampah senilai Rp 100.000. Dengan rata-rata harga sampah Rp 2.000 per kg, nilai tabungan Erni sebanding dengan 50 kg sampah. Uang itu bisa sewaktu-waktu dicairkan untuk membeli barang keperluan sehari-hari.

Selain Eni, ibu-ibu di kampung itu tak pernah membiarkan sampah teronggok di jalan, selokan, bahkan tempat-tempat yang sulit terjangkau tangan. Pelan tapi pasti, tanpa instruksi, warga memungut apa pun jenis sampah yang ada. Lingkungan pun jadi bersih.

Perintis Bank Sampah MAPPES, Munir menjelaskan bank sampah saaat berrdiri hnaya mempunyai sembilan orang, nasabah Munir terus bertambah dan kini 140 nasabah dengan dana terkumpul Rp 1,9 juta.
"Sebagian keuntungan kami bagi ke nasabah dalam bentuk gula pasir dan keperluan lain. Tak sedikit warga yang terbantu karena punya tabungan. Lingkungan bersih, pendapatan bertambah," kata Munir. .
Bank sampah rintisan Munir berkembang pesat. Lurah Kapuk Muara saat itu, Roni Jarpiko, turun membantu Munir mencari lahan untuk pendirian bank sampah. Roni menunjuk 800 meter persegi lahan berupa rawa yang menjadi aset kelurahan.

Gayung bersambut, bantuan juga datang dari pihak lain, terutama PT Pertamina dan Institut Pertanian Bogor. Keduanya antara lain membangun bank sampah plus modal dan pendampingan, menyumbang unit pengolah kompos dan mesin pengolah sampah nonorganik, serta kendaraan penampung sampah.

Selain Munir, beberapa relawan membantu Munir menjalankan bank sampah. Mereka antara lain, Aris (32) dan Midi (17) yang membantu mengangkut, memilah, dan mengolah sampah; Eva Susanti (32) mengelola administrasi; serta Tedy (21) sebagai tenaga teknologi informasi.

Teks  Foto : Munir sedang mengolah sampah menjadi pupuk di Bank Sampah MAPPES. Foto dikutip dari inilah.com

Penataan Berbasis Peningkatan Pelayanan Publik

Jakarta-Seperti sebuah gerakan, penataan pelayanan publik di kantor-kantor kelurahan dan kecamatan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, terlihat begitu cepat. Ruang pelayanan Administrasi Kependuduykan yang melingkup Pelayanan KTP, Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran dan Pelayanan Umum yang selama ini terpisah, disatukan dalam satu ruangan tanpa sekat dan tanpa loket. Warga memanfaatkan pelayanan dan petugas yang melayani langsung bisa bertatap muka secara langsung.

Dari pemantauan, Jumat (03/01/2013), Kantor-kantor kelurahan yang sudah bisa disebut telah memberikan pelayanan prima dalam satu atap itu antara lain Kelurahan Tanjung Priok, Kebon Bawang, Sungai Bambu, Warakas, Papanggo, Sunter Agung, Sunter Jaya, Rawa Badak Utara, Rawa Badak Selatan, Koja, Sunter Agung, Lagoa, Tugu Selatan, Semper Barat, Semper Timur, Rorotan, Marunda, Cilincing, Pademangan Timur, Penjaringan, Kapuk Muara, dan Pejagalan, serta kantor-kantor kelurahan lainnya sedang berbenah,antaralain mengubah partisipasi agar pelayanan umum yang selama ini berada dilantai II, bisa"diturunkan" ke lantai I bergabung dengan pelayanan administrasi kependudukan.

( Amin Hidayat )