Jakarta-Rukun Warga (RW) 11 Kelurahan
Koja Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara pernah meraih Juara I dalam
Lomba Kinerja RW se-DKI Jakarta tahun 2011 dan berhasil menjadi meraih
peringkat ke-16 nominator kinerja RW tingkat nasional juga pada tahun 2011
lalu, ini semua bisa terwujud berkat adanya kekompakan serta kerjasama seluruh
komponen yang ada. Demikian diungkapkan oleh Lurah Koja Muhamad Andri, saat
memberikan sambutan dalam acara pemilihan Ketua RW 11 Kelurahan Koja, Rabu (27/02/2013)
malam.
Berkaitan dengan pemilihan RW,
masih kata Muhamad Andri, tentu aroma persaingan pasti ada, namun jangan sampai
menimbulkan perpecahan, namuin jadikan ajang ini sebagai bagian dari berdemokrasi
ditengah-tengah masyarakat. Kepada Ketua RW terpilih, saya sangat berharap agar
dapat mengayomi seluruh warga.
Dalam pemilihan RW 11 tersebut
sendiri, dari pemantuan, diikuti 3 oarang bakal calon, dengan jumlah warga yang
menggunakan suara sebanyak 47 orang ditambah 1 suara berasal dari PKK serta 1
suara berasal dari Karang Taruna. Setelah melalui proses pemilihan secara
demokratis, dimana masyarakat menuli snama calon Ketua RW, akhirnya Rachmat
Roganda terpilih sebagai Ketua RW 11 Kelurahan Koja untuk masa periode
2013-2016.
“Saya mengucapkan terima kasih
atas kepercayaan warga, segala hal yang masih menjadi pekerjaan rumah dan yang belum
terwujud demi kesejahteraan bersama seluruh warga RW 11, kami siap laksanakan untuk itu mari kita wujudkan
dengan bekerjasama serta bergandengan tanggan dengan berdasarkan pada semangat
gotong royong,” kata Ketua RW 11, Rachmat Roganda, saat memberikan sambutan
setelah terpilih sebagai Ketua RW 11.
Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
(Jokowi) kembali menyambangi korban kebakaran di Pademangan Barat, Kecamatan
Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (27/2/2013) siang. Dimana sebelumnya Jokowi
telah mengujungi korban kebakaran di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan
Pademangan, Jakarta Utara, pada hari Senin (25/02/2013) lalu.
Jokowi datang mengenakan kemeja
putih lengan panjang dan tiba di lokasi pukul 12.00 WIB. Hujan gerimis mengiringi
kedatangan Jokowi.
Kedatangan Jokowi tersebut
langsung disambut oleh Camat Pademangan Muhamad Efiskal, Wakil Camat Pademangan
Yudi Dwi Dharma, dan Ketua RW 12 Dadang Zarkoni.
Setibanya di lokasi, Jokowi langsung memantau lokasi kebakaran serta posko
pengungsian di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pademangan dan mempin langsung
pembagian aneka bantuan yang diangkut melalui satu unit truk milik Satpol PP
dan satu mobil boks.
"Kemarin kan
saya sudah ke sini, memastikan bagaimana kondisi sekarang," kata Jokowi di
Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (27/2).
Bantuan yang diberikan sendiri, berupa beras 2 ton, buku 8
pack, seragam 200 buah, tas 2 ratus buah, dan sepatu 2 ratus buah.
Lurah Pademangan Barat Muhamad Iqbal menerangkan, warga korban kebakaran yang
mengungsi di GOR Pademangan saat ini totalnya sekitar 1.390 orang. Dengan
adanya bantuan ini sungguh sangat meringakan warga.
Jakarta-Sebagai tindak lanjut dari usulan warga yang di sampaikan
melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), Suku Dinas Perumahan dan
Gedung Pemda Jakarta Utara akan memperbaiki sebanyak 207 titik ruas jalan
pemukiman warga, dan mulai dikerjakan pada April 2013.
Kepala Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Utara,
Ali Fatah mengatakan, ratusan ruas jalan yang akan diperbaiki ini merupakan
jalan setapak, gang, lorong, serta termasuk perbaikan saluran air di pemukiman
rumah warga. "Setelah melalui proses, kemudian menjadi prioritas untuk
diperbaiki. Saat ini proyek itu akan memasuki proses lelang, dan rencananya
mulai dikerjakan April mendatang," ujar Ali, Rabu (27/2).
Dikatakan Ali, ke-207 titik ruas jalan di pemukiman warga yang akan diperbaiki
itu terdapat 86 titik di wilayah Jakarta Utara, yakni di Kecamatan Cilincing,
36 titik di Kecamatan Tanjung Priok, 46 titik di Kecamatan Koja, 22 titik di
Kecamatan Penjaringan, 13 titik di Kecamatan Pademangan, dan 4 titik di
Kecamatan Kelapa Gading.
Ke-207 titik jalan yang akan diperbaiki itu memiliki dua ukuran kategori jalan,
yaitu perbaikan ruas jalan sepanjang 100-300 meter dengan lebar 1-1,5 meter
masuk ke dalam kategori perbaikan pendek, dan jalan sepanjang 100-850 meter
dengan lebar 1-1,5 meter masuk ke dalam kategori perbaikan panjang, terang Ali
Patta.
Sementara itu program peningkatan kualitas dan perbaikan
kampung yang telah dilaksanakan oleh Suku Dinas Perumahan
dan Gedung Milik Pemerintah (SDPGP) Kota Administrasi Jakarta Utara di RW 05
Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, disambut
antuasiasme warga, mengingat dengan program seperti peninggian jalan dan
perbaikan saluran serta penyebaran potnisasi membuat penataan lingkungan
semakin cepat dilakukan.
Ketua RW 05, Asep Suprihatin, menuturkan untuk program dedi cated
dilingkungannya berada di RT 4,5,6,7,8,9 dan 10 RW 05, dengan adanya kegiatan
tersebut jalan-jalan yang dulunya rendah dan sering terendam banjir kini sudah
lagi banjir, selain itu juga dengan adanya penghijauan tentu dapat membuat
lingkungan jadi enak dipandang dan sangat mendukung program hijau royo-royo.
Teks Foto : Jalan Pemukiman di RW 05 Koja yang telah
di perbaiki oleh Sudin Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta
Utara.
Jakarta-Sejalan dengan diberlakukannya
wajib pramuka bagi sekolah sesuai dengan kurikulum 2013. Kwartir Ranting
Tanjung Priok, Jakarta Utara mulai tahun ini lebih menggiatkan latihan kepramukaan,
miminal kegiatan latihan dilaksanakan seminggu sekali, tutur Pembina Kwatir
Pramuka Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Nasihkin, saat di temui di Kantor
Kecamatan Tanjung Priok, Rabu (27/02/2013) siang.
Kegiatan kepramukaan ini terus dibudayakan dan setiap sekolah juga digiatkan, didalam
kepramukaan semua asspek perilsku manusia diajarkan, tegas Nasihi
Seperti dicontohkannya, masalah budi
pekerti sangat melekat di kepramukaan. Bukan hanya itu saja masalah disiplin, pertolongan
pertama pada kecelakaaan, gotong royong dan lain-lain turut pula diberikan di
Pramuka.
Menurutnya, Kepramukaan juga sudah ada di organisasi dunia, sehingga kita tak
perlu berkecil hati. Bahkan setiap saat juga dilakukan pertemuan, dari mulai dari
tingkat Kwartir Cabang Kabupaten / Kota hingga ke tingkat Nasional
Kepramukaan dalam hal ini harus ditanamkan sejak dini pada para pelajar , agar dalam
diri jiwa mereka dapat tertanam karakter yang unggul dalm segala bidang
perilaku sehari hari, tambah Nasihkin.
( Amin Hidayat )
Teks Foto : Potret Kegiatan Kwartir Pramuka Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dok Aspirasirakyat1.blogspot.com
Jakarta-Plt Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni di dampingi
Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi dan Kasudin Satpol PP Jakarta Utara
BobyAryyono, serta Kepala Bidang
Pengembangan Kompetensi Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Wiwi mengajak seluruh
anggota Satpol PP Jakarta untuk tidak bersikap kasar dalam setiap penanganan
berbagai masalah pedagang kaki lima (PKL) serta Penyandang Masalah
Kesejahteraan Masyarakat (PMKS).
Menurut Sylviana Murni, anggota Satpol PP di enam kecamatan
di wilayah Jakarta Utara dituntut menegakkan displin tata tertib umum, hal itu
dibutuhkan untuk menata perkotaan dari keindahan, kebersihan dan kenyamanan.
“Setiap tindakan kalian harus bersikap tegas, tetapi tidak
kasar. Karena bila petugas Satpol PP bertindak kasar, maka akan melahirkan
tindakan balasan yang kemungkinan memunculkan tindakan anarkisme,” kata mantan
Walikota Jakarta Pusat tersebut, saat berkunjung ke Kantor Walikota Jakarta
Utara, guna bertem dengan Satpol PP Kecamatan dan Kelurahan, Camat serta Lurah
di wilayah Jakarta Utara, Senin (26/02/2013),
Masih dikatakan Sylviana Murni, Satpol PP secara tegas
melakukan tugas dengan baik bersikap dengan cara persuasif, simpati, karena
figur Satpol PP bukan dari penampilan yang kasar, tetapi mengayomi masyarakat.
Dalam kesempatan itu juga Slyviana Murni turut mengajak
seluruh anggota Satpol PP, agar prilaku Jakarta Baru dapat mengajak masyarakat
Jakarta untuk menaati peraturan daerah, sesuai aturan berlaku.
Selain itu juga, Slyviana Murni juga kembali mengingatkan
kepada para Camat, Lurah, serta Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Satpol PP baik
ditingkat Kecamatan maupun kelurahan jangan hanya bekerja dikantor saja atau duduk
dibelakang meja, tetapi mereka harus berkumpul dengan masyarakat.
Dengan turun ke tengah-tengah masyarakat, kita dapat
mengetahui permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Selama tiga hari
kedepan, mulai dari Utara, Timur, Barat kemudian ke Pusat,saya turun kelapangan, langkah ini saya
lakukan untuk memberikan motivasi serta semangat kepada seluruh anggota Satpol
PP, .tambah Slyviana Murni.
Jakarta-Dari enam Kecamatan di wilayah
Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan Tanjung Priok diniali mampu menyerap
anggaran APBD terbesar pada tahun lalu, sebesar 98.97 %, sedangkan Kelurahan terbesar
dalam penyerapan anggaran berada di Kelurahan Kelapa Gading Barat Kecamatan
Kelapa Gading yakni sebesar 99,68 %. Sedangkan Kecamatan yang terkecil dalam
penyerapan anggaran yakni di Kecamatan Kelapa Gading yakni sebesar 30,28 %,
serta untuk kelurahannya berada di Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing yang
hanya mampu menyerap sebesar 20,28 %. Demikian diungkapkan oleh Walikota
Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono, saat memberikan sambutan dalam acara
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2013, Tingkat Kecamatan
Tanjung Priok, Jakarta Utara, di Ruang Pola Lantai 4 kantor kecamatan setempat,
Rabu (27/02/2013) pagi.
Dalam kesempatan itu Bambang
Sugiyono turut menjelaskan program unggulan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo
(Jokowi) diantaranya yaitu, pelayanan kesehatan masyarakat lewat Kartu Jakarta
Sehat ( KJS ), Peningkatan Pelayanan
Pendidikan, (KJP), Pembangunan Rumah Susun dan Infrastrukturnya, Penataan
Kampung dan Kantong Kumuh, Pembangunan dan Pengembangan Lingkungan Cagar
Budaya, Peningkatan Sarana dan Prasarana Komunikasi dan Informasi, Penataan
Pedagang Kaki Lima (PKL), serta Peningkatan Sarana dan Prasana Olahraga dan
Pemuda.
Untuk mengejar target RTH di DKI Jakarta, pemerintah akan melaksanakan pembelian lahan
mengingat hingga saat ini jumlah RTH di DKI Jakarta belum mencapai 30 persen, terang
Bambang Sugiyono.
Sementara itu Camat Tanjung Priok
Supriyono dalam laporannya kepada Walikota dan kepada para peserta yang hadir
dalam kegiatan tersebut, menjelasakan jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan
ini yaitu berasal dari perwakilan 7 RW, dan 7 Lembaga Musyawarah Kelurahan
(LMK), unsur teknis SKPD Jakarta Utara, Lurah dan Staf Kecamatan, LSM, Kapolsek
Tanjung Priok, Danramil Kecamatan Tanjung Priok serta tamu undangan.
Sebelum dilaksanakannya kegiatan
ini, terang Supriyono, terlebih dahulu dilaksanakjn kegiatan rembug rukun
warga (RW), setelah itu dilaksanakan verifikasi di tingkat kecamatan, setelah
diverifikasi tersebut kami kembalikan untuk dilaksanakan kegiatan musrenbang
tingkat kelurahan.
Setelah dilaksankan musrenbang
tingkat kelurahan, masih kata Supriyono, ada kegiatan pra musrenbang di tingkat
kecamatan, kemudian baru dilaksanakan kegiatan musrenbang kecamatan. Jumlah
Usulan ynag masuk dalam kegiatan Kecamatan Tanjung Priok berjumlagh 57
kegiatan, terang Supriyono.
Pagu anggaran baik yang ada baik
ditingkat kelurahan dan kecamatan, dalam hal ini harus dioptimalkan semaksimal
mungkin. Sedapat mungkin usulan yang merupakan kebutuhan langsung dari
masyarakat, agar jangan sampai terlewatkan, dengan tidak terlewatkannya apa
yang menjadi suatu kebutuhan masyarakat, maka kesejahteraan masyarakat dapat
segera terwujud, tambah Bambang Sugiyono, memberikan catatan dalam pelaksanaan
musrenbang di tingkat Kecamatan Tanjung Priok, Rabu (27/02/2013) pagi.
Jakarta-Sehubungan dengan Sosialisasi
Mekanisme Respon Opini Publik pada hari Kamis tanggal 22 Maret 2012, sekaligus arahan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki
T Purnama mengenai pembuatan e-mail sebagai media komunikasi untuk merespon
opini publik, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memerintahkan kepada
Kepala SKPD / UKPD di Jakarta Utara untuk segera membuat email.
Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi, menjelaskan dengan adanya email itu, masing-masing pimpinan
akan menerima langsung pengaduan dari masyarakat mengenai persoalan yang ada di
wilayahnya.
Dalam merespon opini publik tersebut, masih kata Tri
Kurniadi, setiap SKPD/UKPD agar menugaskan timnya untuk melakukan tindakan yang
diperlukan guna menanggapi opini publik dan melaporkan hasil tanggapan tersebut
kepada tim opini publik Provinsi DKI Jakarta.Adapun format alamat email,
format: nama skpd/ukpd_ju_op@yahoo.com. Contoh: Kasudinkebersihan_ju_op@yahoo.com.
Email pengaduan masyarakat yang ditujukan kepada instansi
terkait tentunya bertujuan agar opini publik yang ada cepat teratasi dan
menghasilkan jawaban yang memuaskan, tambah Tri Kurniadi didampingi Kepala
Bagian Umum dan Protokol Dedi Gondewa, serta Kepala Suku Dinas Kominfomas Hasmi
Chalid, saat memberikan arahan dalam rapat membahas respon publik di Kota
Administrasi Jakarta Utara, bertempat di Ruang Pola Lantai II, Kantor Walikota Jakarta
Utara, Senin (25/02/2013).
Dalam kesempatan itu, Kepala Suku Dinas Komunikasi Informasi
Masyakat (Kasudin Kominfo) Jakarta Utara, Hasmi Chalid memandang positif
pembuatan email guna merespon opini publik yang disampaikan oleh masyakarakat
untuk kemajuan dan pembanguan di Jakarta Utara.
Dengan adanya email opini publik tersebut, pimpinan
SKPD/UKPD dapat merespons setiap informasi masyarakat dengan cepat dan
memuaskan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik dalam menangani
masalah di tengah-tengah masyarakat, terang Hasmi Chalid.