Rabu, 27 Februari 2013

RW 11 Kelurahan Koja Pernah Meraih Penghargaan Membanggakan


Jakarta-Rukun Warga (RW) 11 Kelurahan Koja Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara pernah meraih Juara I dalam Lomba Kinerja RW se-DKI Jakarta tahun 2011 dan berhasil menjadi meraih peringkat ke-16 nominator kinerja RW tingkat nasional juga pada tahun 2011 lalu, ini semua bisa terwujud berkat adanya kekompakan serta kerjasama seluruh komponen yang ada. Demikian diungkapkan oleh Lurah Koja Muhamad Andri, saat memberikan sambutan dalam acara pemilihan Ketua RW 11 Kelurahan Koja, Rabu (27/02/2013) malam.

Berkaitan dengan pemilihan RW, masih kata Muhamad Andri, tentu aroma persaingan pasti ada, namun jangan sampai menimbulkan perpecahan, namuin jadikan ajang ini sebagai bagian dari berdemokrasi ditengah-tengah masyarakat. Kepada Ketua RW terpilih, saya sangat berharap agar dapat mengayomi seluruh warga.

Dalam pemilihan RW 11 tersebut sendiri, dari pemantuan, diikuti 3 oarang bakal calon, dengan jumlah warga yang menggunakan suara sebanyak 47 orang ditambah 1 suara berasal dari PKK serta 1 suara berasal dari Karang Taruna. Setelah melalui proses pemilihan secara demokratis, dimana masyarakat menuli snama calon Ketua RW, akhirnya Rachmat Roganda terpilih sebagai Ketua RW 11 Kelurahan Koja untuk masa periode 2013-2016.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan warga, segala hal yang masih  menjadi pekerjaan rumah dan yang belum terwujud demi kesejahteraan bersama seluruh warga RW 11, kami siap laksanakan untuk itu mari kita wujudkan dengan bekerjasama serta bergandengan tanggan dengan berdasarkan pada semangat gotong royong,” kata Ketua RW 11, Rachmat Roganda, saat memberikan sambutan setelah terpilih sebagai Ketua RW 11.

Gubernur Kembali Menyambangi Korban Kebakaran Di Pademangan Barat


Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali menyambangi korban kebakaran di Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (27/2/2013) siang. Dimana sebelumnya Jokowi telah mengujungi korban kebakaran di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada hari Senin (25/02/2013) lalu.

Jokowi datang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan tiba di lokasi pukul 12.00 WIB. Hujan gerimis mengiringi kedatangan Jokowi.

Kedatangan Jokowi tersebut langsung disambut oleh Camat Pademangan Muhamad Efiskal, Wakil Camat Pademangan Yudi Dwi Dharma, dan Ketua RW 12 Dadang Zarkoni.

Setibanya di lokasi, Jokowi langsung memantau lokasi kebakaran serta posko pengungsian di Gelanggang Olah Raga (GOR) Pademangan dan mempin langsung pembagian aneka bantuan yang diangkut melalui satu unit truk milik Satpol PP dan satu mobil boks.

"Kemarin kan saya sudah ke sini, memastikan bagaimana kondisi sekarang," kata Jokowi di Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (27/2).

Bantuan yang diberikan sendiri, berupa beras 2 ton, buku 8 pack, seragam 200 buah, tas 2 ratus buah, dan sepatu 2 ratus buah.

Lurah Pademangan Barat Muhamad Iqbal menerangkan, warga korban kebakaran yang mengungsi di GOR Pademangan saat ini totalnya sekitar 1.390 orang. Dengan adanya bantuan ini sungguh sangat meringakan warga.  

207 Titik Ruas Jalan Pemukiman Warga Di Perbaiki


Jakarta-Sebagai tindak lanjut dari usulan warga yang di sampaikan melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang), Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Utara akan memperbaiki sebanyak 207 titik ruas jalan pemukiman warga, dan mulai dikerjakan pada April 2013.

Kepala Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Jakarta Utara, Ali Fatah mengatakan, ratusan ruas jalan yang akan diperbaiki ini merupakan jalan setapak, gang, lorong, serta termasuk perbaikan saluran air di pemukiman rumah warga. "Setelah melalui proses, kemudian menjadi prioritas untuk diperbaiki. Saat ini proyek itu akan memasuki proses lelang, dan rencananya mulai dikerjakan April mendatang," ujar Ali, Rabu (27/2).

Dikatakan Ali, ke-207 titik ruas jalan di pemukiman warga yang akan diperbaiki itu terdapat 86 titik di wilayah Jakarta Utara, yakni di Kecamatan Cilincing, 36 titik di Kecamatan Tanjung Priok, 46 titik di Kecamatan Koja, 22 titik di Kecamatan Penjaringan, 13 titik di Kecamatan Pademangan, dan 4 titik di Kecamatan Kelapa Gading.

Ke-207 titik jalan yang akan diperbaiki itu memiliki dua ukuran kategori jalan, yaitu perbaikan ruas jalan sepanjang 100-300 meter dengan lebar 1-1,5 meter masuk ke dalam kategori perbaikan pendek, dan jalan sepanjang 100-850 meter dengan lebar 1-1,5 meter masuk ke dalam kategori perbaikan panjang, terang Ali Patta.

Sementara itu program peningkatan kualitas dan perbaikan kampung yang telah dilaksanakan oleh Suku Dinas Perumahan dan Gedung Milik Pemerintah (SDPGP) Kota Administrasi Jakarta Utara di RW 05 Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, disambut antuasiasme warga, mengingat dengan program seperti peninggian jalan dan perbaikan saluran serta penyebaran potnisasi membuat penataan lingkungan semakin cepat dilakukan.

Ketua RW 05, Asep Suprihatin, menuturkan untuk program dedi cated dilingkungannya berada di RT 4,5,6,7,8,9 dan 10 RW 05, dengan adanya kegiatan tersebut jalan-jalan yang dulunya rendah dan sering terendam banjir kini sudah lagi banjir, selain itu juga dengan adanya penghijauan tentu dapat membuat lingkungan jadi enak dipandang dan sangat mendukung program hijau royo-royo.

Teks Foto : Jalan Pemukiman di RW 05 Koja yang telah di perbaiki oleh Sudin Perumahan dan Gedung Pemda  Jakarta Utara. 

Selasa, 26 Februari 2013

Kwartir Pramuka Tanjung Priok Giatkan Kegiatan Pramuka


Jakarta-Sejalan dengan diberlakukannya wajib pramuka bagi sekolah sesuai dengan kurikulum 2013. Kwartir Ranting Tanjung Priok, Jakarta Utara mulai tahun ini lebih menggiatkan latihan kepramukaan, miminal kegiatan latihan dilaksanakan seminggu sekali, tutur Pembina Kwatir Pramuka Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Nasihkin, saat di temui di Kantor Kecamatan Tanjung Priok, Rabu (27/02/2013) siang.

Kegiatan kepramukaan ini terus dibudayakan dan setiap sekolah juga digiatkan, didalam kepramukaan semua asspek perilsku manusia diajarkan, tegas Nasihi

Seperti dicontohkannya,  masalah budi pekerti sangat melekat di kepramukaan. Bukan hanya itu saja masalah disiplin, pertolongan pertama pada kecelakaaan, gotong royong dan lain-lain turut pula diberikan di Pramuka.


Menurutnya, Kepramukaan juga sudah ada di organisasi dunia, sehingga kita tak perlu berkecil hati. Bahkan setiap saat juga dilakukan pertemuan, dari mulai dari tingkat Kwartir Cabang Kabupaten / Kota hingga ke tingkat Nasional

Kepramukaan dalam hal ini harus ditanamkan sejak dini pada para pelajar , agar dalam diri jiwa mereka dapat tertanam karakter yang unggul dalm segala bidang perilaku sehari hari, tambah Nasihkin.

( Amin Hidayat ) 

Teks Foto : Potret Kegiatan Kwartir Pramuka Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dok Aspirasirakyat1.blogspot.com

Kasatpol PP DKI Ajak Petugas Satpol PP Bersikap Tidak Kasar


Jakarta-Plt Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni di dampingi Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi dan Kasudin Satpol PP Jakarta Utara Boby  Aryyono, serta Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Wiwi mengajak seluruh anggota Satpol PP Jakarta untuk tidak bersikap kasar dalam setiap penanganan berbagai masalah pedagang kaki lima (PKL) serta Penyandang Masalah Kesejahteraan Masyarakat (PMKS). 

Menurut Sylviana Murni, anggota Satpol PP di enam kecamatan di wilayah Jakarta Utara dituntut menegakkan displin tata tertib umum, hal itu dibutuhkan untuk menata perkotaan dari keindahan, kebersihan dan kenyamanan.

“Setiap tindakan kalian harus bersikap tegas, tetapi tidak kasar. Karena bila petugas Satpol PP bertindak kasar, maka akan melahirkan tindakan balasan yang kemungkinan memunculkan tindakan anarkisme,” kata mantan Walikota Jakarta Pusat tersebut, saat berkunjung ke Kantor Walikota Jakarta Utara, guna bertem dengan Satpol PP Kecamatan dan Kelurahan, Camat serta Lurah di wilayah Jakarta Utara, Senin (26/02/2013),

Masih dikatakan Sylviana Murni, Satpol PP secara tegas melakukan tugas dengan baik bersikap dengan cara persuasif, simpati, karena figur Satpol PP bukan dari penampilan yang kasar, tetapi mengayomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu juga Slyviana Murni turut mengajak seluruh anggota Satpol PP, agar prilaku Jakarta Baru dapat mengajak masyarakat Jakarta untuk menaati peraturan daerah, sesuai aturan berlaku.

Selain itu juga, Slyviana Murni juga kembali mengingatkan kepada para Camat, Lurah, serta Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Satpol PP baik ditingkat Kecamatan maupun kelurahan jangan hanya bekerja dikantor saja atau duduk dibelakang meja, tetapi mereka harus berkumpul dengan masyarakat.

Dengan turun ke tengah-tengah masyarakat, kita dapat mengetahui permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Selama tiga hari kedepan, mulai dari Utara, Timur, Barat kemudian ke Pusat,  saya turun kelapangan, langkah ini saya lakukan untuk memberikan motivasi serta semangat kepada seluruh anggota Satpol PP, .tambah Slyviana Murni.

( Amin Hidayat )

Penyerapan Anggaran APBD Terbesar DI Kecamatan Tanjung Priok


Jakarta-Dari enam Kecamatan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan Tanjung Priok diniali mampu menyerap anggaran APBD terbesar pada tahun lalu, sebesar 98.97 %, sedangkan Kelurahan terbesar dalam penyerapan anggaran berada di Kelurahan Kelapa Gading Barat Kecamatan Kelapa Gading yakni sebesar 99,68 %. Sedangkan Kecamatan yang terkecil dalam penyerapan anggaran yakni di Kecamatan Kelapa Gading yakni sebesar 30,28 %, serta untuk kelurahannya berada di Kelurahan Kalibaru Kecamatan Cilincing yang hanya mampu menyerap sebesar 20,28 %. Demikian diungkapkan oleh Walikota Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono, saat memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2013, Tingkat Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, di Ruang Pola Lantai 4 kantor kecamatan setempat, Rabu (27/02/2013) pagi.

Dalam kesempatan itu Bambang Sugiyono turut menjelaskan program unggulan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) diantaranya yaitu, pelayanan kesehatan masyarakat lewat Kartu Jakarta Sehat (  KJS ), Peningkatan Pelayanan Pendidikan, (KJP), Pembangunan Rumah Susun dan Infrastrukturnya, Penataan Kampung dan Kantong Kumuh, Pembangunan dan Pengembangan Lingkungan Cagar Budaya, Peningkatan Sarana dan Prasarana Komunikasi dan Informasi, Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), serta Peningkatan Sarana dan Prasana Olahraga dan Pemuda. 

Untuk mengejar target RTH di DKI Jakarta, pemerintah akan melaksanakan pembelian lahan mengingat hingga saat ini jumlah RTH di DKI Jakarta belum mencapai 30 persen, terang Bambang Sugiyono.

Sementara itu Camat Tanjung Priok Supriyono dalam laporannya kepada Walikota dan kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut, menjelasakan jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan ini yaitu berasal dari perwakilan 7 RW, dan 7 Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), unsur teknis SKPD Jakarta Utara, Lurah dan Staf Kecamatan, LSM, Kapolsek Tanjung Priok, Danramil Kecamatan Tanjung Priok serta tamu undangan.

Sebelum dilaksanakannya kegiatan ini, terang Supriyono, terlebih dahulu dilaksanakjn kegiatan rembug rukun warga (RW), setelah itu dilaksanakan verifikasi di tingkat kecamatan, setelah diverifikasi tersebut kami kembalikan untuk dilaksanakan kegiatan musrenbang tingkat kelurahan.

Setelah dilaksankan musrenbang tingkat kelurahan, masih kata Supriyono, ada kegiatan pra musrenbang di tingkat kecamatan, kemudian baru dilaksanakan kegiatan musrenbang kecamatan. Jumlah Usulan ynag masuk dalam kegiatan Kecamatan Tanjung Priok berjumlagh 57 kegiatan, terang Supriyono.

Pagu anggaran baik yang ada baik ditingkat kelurahan dan kecamatan, dalam hal ini harus dioptimalkan semaksimal mungkin. Sedapat mungkin usulan yang merupakan kebutuhan langsung dari masyarakat, agar jangan sampai terlewatkan, dengan tidak terlewatkannya apa yang menjadi suatu kebutuhan masyarakat, maka kesejahteraan masyarakat dapat segera terwujud, tambah Bambang Sugiyono, memberikan catatan dalam pelaksanaan musrenbang di tingkat Kecamatan Tanjung Priok, Rabu (27/02/2013) pagi.  

( Amin Hidayat )

Pejabat Diminta Buat Email

Tri Kurniadi
Jakarta-Sehubungan dengan Sosialisasi Mekanisme Respon Opini Publik pada hari Kamis tanggal 22 Maret 2012, sekaligus  arahan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama mengenai pembuatan e-mail sebagai media komunikasi untuk merespon opini publik, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memerintahkan kepada Kepala SKPD / UKPD di Jakarta Utara untuk segera membuat email.

Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi, menjelaskan  dengan adanya email itu, masing-masing pimpinan akan menerima langsung pengaduan dari masyarakat mengenai persoalan yang ada di wilayahnya.

Dalam merespon opini publik tersebut, masih kata Tri Kurniadi, setiap SKPD/UKPD agar menugaskan timnya untuk melakukan tindakan yang diperlukan guna menanggapi opini publik dan melaporkan hasil tanggapan tersebut kepada tim opini publik Provinsi DKI Jakarta.Adapun format alamat email, format: nama skpd/ukpd_ju_op@yahoo.com. Contoh: Kasudinkebersihan_ju_op@yahoo.com.

Email pengaduan masyarakat yang ditujukan kepada instansi terkait tentunya bertujuan agar opini publik yang ada cepat teratasi dan menghasilkan jawaban yang memuaskan, tambah Tri Kurniadi didampingi Kepala Bagian Umum dan Protokol Dedi Gondewa, serta Kepala Suku Dinas Kominfomas Hasmi Chalid, saat memberikan arahan dalam rapat membahas respon publik di Kota Administrasi Jakarta Utara, bertempat di Ruang Pola Lantai II, Kantor Walikota Jakarta Utara, Senin (25/02/2013).

Dalam kesempatan itu, Kepala Suku Dinas Komunikasi Informasi Masyakat (Kasudin Kominfo) Jakarta Utara, Hasmi Chalid memandang positif pembuatan email guna merespon opini publik yang disampaikan oleh masyakarakat untuk kemajuan dan pembanguan di Jakarta Utara.

Dengan adanya email opini publik tersebut, pimpinan SKPD/UKPD dapat merespons setiap informasi masyarakat dengan cepat dan memuaskan, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik dalam menangani masalah di tengah-tengah masyarakat, terang Hasmi Chalid.

( Amin Hidayat ) .