Sabtu, 30 Maret 2013

PMI Jakut Gelar Ujian PMR

Jakarta-Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Administrasi Jakarta Utara mengelar ujian Palang Merah Remaja (PMR) tahun 2012-2013, bertempat di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Jalan Plumpang Raya Semper, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu (31/03/2013).Kegiatan pembukaan ujian PMR serta Apel PMR Jakarta Utara sendiri dibuka oleh Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi.

Ketua Markas Cabang PMI Cabang Jakarta Utara Yosep Yanto, menuturkan kegiatan ujian PMR ini diikuti 140 anggota PMR dari masing-masing tingkatan, dengan perincian SD/ tingkat Mulia diikuti 26 sekolah, dengan 250 anggota PMR, dan 41 regu. SMP/tingkat Madya diikuti 65 sekolah, dengan 850 anggota PMR, dan 141 regu, serta SMA / tingkat WIRA diikuti 45 sekolah, dengan 400 anggota, dan 66 regu.

Untuk ujian, dilaksanakan dalam dua bagian, yakni ujian teori dan ujian praktek. Ujian praktek meliputi 5 pos kegiatan, yakni Pos Kepalang Merahan, Pos Pertolongan Pertama, Pos Kesehatan Remaja, dan Pos Sekolah Siaga Bencana. Disampingi itu juga dalam kegiatan ini juga, turut pula dilantik anggota Forum Palang Merah Remaja Indonesia ( FORPIS ), serta anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT), terang Yosep.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota, Tri Kurniadi, menyatakan kegiatan ujian PMR Jakarta Utara tahun 2013, adalah merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat. Saya bangga kepada sekolah-sekolah yang telah membantu PMI Kota Administrasi Jakarta Utara dalam bidang pendidikan Kepalang Merahan oleh karena itu ikutilah kesempatan ujian ini dengan sebaik-baiknya.

Dengan adanya pelaksanaan ujian ini, masih kata Tri, akan banyak memberikan manfaat bagi para remaja, khususnya anggota PMR Kota Administrasi Jakarta Utara. Dimana manfaatnya yang di dapat dari kegiatan ini yakni, dapatsaling kenal mengenal diantara PMR se-Jakarta Utara dan menjalin silahturahmi yang lebih luas diantara anggota PMR PMI se-Jakarta Utara., meningkatkan kuantitas, kebersamaan, kemadirian serta persahabatan diantara sesama anggota PMR, dari satu sekolah ke sekolah lainnya di Jakarta Utara, dan dapat menambah ilmu pengetahuan baik yang bersifat Kepalang Merahan maupun ilmu pengetahuan lainnya.

Disamping itu juga, kegiatan ini dapat mengurangi tingkat kenakalan remaja pada cakupan yang luas. Selain itu juga, dengan adanya pelantikan FORPIS dapat menjadi wadah kordinasi PMR di Jakarta Utara, dan dengan adanya SIBAT dapat menjadi ujung tombak PMI dalam penanggulangan bencana di masyarakat, serta dapat berperan membantu pemerintah dalam pengurangan dampak bencana, tambah Tri Kurniadi.

( Amin Hidayat )


Teks Foto : Wakil Walikota, Tri Kurniadi melantik anggota FORPIS dan SIBAT PMI Jakarta Utara didampingi Ketua Markas Cabang PMI Jakarta Utara, Yosep.

Kegiatan Pramuka Memberikan Contoh Bagi Genarasi Muda

Jakarta-Untuk memberikan contoh kepada generasi muda sebagai pemimpin dimasa depan, tentang kedisplinan, kebersamaan dan kekompakan serta lebih meningkatkan kecintaan kepada Negara dan Bangsa, serta penghormatan kepada lambang negara,  Kwartir Pramuka Kecamatan Koja melaksanakan Lomba Tata Upacara Pembukaan Latihan Pengalang Kwartir Ranting Koja  Tingkat Kelurahan Lagoa, di Halaman Kantor Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Sabtu (30/03/2013).

Ketua Kwartir Pramuka Kecamatan Koja, Narimo, menjelaskan, peserta yang ikut dalam kegiatan ini berasal dari SDN se-Kelurahan Lagoa

Ada 300 siswa dengan 32 regu yang ambil bagian dalam lomba ini.Bagi juara I hingga III, selanjutnya akan mengikuti lomba sejenis bertempat di Halaman Polsek Kecamatan Koja, pada hari Minggu (31/03/2013), bersaing dengan para juara I hingga III dari 5 Kelurahan lainnya se-Kecamatan Koja, terang Narimo.

Sementara itu Sekretaris Kelurahan Lagoa, Teguh Subroto mewakili Lurah Lagoa, berharap agar para adik-adik dapat menfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya, guna menambah pengetahunan, dan kedisplinan, serta jadikan lomba ini sebagai ajang untuk pembelajaran, serta berharap agar adik-adik dapat turut serta menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di sembarangan tempat.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Sekretaris Kelurahan Lagoa, Teguh Subroto bertindak sebagai pembina upacara, sebagai langkah pembuka lomba Tata Upacara Pembukaan Latihan Pengalang Kwartir Ranting Kecamatan Koja tingkat Kelurahan Lagoa    

FORKABI Siap Mendukung 12 Jalur Destinasi Wisata Pesisir

Jakarta-Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) Kota Administrasi Jakarta Utara pada tanggal 6-7 April 2013 mendatang akan melaksanakan musyawarah Daerah (Musda) ke-III, di Pulau Tidung, Kepulauan Administrasi Kepulauan Seribu, sebagai rangkaian MUSDA ke-III tersebut, pada hari ini, Sabtu (30/08/2013) dilaksanakan pembukaan MUSDA Ke-III, bertempat di Balai Yos Sudarso Lantai III, Kantor Walikota Jakarta Utara.

Ali Udin, Ketua DPD FORKABI Jakarta Utara, menuturkan peserta yang hadir pada pembukaan MUSDA saat ini sebayak 150 orang yang berasal dari pengurus DPD dan DPC FORKABI Jakarta Utara.

Pelaksanan MUSDA sendiri, dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga ( AD ART ) FORKABI, dimana pelaksanaannya di maksudkan untuk melaksankan pemilihan pimpinan pusat dan pimpinan daerah.

Disampingi itu juga, kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang pembelajaran bagi keluarga besar FORKABI, dan berharap kedepan kita bisa lebih baik lagi, serta kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan kita, termasuk kami siap merespon dan mendukung program Walikota Jakarta Utara yakni 12 Destinasi Wisata Pesisir yang menjadi ikon atau kebanggan Kota Administrasi Jakarta Utara, terang Alin Udin.

Sementara itu Bambang Sugiyono, Walikota Jakarta Utara mengucapkan selamat kepada keluarga besar FORKABI yang akan melaksanakan MUSDA Ke-III. Termasuk mengucapkan terima atas nama masyarakat Jakarta Utara, dimana selama ini FORKABI telah bersama kami menjaga iklim susana tetap kondusif, karena FORKABI selalu mengedepankan komunikasi.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : penyematan jaket FORKABI oleh Ketua DPD FORKABI Jakarta Utara Ali Udin kepada Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono.

Kamis, 28 Maret 2013

St 2103 Siap Dilaksanakan Di Wilayah Jakarta Utara

Jakarta-Untuk mendapatkan data seluruh usaha pertanian di subsektor tanaman pangan, holtikultura (sayuran, buah-buahan, tanaman hias, dan tanaman obat), peternakan, perkebunan, perikanan, dan kehutanan, baik pada rumah tangga, perusahaan, pesantren / seminari, lembaga permasyarakatan, barak militer, dan kelompok usaha bersama. Badan Pusat Statistik Nasional Republik Indonesia melalui BPS DKI Jakarta dan BPS Jakarta Utara akan melaksanakan Sensus Pertanian  2103 ( St 2013 ). Adapun pembukaan dan pengenalan kegiatan seremonial St 2013 tersebut telah dilaksanakan pada hari Kamis (28/03/2013) dan dibuka oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Yuliadi, di Ruang Fatahillah Lantai II, Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis (28/03/2013).

Kepala BPS Jakarta Utara, Numan Gaol, menuturkan tujuan dari St 2013 adalah untuk mendapatkan data statistik yang lengkap dan akurat, guna memperoleh informasi antara lain, populasi rmt usaha pertanian (per subsektor), jumlah petani gurem, jumlah rmt usaha pertanian, serta medapatkan kerangka sampel (sampling frame) sebagai landasan pengambilan sampel survei sektor pertanian pada waktu yad.

Untuk waktu pelaksanaannya, pada tanggal 1-31 Mei 2013, dimana petugas akan mendtangi seluruh usaha pertanian dan tempat tinggal pelaku usaha pertanian guna melaksanakan pendataan dengan menggunakan kuesioner, dimana dalam kegiatan St 2013, pendataan dilaksankaan di 1/3 wilayah Jakarta Utara, terang Numan Gaol.

Data yang dikumpulkan, yakni identitas dan lokasi rumah tangga pertanian, jenis kelamin dan umur kepala rumah tangga pertanian/petani, jumlah anggota rumah tangga pertanian, luas lahan yang dikuasai dan digunakan menurut jenis lahan menurut irigasi, jenis tanaman semusim, jenis tanaman tahunan, jumlah ternak yang dikuasai rumah tangga pertanian menurut jenis ternak, perikanan budidaya diantaranya jenis budidaya, jenis dan luas wadah, perikanan tangkapan diantaranya, lokasi, sarana, dan alat tangkap utama. Sedangkan kehutanan diantaranya jenis tanaman, dan banyaknya bibit, serta kegiatan pertanian lainnya ( jasa pertanian, dan penagkaran), tambah Numan Gaol.  

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Muhammad Yuliadi, dalam kesempatan tersebut berharap agar Camat dan Lurah dapat membantu petugas, dengan cara menyampaikan hal itu kepada para Ketua Rukun Warga ( RW ) dan Rukun Tetangga ( RT ). Disampingi itu juga berharao, agar petugas juga dapat memasang spanduk yang bersi kegiatan tersebut.

"Kami siap membantu dan menyukseskan kegiatan ini. Dimana data St 2013 ini adalah data yang dihimpun oleh BPS Pusat untuk dilaporkan kepada Pesiden RI untuk suksesnya dan berkesinambungannya pembangunan di Repubik Indonesia," terang Muhammad Yuliadi.

( Amin Hidayat )   


Teks foto : Kepala BPS Jakarta Utara, Numan Gaol memberikan penjelasan tentang kegiatan St 2013       

BPN Jakut Sosialisasikan Peraturan No.8 Tahun 2012 Kepada PPAT

Jakarta-Untuk mensosialisasikan Peraturan Nomor 8 Tahun 2012 yang di keluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN)  tentang balko baru bagi Pejabat Pembuat Akte (PPAT), BPN Jakarta Utara mengelar sosialisasi, di Ruang Bahari Lantai 14, Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis (29/03/2013).Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, serta dihadiri oleh Kepala BPN Jakarta Utara, Gabriel Tri Wibowo, Kanwil BPN DKI, serta Kepala Bidang HTPT Kanwil DKI.

Dalam penjelasannya kepada 106 PPAT di Jakarta Utara, Kepala BPN Jakarta Utara, Gabriel Tri Wibowo, menuturkan blanko yang selama ini di distribusi oleh Kantor Pertanahan Kota, sudah tidak berlaku lagi sejak tanggal 1 Januari 2013. Sebagai gantinya, para PPAT diberikan wewenang untuk membuat akte atau mencetak akte PPAT nya sendiri.

"Untuk meningkatkan pelayanan administrasi di bidang pertanahan, maka melalui peraturan baru kepala BPN, blanko akte tidak lagi diadakan secara terpusat oleh BPN. Sekarang para blanko tersebut dibuat langsung oleh PPAT. Langkah ini merupakan salah satu komitmen pemerintah melalui BPN untuk lebih cepat melakukan pelayanan kepada masyarakat, ujar Gabriel Tri Wibowo.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, mengatakan, terobosan baru ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. "Kalau ada biaya administrasi, jangan terlalu mahal. Kalau bisa dipermudah kenapa harus dipersulit," ungkapnya disambut tawa para tamu undangan.

Bambang juga berharap koordinasi ini menjadi semakin baik, sehingga bisa menjadi contoh untuk wilayah lain.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono memberikan sambutan  

Rabu, 27 Maret 2013

Proses Pembebasan Lahan ATP Capai 85 Persen

Muhammad Yuliadi
Jakarta-Proses pembebasan lahan yang terkena akses Tol Priok (ATP), saat ini sudah mencapai 85 persen. Ketua Panitia Pembebasan Tanah (P2T), M. Yuliadi, mengatakan belumnya 100 persen proyek ATP dikarenakan masih adanya 3 titik yang belum bisa diselesaikan perihal pembebasan lahan.

Adapun daerahnya yaitu di Kalibaru, area Makam Mbah Priok, dan Jalan Sulawesi (depan pelabuhan). Dan pihaknya mengaku sedang menunggu proses pengadilan khususnya di Kalibaru.

"Untuk pembebasan dan pembangunan ATP, yang terkendala di Kalibaru, karena ada ahli waris yang menggugat ke pengadilan. Bahwa itu tanahnya, kami saat ini menunggu keputusan pengadilan. Apakah benar atau tidak. Jika benar, maka akan langsung diproses pembayarannya," kata Muhammad Yuliadi, Gedung Walikota Jakarta Utara, Selasa, (26/3/2013).

ATP diharapkan dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Yos Sudarso, Cakung Cilincing. Serta di ruas jalan menuju pelabuhan.

Pria yang juga menjabat sebagai Seko Pemkot Jakut mengutarakan lahan di Kalibaru yang terkena proyek di antaranya milik masyarakat dengan status tanah negara. Termasuk HPL Pelindo, yang belum dibebaskan oleh Pelindo.

"Tahun 2010 sudah kami bebaskan sebagian lahan yang terkena proyek. Pada 2012 ada warga yang klaim dengan dasar girik. Giriknya apa, setelah diteliti, girik itu bukan girik Kalibaru. Infonya datanya masuk di Semper Barat, karena itu kami sekarang tunggu keputusan pengadilan. Lahan yang diklaim milik ahli waris Umi Kulsum, luasnya sekitar 2 hektar," jelasnya.

Pihaknya juga berharap keputusan pengadilan cepat keluar. Pasalnya, di lahan yang diklaim warga, dibutuhkan untuk salah satu pemancangan tiang.

"Berdasarkan rencana, titik tiang pancang akan dibuat di lahan tersebut. Satunya lagi di Terminal Tanah Merdeka, yang lahannya milik Pemda," pungkasnya.



Masyarakat Antusias Datangi Pelayanan Malam


Jakarta-Antuasiasme masyarakat terhadap pelayanan terpadu malam hari sangat mengembirakan. Hal itu terbukti dengan banyaknya masyarakat Kelurahan Sungai Bambu Kecamatan Tanjung Priok Kota Administrasi Jakarta Utara datang ke lokasi pelayanan malam hari tersebut. .

Ini dibuktikan dengan antusiasme warga Kelurahan Sungai Bambu merndatangi tempat pelayanan terpadu dengan mengurus segala kepentingan dokumen, Dengan adanya pelayanan tersebut warga langsung ketemu dengan petugas yang berwenang, kata Samsu Rizal Khadafi, Selasa malam Rabu, (26/03/2013).  

Dalam kegiatan pelayanan terpadu malam tersebut , turut pula diberikan bantuan satu unit ambulance dari PT. Astra Internasional bagi warga Sungai Bambu, serta pemberian E-KTP bagi warga Sungai Bambu,  dan juga peluncuran mobil keliling yang siap melayani warga Jakarta Utara dalam mengurus Undang-Undang Gangguan ( UUG ). 

( Amin Hidayat ) 

Teks Foto : Suasana Pelayanan Terpadu Malam Hari di Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara