Senin, 02 Desember 2013

P2B Jakut Gelar Sosialisasi, Uruslah IMB Sebelum Membangun



Jakarta-Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban (P2B) Jakarta Utara ( Jakut ) melakukan sosialisasi mekanisme pengawasan dan penertiban, kepada Kepala Seksi P2B Kecamatan, dan para Kepala Seksi di unit terkait di Jakarta Utara, bertempat di  ruang Fatahillah, Kantor Walikota Jakarta Utara, Senin (02/12/2013).

Hadir sebagai nara sumber dalam kegiatan itu, Kepala Bidang Perijinan Dinas P2B DKI, Dian Pangastuti, serta Kepala Bidang Penertiban Dinas P2B DKI, Febry Tambunan. 

Kepala Sudin P2B Jakarta Utara, Bambang Sudjimanto, menuturkan, sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pengertian tentang arti pentingnya mengurus IMB. 

Ditahun 2014, dia berharap, agar tidak ada lagi masyarakat yang melanggar ketentuan dalam mendirikan bangunan, serta diharapkan masyarakat semakain sadar untuk mengurus Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ) sebelum mendirikan banguan. 

Sementara, Kepala Bidang Penertiban Dinas P2B DKI Jakarta,  Febry Tambunan,  menjelaskan sesuai dengan Peraturan Gubernur  No.128  Tahun 2012 tentang pengenaan sanksi pelenggaraan penyelenggaraan bangunan gedung dapat dikenakan sanksi, yakni sanksi administrasi, dan sanksi pidana. 

Sanksi administrasi, dijelaskan Febry, dapat berupa surat perintah ( SP ) paling banyak tiga kali. Pembatasan kegiatan ( segel ). Pembekuan izin. Penurunan golongan IPTB. Pengenaan denda dan / Perintah pembongkaran bangunan. 

Sanksi administrasi dikenakan terhadap penyelenggara gedung yang meliputi, pembangunan tanpa IMB dan tidak sesuai IMB. Pemanfaatan / penggunaan tanpa SLF dan tidak sesuai SLF, serta pembongkaran bangunan gedung tanpa persetujuan rencana teknis bongkar ( PRTB ). 

Sementara, Kepala Bidang Perijinan Dinas P2B DKI, Dian Pangastuti, menjelaskan sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.123 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas P2B, meliputi Suku Dinas P2B Kota mempunyai kewenangan bangunan non rumah tingal kurang lebih 8 lantai. Bangunan rumah tinggal khusus ( basement, mezzanine, rongga atap ) dan bangunan rumah tinggal dengan permasalahan perkavlingan. Bangunan non rumah tinggal pemugaran golongan A, B,C, dan D serta bangunan rumah tinggal pemugaran golongan A dan B. Bangun bangunan menara kurang lebih 72 meter diatas tanah, serta bangun bangunan reklame.

Sedangkan Seksi Dinas P2B Kecamatan mempunyai kewenangan, bangunan rumah tinggal yang tidak memiliki pelanggaran teknis tertentu, serta bangunan rumah tinggal pemugaran golongan C dan D. 

Asisten Tata Pemerintahan Jakarta Utara, Suroto,  yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan hingga tingkat yang paling bawah yakni RT, RW dan LMK. 

“Dengan adanya sinergi diantara pemerintah dan masyarakat dalam membangun, maka pelanggaran dapat kita tepis ,”beber Suroto.

 ( Teks Foto : para pembicara menyampaikan materi )  

Pesta PKL Bukan Hanya Digelar di Medan Merdeka Selatan



Jakarta-Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara akan menggelar Jakarta Night Market (JNM) pada akhir tahun 2013 ini di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan depan lapangan Bermis, Kelurahan  Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara, pada Sabtu (07/12/2013), dari pukul 17.00 sampai 23.00 WIB. 
  
Menurut Kepala Suku Dinas Usaha Kecil Menengah ( Ka.Sudin UKM ) Jakarta Utara, Almon Daniel menyatakan, Jakarta Utara akan menggelar Kaki Lima Night Market dengan mempromosikan produk binaan UKM secara keseluruhan, baik kuliner maupun non kuliner. Bahkan juga disediakan panggung hiburan yang akan menambah kemeriahan.

Ditargetkan 120 peserta yang berasal dari UKM Jakarta Utara akan ambil bagian dalam kegiatan itu, dan ditargetkan jumlah pengunjung mencapai 5000 orang. 

“Mulai awal bulan depan, setiap Sabtu malam dari Pukul 17.00 sampai 23.00 WIB Kaki Lima Night Market akan dilaksanakan. Masyarakat bisa datang dan menikmati berbagai hiburan sekaligus berbelanja,” tambah Almon Daniel, saat ditemui seusai rapat pimpinan tingkat Kota Jakarta Utara, senin (02/12/2013).

Minggu, 01 Desember 2013

Peresmian Sebuah Gereja di Marunda, Dimeriahkan Dengan Pertunjukkan Marawis



Jakarta-Dalam rangka peresmian gereja HKBP di Rusun Marunda, Jakarta Utara Minggu (01/12/2013), Sejumlah warga muslim turut berpartisipasi dalam memeriahkan acara tersebut. 

Hal ini ditunjukan oleh warga muslim di Rusun Marunda yang tampil menyumbangkan untaian lagu-lagu rohani islam dalam bentuk marawis oleh Majelis taklim Al-Hudha Masjid Al- Mujahirin pada peresmian gereja HKBP dilingkungan itu.

Ketua HKBP Rusun Marunda, Aposan Pangaribuan, merasa terharu dan menyambut dengan suka cita akan kebersamaan dan keberagaman yang dijalin warga Rusun Marunda guna terciptanya kerukunan antar umat beragama.

Sementara itu, Ustad Muklis pengurus Masjid Al Mujahirin Rusun Marunda sangat berterima kasih kepada pengurus HKBP Rusun Marunda yang menerima perbedaan bukan sebagai perpecahan melainkan persatuan dan kesatuan. Dan Ini juga bisa menjadi contoh bahwa di Rusun Marunda yang memiliki perbedaan agama, ras, suku dan budaya namun bukan menjadikan alasan untuk saling bermusuhan.

Ratusan Pelajar di Jakarta Utara Ikuti Temu Tampil Prestasi Remaja



Jakarta-Diperkirakan 300 pelajar tingkat SMA dan SMK dari 10 sekolah di Kota Jakarta Utara mengikuti Ajang Temu Tampi Prestasi Remaja tingkat Jakarta Utara tahun 2013, yang dilaksanakan oleh UPT Gelanggang Remaja Jakarta Utara, di Gedung Olah Raga Jakarta Utara, Minggu ( 01/12/2013).

Selama satu hari, kalangan pelajar mengikuti penyuluhan tentang remaja, serta turut pula ditampilkan penampilan  tarian Sekar Tanjung, tarian Saman, dance, tari  Dog Dog Lojor. Bertindak sebagai penyuluhan yakni artis Ginanjar dari group empat sekawan.    

Kepala UPT Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Sri Utami, dalam sambutanya mengatakan, kalangan pelajar sebagai penerus bangsa diharapkan melanjutkan pendidikan lebih tinggi lagi setamat SLTA. Disamping mencegah hal negatif, melalui kegiatan rutin tahunan ini, anak-anak berprestasi di sekolah dan luar sekolah seperti bidang seni, dan budaya, dapat salurkan bakatnya.
(Teks foto : Artis Ginanjar didampingi pembawa acara memberikan penjelasan kepada para pelajar)  

SMAN 80 wakili DKI


Jakarta-Sekolah SDN 01 Rawa Badak Utara, SMPN 173 Jakarta dan SMAN 80 Sunter, Jakarta Utara mewakili provinsi DKI Jakarta pada penilaian Adiwiyata tingkat nasional 2013. 

Penilaian tiga sekolah tersebut, lantaran memiliki dedikasi tinggi dalam kepedulaian lingkungan, khususnya dibidang penghijauan. 

Tim verifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH ), pimpinan Budi Susilo meninjau langsung ketiga sekolah tersebut. 

Dalam kunjungannya, Budi Susilo menyatakan, selain silahturahmi ia juga ingin mencocokan data dokumen dari tiga sekolah agar warganya yakni guru, murid dan seluruh staf yang terdapat di sekolah peduli terhadap lingkungannya.  

Kepala Sekolah SMAN 80 Sunter, Suradi, mengaku bangga dengan terpilihnya sekolah yang dia pimpin menjadi wakil DKI dalam penilaian Adiwiyata tingkat nasional. 

Beberapa hal yang telah dilakukan oleh warga sekolah dalam penilaian Adiwiyata, salah satunya  pengelolaan sampah melalui komposting, dimana  hasil komposting tersebut telah digunakan untuk pupuk bagi tanaman di sekitar sekolah. 

Selain itu juga, air sisa wudhu yang tidak tercampur dengan sabun, digunakan untuk menyirami tanaman yang ada disekolah ini, tambah Supardi. 

Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi yang hadir dalam  kegiatan ini mengaku bangga dengan tiga sekolah ini yang telah berhasil mewakili DKI Jakarta dalam lomba Adiwiyata tingkat nasional.