Kamis, 01 Mei 2014

Cegah Prilaku Menyimpang dengan Invitasi Pencak Silat



Jakarta-Untuk menekan terjadinya hal yang mernyimpang, seperti aksi tawuran dikalangan remaja khususnya para pelajar. 

Pemerintah Kota ( Pemkot ) Jakarta Utara ( Jakut ) melalui Suku Dinas ( Sudin ) Olahraga dan Pemuda ( Orda ) Jakut menggelar invitasi Pencak Silat Piala Walikota Jakut. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari Kamis-Sabtu ( 01/04-03/04/2014), di Gelanggang Olah Raga ( GOR ) Kecamatan Tanjung Priok. 

Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi yang langsung membuka kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara piala Walikota Jakarta Utara 2014.

Dia juga berharap berharap penyelenggaraan acara seleksi ini dalam membentuk atlet yang handal dan saya minta agar invitasi ini terjalin secara sportifitas, bahwa upaya pencapaian olahraga adalah tanggung jawab bersama sekaligus mempertahakan budaya asli bangsa.

“Junjung tinggi sportifitas dan fair play, melalui invitasi pencak silat piala Walikota Jakarta Utara kita tingkatkan prestasi atlet Jakarta Utara untuk menjadi yang terbaik baik ditingkat DKI maupun di tingkat nasional,” kata Tri Kurniadi. 

Sementara itu, Jazmaniar Jafar, Kepala Sudin Orda Jakut menjelaskan,kegiatan ini diikuti 300 orang atlit remaja dengan 26 kelas putra maupun putri baik kelompok maupun perorangan. 

“Bagi para juara nantinya, akan mnewakili Jakut dalam ajang sejenis di tingkat DKI Jakarta yang akan dilaksanakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur dari tanggal 21-24 Mei 2014 mendatang,”terang Jasmaniar. 

Suhada (15), salah seorang peserta yang berasal dari Klub Pencak Silat Maung Lugas menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan ini bisa berkesinambungan. 

“Selain mempererat tali silahturahmi, sekaligus bisa melihat sejauhmana pembinaan yang telah dilaksanakan selama ini. Dan keterilbatan saya dalam kegiatan ini adalah yang pertama kali,” terang Suhada.      

Anggota TNI AU Ditemukan Tewas Mengambang di Laut Pulau Matahari Kepulauan Seribu



Pulau Seribu-Seorang penerjun dari Paskhas TNI AU ditemukan tewas mengambang di perairan laut 500 meter sebelah Barat Pulau Matahari, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara ( Jakut ), Rabu (30/4/2014) pagi. Korban bernama Harjito berpangkat Sersan Satu (Sertu) dari kesatuan Den Bravo 90 Paskhas Bogor.

Mayat korban ditemukan oleh Zainudin, warga Pulau Kelapa RT 02/05 Kepulauan Seribu Utara, sekira pukul 06:30 WIB.

Saat ditemukan mayat dalam posisi tertelungkup mengambang di laut menggunakan pakaian lengkap seperti pakaian penerjun, sepatu PDL hitam merk Vindrom, baju wearpack warna biru dongker lengan panjang dan masih mengenakan ransel parasut warna biru. Korban juga membawa GPS merk Garmin serta HP Nokia.

Petugas Polres Kepulauan Seribu yang mendapat laporan kemudian datang ke lokasi melakukan identifikasi.

Usai diidentifikasi, jenazah lelaki yang memiliki tinggi 170 cm itu kemudian dibawa ke Mapolres Kepulauan Seribu selanjutnya mengirim jenazah ke RSCM untuk dilakukan Visum. Petugas Polres Kepulauan Seribu masih menyelidiki penyebab tewasnya korban di laut tersebut.

Rabu, 30 April 2014

Pemkot Jakut Kembali Gelar Pelayanan Terpadu Malam Hari

Jakarta-Sebagai upaya untuk melayani masyarakat secara terpadu malam hari, sekaligus mengawali di tahun 2014, Pemerintah Kota ( (Pemkot ) Jakarta Utara ( Jakut ), Rabu malam (30/04/2014), kembali melanjutkan program pelayanan yang mendapat sambutan sangat baik ini.

Menurut Kepala Bagian ( Kabag ) Ketatalaksanaan Pemkot Jakut, Mum Mustahid, menjelakan pelaksanaan pelayanan malam hari tahun 2014 ini pada prinsipnya tidak berbeda dengan tahun sebelumnya, kecuali pada tahun lalu diselenggarakan pada Sealasa malam Rabu, tahun ini seminggu sekali tiap Rabu malam mulai pukul 19.00-21.00 WIB.

Dijelaskan, pelaksanaan pelayanan terpadu malam hari sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta No 111 tahun 2010 tertanggal 15 November 2010.

Disebutkan, pelaksanaan tahun 2014 dimulai pada Rabu tanggal 30 April di Kelurahan Tanjung Priok Kecamatan Tanjung Priok. 

Pelayanan terpadu malam hari melibatkan kurang lebih 21 instansi di lingkungan Pemkot Jakarta Utara dan sejumlah instansi lainnya, antara lain Satlantas untuk pelayanan SIM, Kantor Urusan Agama untuk nikah massal, tambah Mumu.

Risma (4), warga yang hadir dalam kegiatan tersebut memnyambut baik dilaksanakan kegiatan ini. 

“Saya ingin konsultasi pernikahan anak saya, karena jarak dari rumah menuju ke kantor Kecamatan Tanjung Priok cukup jauh sehingga belum sempat kesana. Alhamdullilah berkata adanya kegiatan ini saya tak menyiah-nyiahkannya untuk sekedar konsulatsi,” kata dia. 

Dalam kegiatan itu juga, turut pula di berikan penghargaan kepada RW pengumpul ZIS terbanayk tahun 2013 lalu, pemberian penghargaan kepada anggota PKK RW yang telah mendukung penuh Lomba 10 Program PKK, serta pemberian penghargaan kepada kordinator Jumantik di seluruh RW di Kelurahan Tanjung Priok.

Jakut Raih Sertifikat Eliminasi Malaria

Tim eliminasi dari Menkes kunjungi Jakut, baru-baru ini
Jakarta-Wilayah Kota Jakarta Utara ( Jakut ) mendapatkan sertifikat Eliminasi Maralia. Pemberian sertifikat tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Kesehatan ( Menkes ) dr. Nafsiah Mboi,SpA, MPH, di Hotel Sahid Jakarta,Sabtu (26/04/2014) lalu.

Penyerahan sertifikat ini juga dilakukan dalam rangka Hari Malaria se-Dunia yang diperingati setiap 25 April.Untuk wilayah Jakarta Utara ( Jakut ) sendiri, sertifikat malaria diterima langsung oleh Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono dari Menkes RI.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala Suku Dinas ( Kasudin ) Kesehatan Jakut, Bambang Suheri menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap undangan untuk menerima sertifikat eliminasi malaria tersebut.

"Hal ini merupakan prestasi seluruh masyarakat Jakarta Utara cyang tak pernah putus melaskanakan pemberantasan sarang nyamuk minimal di setiap Jumat.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari tekad dan semangat membangun yang dilakukan Pemerintah Kota ( Pemkot ) Jakut selama ini bersama masyarakat, yang juga merupakan visi-misi pembangunan Kota Administrasi Jakut bahwa sektor kesehatan menjadi pokok perhatian.

Masih diungkapkan oleh Bambang, eliminasi malaria merupakan komitmen global yang di sepakati pada sidang Majelis Kesehatan se-Dunia ( World Health Assembli) pada 2007 lalu.

"Hal ini sesuai instruksi Presiden RI, Bapak Susilo Bambang Yudoyono pada peringatan Hari malaria akan dicapai di Indonesia secara bertahap mulai dari 2010 dan selambat-lambatnya 2030 seluruh wilayah Indonesia sudah bebas nyamuk malaria," kata Bambang, kepada wartawan, Rabu (30/04/2014). 

Warga Minta Lubang Jalan Cipeucang di perbaiki

Jakarta-Warga dan pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat yang biasa melintasi Jalan Cipeucang Raya tepatnya di dekat Jembatan Pinang, Kelurahan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara ( Jakut ) meminta lubang-lubang jalan di jalan tersebut segera diperbaiki.

Kerusakan jalan tersebut tentu saja menggangu aktivitas warga, dan bila dibiarkan terlalu lama kondisi kerusakan jalan bisa semakin melebar

"Jalan ini jalan vital warga, baik menuju Jalan Yos Sudarso maupun menuju ke Kecamatan Koja.Apakah harus menunggu jatuh korban dulu akibat jalan rusak baru diperbaiki," kata Narto, warga Lagoa yang setiap hari melintasi jalan tersebut.

Lurah Rawa Badak Utara, Muhammad Muzakir membenarkan adanya keluhan tentang kerusakan jalan tersebut, dan dalam hal ini pihaknya telah mernyampaikan hal itu kepihak Suku Dinas Pekerjaan Umum ( sudin PU ) Jalan dan Jembatan Jakut.

Berkaitan dengan hal itu Kepala Sudin PU Jalan dan Jembatan Jakut, Monang Ritongga, berjanji menindak lanjuti kerusakan jalan seperti yang dikeluhkan oleh warga.

"Kami punya tim URC ( Unit Reaksi Cepat, Red) yang selalu mobile terus memantau dan siap memperbaiki kerusakan jalan," kata Monang.   

Selasa, 29 April 2014

Angkutan Kota Ngetem Di Pasar Buloq Sukapura Dikeluhkan

Jakarta-Angkutan  kota ( angkot ), serta Metro Mini banyak ngetem di Pasar Boluq Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara ( Jakut ). Keberadaan angkot dan metromini itu dikeluhkan warga lantaran membuat semrawut kawasan Pasar Buloq Sukapura.   


Rohan (40), warga yang setiap hari melintasi jalan tersebut mendesak pihak terkait menertibkan karena bikin semrawut dan macet.


“Kemacetan tersebut sudah menjadi tradisi, dan yang paling parah kemacetan adalah pada sore hari saat jam pulang kantor karyawan KBN,” kata Rohana. 


Berkaitan dengan hal itu, Pelaksana Tugas ( Plt ) Kepala Suku Dinas ( Kasudin ) Perhubungan, M. Arifin, belum dapat diminta konfirmasinya terkait langkah yang akan diambil mengatasi hal itu.

Kantor Pertanahan Jakut Sukses dalam One Day Service dan Quiqk Wins


Atmiral Faizal dalam One Day Service
Jakarta-Kantor Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Jakarta Utara ( Jakut ) menargetkan sampai lima tahun ke depan, seluruh bidang tanah di wilayah ini telah memiliki sertifikat. Saat ini dari sekitar 332.346 bidang tanah sudah 296 ribu lebih bidang tanah yang memiliki sertifikat. Sisanya sekitar 35.788 bidang tanah ( atau sekitar 10,7 persen ) yang ditargetkan memiliki sertifikat.

Menurut Kepala Kantor BPN Jakut, Atmiral Faisal mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan cepat bagi masyarakat yakni sosialisasi, ajudikasi, prona, dan larasita ( layanan rakyat untuk sertifikat tanah ), serta layanan lanjut usia. Selain itu model pelayanannya juga ditingkatkan, misalnya dengan one day service, quick wins, serta layanan jemput bola terutama untuk daerah Pulau Seribu.

“Di Pulau Seribu kami melakukan layanan jemput bola karena minimnya sarana transportasi masyarakat di sana. Sekarang kami sedang memproses 100 prona di Pulau Seribu dan 10 ajudikasi khusus di Pulau Tidung,”kata Faisal, saat berbincang di ruang kerjanya, Rabu (29/04/2014).

Salah satu layanan menarik dari Kantor Pertanahan Jakut adalah layanan lanjut usia. Warga yang berusia 60 tahun atau lebih dapat menelpon atau SMS ke Kantor BPN Jakut dan petugas akan datang ke alamat warga tersebut.

“Jadi petugas kami yang datang ke sana. Pemohon yang sudah lanjut usia tidak perlu bolak-balik ke sini,”katanya.

One day service, seperti di jelaskan Faizal, masih dibarengi layanan quiqk wins atau layanan cepat. Untuk jenis permohonan tertentu, dapat diselesaikan dalam satu hari atau bahkan dalam hitungan jam. Permohonan Hak Tanggungan ( Roya ) diselesaikan dalam satu hari. Sedangkan pengecekan sertifikat, yang termasuk dalam model layanan quiqk wins dapat diselesaikan dalam tempo delapan jam.

“Tetapi tentunya kalau persyaratannya sudah lengkap. Selama bulan Maret lalu, untuk layanan quiqk wins ini kami dapat menyelesaikan sebanyak 1.868 permohonan dari sebanyak 1.896 permohonan secara tepat waktu yakni delapan jam. Artinya, sudah mencapai 98,52 persen dari target,” jelas Faisal.

Untuk layanan peralihan Hak Atas Tanah karena jual-beli, sesuai dengan Standar Operasional Prosedure yakni lima hari, selama bulan Maret lalu, Kantor BPN Jakut berhasil menyelesaikan 518 berkas dari 566 permohonan ( 91,52 persen). Sedangkan untuk peningkatan hak yang ditargetkan lima hari dapat menyelesaikan sebanyak 132 berkas dari 303 permohonan ( 43,56 persen ).
Faizal mengimbau kepada masyarakat untuk datang mengurus sendiri keperluannya ke Kantor BPN Jakut dan jangan melalui calo. “Kami akan memberikan pelayanan terbaik dan cepat,” katanya.

Faizal menampik adanya kesan bahwa urusan di Kantor Pertanahan biasanya lebih cepat kalau melalui calo atau orang ketiga daripada mengurus sendiri.

“Itu namanya image. Ada yang menciptakan kesan seakan-akan Kantor BPN Jakut itu menyeramkan, atau tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tapi buktinya dalam layanan Larasita, one day service, quiqk wins dan sebagainya kami dapat melayani tepat waktu,’tambah dia.