Kamis, 01 Mei 2014

Tugu Selatan wakili Koja


Jakarta-Tim Evaluasi Lomba Kelurahan Tingkat Kota Jakarta Utara melakukan penilaian  ke Kelurahan Tugu Selatan, Koja, baru-baru ini.

“Kami optimis bisa menag karena prestasi Tugu Selatan juga banyak,” kata Rahmat Effendi Lubis, Camat Koja didampingi Lurah Tugu Selatan, Muhammad Maibu, saat menyambut rombongan tim penilai sekitar 20 orang.

Anggota tim sempat melakukan tanya jawab sekaligus peninjauan RW di wilayah Tugu Selatan. Dalam lomba ini Tugu Selatan mewakili Kecamatan Koja.  

Hilangkan Jarak Pemisah


Jakarta-Ali Mudasir, lurah yang satu ini enggan bicara tentang program-program yang akan dilakukannnya selama menjabat sebagai Lurah Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Dia memilih berbicara tentang langkah dan upaya mendekatkan diri kepada masyarakat.  

Baginya, jarak pemisah antara masyarakat dengan para pejabat haris dipotong. Dengan begitu, masyarakat tidak sungkan, apalagi takut untuk datang kepadanya di kantor kelurahan atau ketika dirinya sedang blusukan menghadiri kegiatan-kegiatan RT dan RW.

 “Intinya mendekatkan diri pada masyarakat,” kata Ali Mudasir, saat ditemui sedang blusukan di Rusun Marunda, Kamis (01/04/2014).

Tanpa adanya kedekatan para pejabat kelurahan dengan masyarakat, menurut dia, program sebagus apa pun tidak akan berjalan dengan baik dan lancar. Sebaliknya, program-program yang sepertinya ringan, namun dikerjakan bersama-sama dengan masyarakat dengan kesadaran solidaritas bersama, maka hasilnya akan luar biasa.

Dia mencontohkan, program kegiatan kerja bakti atau pun pemberantasan sarang nyamuk yang dilakukan setiap pekan. Karena ada kedekatan itulah, masyarakat bahu membahu turun ketengah-tengah pemukiman penduduk dengan ikhlas.

Untuk bisa dekat dengan masyarakat, lanjut dia, bukanlah sesuatu yang sulit. Dengan sering mengikuti kegiatan kemasyarakatan, saling bersilahturahmi, dan terutama tidak terlalu banyak duduk di balik meja, maka dengan sendirinya masyarakat akan mengenal.   

Walikota Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas, Puluhan Guru Hadir


Jakarta-Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono memperingati Hari Pendidikan Nasional bersama puluhan  guru se- Jakarta Utara, di Halaman Plaza Kantor Walikota Jakarta Utara, Jumat (02/05/2014).

Heru Budi Hartono mengenakan seragam PGRI warna biru membacakan sambutan Menteri Pendidikan M Nuh.


Upacara ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota, Tri Kurniadi, Sekretaris Kota ( Sekko ), Junaedi, para Asisten dan Pejabat serta PNS dilingkungan Pemerintah Kota ( Pemkot ) Jakarta Utara.


"Ini merupakan momentum untuk meningkatkan guru dan kepala sekolah. Kami mengajak guru dan pemangku lain untuk sukseskam kurikulum 2013," ucap Jokowi saat membacakan sambutan Nuh.


Dalam kegiatan tersebut turut pula dui berikan penghargaan kepada Kepala Sekolah yang telah berhasil meraih Adiwiyata tingkat Kota Jakarta Utara, serta turut pula diberikan perghargaan kepada perusahaan swasta yang turut peduli dengan dunai pendidikan Jakarta Utara, sekaligus pemberian bantuan pendidikan bagi para siswa dari tingkat SD hingga SMA dari BPJS Ketenagakerjaan.    


Hingga saat ini upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tersebut telah selesai.

Informasi Pemasangan Iklan Hubungi / SMS ke 087889913938


Peringati May Day, Ratusan Buruh Tanam Pohon


Jakarta-Ratusan buruh yang tergabung dalam Buruh Kikes KSBSI (Kimia Industri Umum Farmasi Dan Kesehatan) pada May Day 2014, menggelar acara menanam pohon di kompleks Rumah Susun ( Rusun ) Marunda, Cilincing dan aksi memungut sampah di kawasan Ancol.

Binson Purba (33) Ketua DPC Kikes KSBSI mengatakan, ada 500 massa perwakilan dalam aksi sosial ini.

"Pada hari buruh ini, kami tidak demo, tapi menanam pohon di Rusun Marunda. Kami juga akan melakukan konvoi dan baksos di Ancol untuk memunguti sampah," ujar Binson, di Rusun Marunda, Kamis (01/05/2014).

Lebih jauh  Binson menjelaskan, kegiatan mereka agak berbeda dengan teman-teman buruh yang lain untuk menghilangkan anggapan bahwa kegiatan dan aksi buruh selalu merugikan masyarakat.

"Agenda tahun ini berbeda agar masyarakat tidak antipati terhadap buruh. Kami harap dengan kegiatan ini masyarakat dapat lebih mengerti perjuangan buruh," jelas Binson.

Binson mengatakan, tuntutan utama mereka adalah menolak outsorching, lawan union busting, perhatikan kesehatan buruh melalui BPJS ketenagakerjaan.

Mulyati 24, Buruh di PT Makalot yang tinggal di Rusun Marunda menyambut senang jika pelaksanaan hari buruh dilakukan dengan kegiatan peduli lingkungan.Apalagi di kawasan Rusun ini masih membutuhkan banyak pohon agar tidak gersang

Mujiono, Kepala Suku Dinas ( Kasudin ) Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Nakertrans ) Jakarta Utara ( Jakut ) mengatakan, dalam rangka hari buruh sedunia Pemkot Jakarta Utara memfasilitasi aksi buruh agar berguna bagi masyarakat.

"Hari ini kami memfasilitasi buruh untuk menanam kurang lebih 100 pohon di lahan kosong depan Rusun Marunda," ujar Mujiono.

Sementara itu, Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi memberikan dukungan posistif terhadap tanam pohon di hari buruh ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu bentuk cinta lingkungan oleh buruh Indonesia khusunya di Jakarta Utara.

"Tentunya hal ini sangat popsistif, dan kami sangat mendukung penuh mereka," tutup Tri.

Cegah Prilaku Menyimpang dengan Invitasi Pencak Silat



Jakarta-Untuk menekan terjadinya hal yang mernyimpang, seperti aksi tawuran dikalangan remaja khususnya para pelajar. 

Pemerintah Kota ( Pemkot ) Jakarta Utara ( Jakut ) melalui Suku Dinas ( Sudin ) Olahraga dan Pemuda ( Orda ) Jakut menggelar invitasi Pencak Silat Piala Walikota Jakut. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari Kamis-Sabtu ( 01/04-03/04/2014), di Gelanggang Olah Raga ( GOR ) Kecamatan Tanjung Priok. 

Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi yang langsung membuka kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara piala Walikota Jakarta Utara 2014.

Dia juga berharap berharap penyelenggaraan acara seleksi ini dalam membentuk atlet yang handal dan saya minta agar invitasi ini terjalin secara sportifitas, bahwa upaya pencapaian olahraga adalah tanggung jawab bersama sekaligus mempertahakan budaya asli bangsa.

“Junjung tinggi sportifitas dan fair play, melalui invitasi pencak silat piala Walikota Jakarta Utara kita tingkatkan prestasi atlet Jakarta Utara untuk menjadi yang terbaik baik ditingkat DKI maupun di tingkat nasional,” kata Tri Kurniadi. 

Sementara itu, Jazmaniar Jafar, Kepala Sudin Orda Jakut menjelaskan,kegiatan ini diikuti 300 orang atlit remaja dengan 26 kelas putra maupun putri baik kelompok maupun perorangan. 

“Bagi para juara nantinya, akan mnewakili Jakut dalam ajang sejenis di tingkat DKI Jakarta yang akan dilaksanakan di GOR Ciracas, Jakarta Timur dari tanggal 21-24 Mei 2014 mendatang,”terang Jasmaniar. 

Suhada (15), salah seorang peserta yang berasal dari Klub Pencak Silat Maung Lugas menyambut baik kegiatan ini dan berharap kegiatan ini bisa berkesinambungan. 

“Selain mempererat tali silahturahmi, sekaligus bisa melihat sejauhmana pembinaan yang telah dilaksanakan selama ini. Dan keterilbatan saya dalam kegiatan ini adalah yang pertama kali,” terang Suhada.      

Anggota TNI AU Ditemukan Tewas Mengambang di Laut Pulau Matahari Kepulauan Seribu



Pulau Seribu-Seorang penerjun dari Paskhas TNI AU ditemukan tewas mengambang di perairan laut 500 meter sebelah Barat Pulau Matahari, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara ( Jakut ), Rabu (30/4/2014) pagi. Korban bernama Harjito berpangkat Sersan Satu (Sertu) dari kesatuan Den Bravo 90 Paskhas Bogor.

Mayat korban ditemukan oleh Zainudin, warga Pulau Kelapa RT 02/05 Kepulauan Seribu Utara, sekira pukul 06:30 WIB.

Saat ditemukan mayat dalam posisi tertelungkup mengambang di laut menggunakan pakaian lengkap seperti pakaian penerjun, sepatu PDL hitam merk Vindrom, baju wearpack warna biru dongker lengan panjang dan masih mengenakan ransel parasut warna biru. Korban juga membawa GPS merk Garmin serta HP Nokia.

Petugas Polres Kepulauan Seribu yang mendapat laporan kemudian datang ke lokasi melakukan identifikasi.

Usai diidentifikasi, jenazah lelaki yang memiliki tinggi 170 cm itu kemudian dibawa ke Mapolres Kepulauan Seribu selanjutnya mengirim jenazah ke RSCM untuk dilakukan Visum. Petugas Polres Kepulauan Seribu masih menyelidiki penyebab tewasnya korban di laut tersebut.