Jumat, 02 Mei 2014

Peringati Hari Pendidikan, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Beasiswa

Jakarta-Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2014 , BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Priok, BPJS Ketenagakerjaan Pluit, BPJS Ketenagakerjaan Cilincing dan  BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua menyerahkan  beasiswa pendidikan bagi para siswa dan siswi berprestasi, di sela – sela  upacara, di Halaman Plaza Barat Kantor Walikota Jakarta Utara, Jumat (2/05/2014).

Bantuan beasiswa tersebut langsung di berikan oleh Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono kepada para siswa dan siswi dari tingkat SD, SMP, SMA/K hingga Perguruan Tinggi

Walikota menyampaikan terima kasihnya kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan perhatiannya berupa beasiswa kepada para pelajar dan mahasiswa Jakarta Utara yang berprestasi, ini salah satu upaya untuk memberikan motivasi bagi yang lain, ujarnya.

Para pelajar dan mahasiswa penerima bea siswa diharapkan bisa  menjadi panutan bagi pelajar  yang lain di sekitar sekolah maupun lingkungan rumah, misalnya saja mengajak teman–teman untuk belajar dan berprilaku yang positif.

Para pelajar/ mahasiswa  berprestasi diharapkan tidak  jajan di luar sekolah, jaga kebersihan serta menjadi pelopor  aktifitas positif lainnya.

Disamping itu, Heru juga akan mengumpulkan mereka di Ruang Bahari Lantai 14, Kantor Walikota untuk diberikan motivasi secara bertahap agar mereka merasa nyaman, hanya  250 pelajar setiap acara, ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Yamin Pahlevi selaku koordinator BPJS wilayah Jakarta Utara yang juga Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Priok, mengatakan bantuan bea siswa yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan, seluruhnya berjumlah  Rp.4,5 milyar dengan penerima bea siswa sebanyak 1.876  pelajar dan mahasiswa.

Mereka yang menerima BPJS Ketenagakerjaan, yakni untuk SD sebanyak 542 siswa/i, SMP  dan SMU masing – masing  417 siswa/i, dan Universitas/ Perguruan Tinggi diberikan kepada 500 mahasiswa.

Bantuan  beasiswa diberikan langsung selama satu tahun kepada anak peserta BPJS Ketenagakerjaan dan berprestasi,dengan masa kepesertaan minimal 1 tahun.

Untuk penerima bantuan bea siswa BPJS Ketenagakerjaan  pertahunnya untuk setiap siswa SD dan SMP masing - masing Rp 1.800.000 perorang. SMU dan mahasiswa masing – masing Rp 2.400.000 per orang yang diberikan setiap tahunnya.

"Mudah – mudahan bea siswa ini dapat memberikan nilai tambah buat mereka,"pungkas  Muhammad Yamin Pahlevi.

110 Kucing dan Anjing Liar Divaksinasi


Jakarta-Untuk menghindari penyebaran penyakit rabies yang disebabkan gigitan kucing dan anjing liar, Sudin Peternakan Perikanan dan Kelautan ( Sudin P2K ) Jakarta Utara ( Jakut ) gencar melakukan vaksinasi terhadap binatang tersebut.

Sejak Januari hingga April 2014 ini, tercatat 110 ekor hewan kucing dan anjing telah divaksinasi. Sedangkan target vaksin tahun 2014 adalah 2.500 ekor. 

Binatang-binatang itu selama ini berkeliaran di tengah-tengah permukiman warga, tanpa diketahui pemiliknya secara jelas.

“Pelaksanaan vaksinasi rabies dilakukan dengan berkoordinasi dan kerjasama mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan,RW dan RT secara door to door. Hal  ini dilakukan untuk memudahkan  dalam menjaring hewan rawan rabies, “ kata Sri Haryati, Kasudin P2K Jakut, kepada wartawan, Jumat (02/05/2014).  

Sedangkan  tujuan vaksinasi rabies,  lanjut Sri  agar menimbulkan titer antibodi/kekebalan hewan penular rabies pada penyakit rabies.Pelaksanaan vaksin ini dalam rangka mempertahankan Jakarta Utara Bebas Rabies.

Diharapkan masyarakat secara mandiri memberikan vaksinasi rabies kepada HPR yang dipelihara, dengan membawanya ke dokter hewan praktek yang terdekat atau dengan aktif mengikuti jadwal vaksinasi rabies yang dilakukan oleh Sudin P2K, terang Sri.

Sementara itu, Lurah Pegangsaan Dua, Didit Mulyadi mengatakan wilayahnya memang  sudah dilakukan vaksin pada hewan penular rabies. 

“Kami  siap mendukung langkah tersebut agar wilayah ini selalu bebas rabies,” kata Didit.

Lokasi yang  ada hewan penular rabies, Didit menambahkan,  diantaranya  RW 012, RW 14, RW 015, RW.016, RW.0 17, RW.018, RW.0 19,RW.024 dan RW 025. 

“Inilah yang terus kami waspadai agar masyarakat setiap 6 bulan sekali dilakukan vaksin, agar terhindar dari rabies, “pungkas Didit.

Koja Juara MTQ Tingkat Jakut


Jakarta-LOMBA musabaqoh tilawatil quran ( MTQ ) tingkat Jakarta Utara ( Jakut ) 2014  berhasil diraih Kecamatan Koja di ruang serba guna Masjid Babussalam Komplek Kantor Walikota Jakut. .

Kepala Bagian ( Kabag ) Pendidikan Mental Spritual ( PMS ), Usmanto menuturkan, selamat kepada Kecamatan Koja dan kepada yang belum menjadi juara jangan bersedih meningat kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda.

“Kegiatan MTQ yang dilakukan ini adalah merupakan rangkaian dari kegiatan MTQ tingkat Provinsi DKI Jakarta dan MTQ Nasional XXV 2014 yang akan di selenggarakan di Kepulauan Riau pada 5 Juni 2014. Untuk tingkat DKI Jakarta dilaksanakan di Pulau Seribu pada Jumat (02/05/2014) dan Kecamatan Koja mewakili Jakut,” kata Usmanto.     

Informasi Pemasangan Iklan Hubungi / SMS ke 087889913938


Tim Juri Nasional Susuri Jakarta Utara


Jakarta-Sudah hampir seminggu ini, Tim Juri Nasional Lomba Adipura, hampir merampungkan tugasnya menyusuri titik-titik pantau Adipura di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara. Karena bersifat rahasia, tidak diketahui penilaian akan dimulai di wilayah kelurahan atau kecamatan mana. Jakarta Utara ( Jakut ) terbagi dalam enam kecamatan yang terangkai dalam 31 kelurahan. Di semua kecamatan terdapat titik pantau.    

Berkaitan dengan Lomba Adipura tersebut, Walikota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono begitu semangat ingin membawa kotanya mendapatkan Piala Adipura.

Dalam kesempatan itu juga, Heru menekankan penghargaan Adipura bukan tujuan utama. Seba, misi utama Pemerintah Kota ( Pemkot ) Jakut menjadikan wilayah utara ibu kota menjadi bersih dan hijau. Karena itu, dia meminta warga ikut ambil bagian dalam setiap langkah yang dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya dengan mematuhi setiap peraturan yang sudah ditetapkan. Khususnya peraturan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan.

Siapkan Kampung Deret



Jakarta-Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara ( Jakut ) terus berbenah. Saat ini, kelurahan tersebut menyiapkan program  kampung deret yang diinsiasi oleh Dinas Perumahan DKI Jakarta yang dipimpin oleh Roni Jarpiko mendapatkan program tersebut.untuk  360 rumah yang direhab.

Roni mengaku telah mengusulkan  dua RW kepada dinas perumahan dan gedung pemerintah untuk dijadikan kampung deret. Dua RW  tersebut adalah 02, dan 13 yang akan mendapat kampung deret.

“Dua RW tersebut kita usulkan karena padat dan kumuh,” kata Roni, di Kantor Walikota Jakarta Utara, baru-baru ini.

Dia mengatakan, program kampung deret itu benar-benar bermanfaat bagi warganya. “Ini supaya masyarakatnya dapat tempat tinggal layak,” katanya.

Mantan Lurah Kapuk Muara itu menjelaskan, program kampung deret berfungsi ganda. Selain menata permukiman, juga berdampak terhadap kelestarian lingkungan. Sebab, program tersebut akan disusul dengan penataan lingkungan.

Dia berharap, penataan kampung tersebut berdampak pada paradigma masyarakat. Dengan begitu, setelah selesai dibangun, masyarakat semakin mengerti pentingnya menjaga kesimbangan lingkungan dan permukiman.  

Kamis, 01 Mei 2014

KPMP Bangun Sarana Bermain Di Kecamatan Koja


Jakarta-Kantor Pemberdayaan Masyarakat Perempuan ( KPMP ) Pemerintah Kota ( Pemkot ) Jakarta Utara ( Jakut ), turut ambil bagian dalam menyukseskan program Kota Layak Anak ( KLA) di Provinsi DKI Jakarta.

Dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana bermain anak, KPMP Jakut, berharap masyarakat dapat menjadi lingkungan yang sehat dana cerdas.

“Kami siap mendukung penuh berjalannya program KLA di wilayah Jakut. Anak-anak di Jakarta Utara harus sehat dan cerdas, sehingga perlu diberi sarana bermain dalam lingkungannya, “Hj. Lely Mochtar, Kepala KPMP Jakut, saat berbincang, Jumat (02/04/2014).

Lebih jauh dia menjelaskan, sarana dan prasarana mendukung program KLA yang telah kami berikan berada di kantor Kecamatan Koja.

“Pemberian ini kami harapkan dapat memicu masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan dan memantau anak-anak mereka,”jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga, dia juga menghimbau masyarakat agar menggunakan dan menggunakan dan merawat sarana permainan ini sebaik-baiknya  agar bertahan lama.

Sementara itu, Camat Koja, Rahmat Effendi Lubis, menuturkan, sarana tersebut saat ini telah dimanfaatkan oleh warga. Anak-anak kini jadi termotivasi permainan yang beragam.