Kamis, 21 Maret 2013

Posyandu Melati II RBS Masuk Tingkat Nasional Kinerja Posyandu


Jakarta-Posyandu Melati II Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara setelah terpilih terbaik dalam Lomba Kinerja Posyandu di Tingkat Kota Jakarta Utara dan mewakili Jakarta Utara ke tingkat Provinsi DKI Jakarta kini maju ke tingkat nasional, Kams (21/03/2013), dinilai keberhasilannya.

Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mewakili Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya, menuturkan Posyandu kepanjangan dari Pos Pelayanan Terpadu atau Pusat Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan Terpadu, dimana sebagai wadah pemeliharaan kesehatan yang dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibimbing petugas terkait.

Dalam kesempatan itu juga Bambang, juga menjelaskan keberhasilan Posyandu Melati II mengikuti Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2013 ini tak lepas dari peran serta dan kerjasama antar pemerintah, masyarakat dan mitra kerja yang terjalin selama ini.

Sementara itu Ketua Tim peniliai Lomba Kinerja Posyandu Pusat, Susilowati Soebakti, mengatakan entah berapa kalinya setiap ada lomba, Jakarta Utara selalu tampil dalam nominasi, lura biasanya. Ini kenapa karena, satunya tampil ingin maju, ingin sehat, serta adanya pembinaan dari pimpinannya, apa yang ada di sini semua ini pasti merupakan kerja keras dari seluruh masyarakatnya.

Kali ini memang untuk Jakarta Utara, masih katanya, kembali menjadi nominasi untuk ikut berbicara ditingkat nasional akan bersama-sam dengan enam wakil lainnya, yaitu yang pertama Jawa Tengah untuk Kotanya Semarang, Kalimantan Selatan untuk Kotanya
Banjarmasin, Kepulauan Riau Kotanya Batam, Sulawesi Tengah Kotanya Palu, serta tetangga DKI Jakarta adalah Kota Tangerang.

Apa yang ibu-ibu capai adalah hal yang luar biasa, yang jarang kami lihat ini adalah pemberian sepeda bagi kader-kader jumatik. Pemberian sepeda bagi kader jumantik disini, kami belum pernah melihatnya, namun disini ada, maka ibu-ibu berbahagialah, ini luar biasa, terangnya.

Selain menjadi kader jumantik, ibu-ibu yang mendatangi rumah warga, juga turut membawa buku-buku bacaan, ini bagus sekali. Disamping itu juga ada pelatihan kader RW Siaga, dimana pengembangannya luar biasa. Dan satu hal yang dianggap sepele sekali, namun jujur ini bagus sekali, dimana diinformasikan adanya budidaya cincau, dikembangkan dan diolah untuk anak-anak di Posyandu.

Yang paling senang sekali saya dengar, yaitu berkaitan dengan pendanaan, dimana disini swdayanya tinggi, iuran warga sangat bagus, serta bantuan dari mitra tetap.Selain itu juga, laporan-laporan serta pencatatan ibu-ibu cukup bagus dan ini harus dipertahankan serta menjadi contoh bagi daerah-daerah lain-lainnya, tambah Susilowati Soebekti.

( Amin Hidayat )  


Teks Foto : Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono memberikan sambutan dalam Lomba Kinerja Posyandu Melati II Tahun 2013 

Di Jakarta Utara Ada Kekuatan Ekonomi Baru


Jakarta-Kegiatan Musyawarah Kota ( Musko)  merupakan  kegiatan rutin yang dilakukan oleh sebuah organmisasi termasuk Kamar Dagang Dan Industri Cabang Jakarta Utara, yang di gelar di Gedung Kelapa Gading Sport Club.(Rabu, (21/3) , ujar Ketua pelaksana Sudirman Abdullah.

Dijelaskan Sudirman, peserta Musko  diikuti oleh sekitar 150 orang termasuk anggota Kadin Jakarta Utara, para peninjau dan undangan lainnya.

Sementara ketua Kadin Jakarta Utara H. Amir Atmar mengatakan, kegiatan Musko ke empat (IV) tahun 2013 ini dilakukan sebagai tugas organisasi dan merupakan ajang evaluasi sekaligus membuat program setahun kedepan.

Tentunya  dengan adanya evaluasi kinerja pengurus, mungkin ada hal – hal baru dan yang sifatnya mendesak perlu ada pembahasan tersendiri, agar kegiatan program, koordinasi sinkronisasi  Kadin Jakarta Utara tetap berjalan dengan baik, termasuk anggotanya juga yang tak kalah pentingnya masyarakat bisa menikmati dampak ekonominya.

Ketua Kadin Jakut H. Amir Atmar juga menyambut baik dibangunnya pelabuhan New port oleh Pelindo II, tentunya untuk mengimbangi pertumbuhan  petikemas yang setiap tahunnya sekamin bertambah, hal ini juga untuk menghindari  timbulnya stagnasi barang – barang ekspor impor.

Pembangunan  pelabuhan baru (New Port) ini sangat  tepat, sejalan dengan kenaikan jumlah ekpor impor , ini juga termasuk menjawab tantangan di masa depan, karena sebagian besar ekspor impor masuk ke pelabuhan Tanjung Priok, paparnya.

Eddy Kuntadi  ketua kadn Provinsi DKI Jakarta mengatakan perlunya partisipasi aktif bagi para pelaku dunia usaha,  menyongsong  pembangunan  Pelabuhan New Port , karena dunia usaha akan dihadapkan pada perdagangan bebas Asia pada tahun 2015 mendatang.

Disamping itu ketua Kadin DKI Jakarta Eddy Kuntadi mengingatkan kepada para pengusaha di Jakarta Utara maupun di DKI Jakarta untuk mengambil peran atas berkembang kegiatan ekspor impor di pelabuhan laut Jakarta Utara, apalagi akan adanya pengembangan pelabuhan New Port, tandasnya.

Yang tak kalah pentingnya menurut Eddy Kuntadi ada kekuatan ekonomi yang terpendam misalnya Jakarta Utara kaya akan wisata yang sedang digali dan digalalkan oleh pemerintah Kota Jakarta Utara.

 Ini merupakan potensi ekonomi baru bagi Jakarta Utara , selain pelabuhan yang memang sudah sejak lama ada. Oleh sebab itu jangan hanya kegiatan pelabuhan saja, tapi para pengusaha agar melitrik potensi wisata yang bisa dikembangkan .
Sedangkan Walikota Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono juga membeberkan potensi  ekonomi sepertri pelabuhan, kawasan Berikat Nusantara di Cakung, Marunda dan Pelabuhan Tanjung Priok itu sendiri.

Yang tak kalah pentingnya untuk perhatian kita semua, adalah masyarakat Jakarta Utara yang  masih dibawah garis kemiskinan tak sedikit, dimana penduduk Jakarta Utara menurutnya saat ini berjumlah 1, 7 juta jiwa  papar walikota Jakarta Utara  Bambang Sugiyono.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan kelancaran mobilitas ke dan dari pelabuhan Tanjung Prriok, sekarang sedang dibangun Jalan Tol Tanjung Priok Cilincing sekitar 11 KM, dimana truk akan langsung ke pelabuhan dan tidak lagi melalui jalan bawah.

Kalau jalan tol sudah jadi dalam waktu dekat ini,  tentunya  akan mengurangi kemacetan di jalan Yos Sudarso maupun jalan sekitar pelabuhan,  nantinya kendaraan yang lewat bawah akan jauh berkurang setelah angkutan pelabuhan langsung menggunakan jalan tol.

Wujudkan Smart City, Pemkot Jakut Gandeng PT. Telkom


Jakarta-Untuk mewujudkan Jakarta sebagai Smart City, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara mengandeng PT. Telekomunikasi (PT. Telkom), guna memasang layanan nirkabel atau WiFi, di Kantor Kecamatan, Kelurahan maupun Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara. Langkah ini sendiri dimaksudkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan informasi dengan cepat. 

"Di setiap kantor ada wifi, jadi masyarakat dan pegawai di lingkungan Jakarta Utara dapat mengakses informasi dengan mudah dan cepat," kata Kepala Sudin Kominfomas Jakarta Utara, Hasmi Chalid saat rapat membahas pemasangan wifi, di Ruang VIP Lantai II,Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis (21/3/2013).

Dalam kesempatan itu, Erison Sianipar perwakilan dari PT Telkom menyatakan kesiapannya untuk mendukung program Pemkot Jakut. "Kami siap memberikan layanan telekomunikasi dengan cepat. Dan siap menjadikan Jakarta sebagai Smart City."

Sementara Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi menyambut baik atas prakarsa tersebut. Diharapkan, seluruh Kantor Kecamatan dan Kelurahan bisa menggunakan wifi.

Dengan adanya wifi, maka pegawai maupun masyarakat tidak lagi kurang mengerti teknologi. Semoga kerjasama yang telah terbangun antar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dengan Pt. Telkom mejadi kolaborasi yang semakin baik dan bisa berlanjut, tambah Tri Kurniadi.

(  Amin Hidayat )

300 Warga Kebon Bawang Periksa Kesehatan Di Mokesa PT. Astra Internasional Tbk


Jakarta-Sekitar 300 warga di RW.05 Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara mengunjungi Balai Warga RW 05 Kelurahan Kebon Bawang, guna pemeriksaan kesehatan, yang dilaksanakan oleh tim dokter dari MOKESA (Mobil Kesehatan Astra), dari PT Astra International Tbk. 

Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan Community Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan yang dilaksankan setiap bulannya oleh  PT. Astra Internasional Tbk, di Halaman dan Balai Warga RW 05, Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara, Rabu (20/3/2013)..

Perwakilan PT. Astra Internasional Tbk, Wiwik Setyowati, menjelaskan CSR PT. Astra Internasional Tbk, telah berdiri sejak empat tahun lalu, yang mempunyai program yaitu, program lingkungan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat serta pendidikan.

Salah satu contoh CSR PT. Astra Internasional Tbk, masih kata Wiwik, dibidang lingkungan, yaitu PT. Astra Interasional Tbk, telah melaksanakan penanaman 55.000 Pohon Bakau di wilayah Angke, Jakarta.  

Di bidang Kesehatan, Astra memiliki program Mobil Kesehatan Astra (MOKESA) yang memberi pengobatan gratis bagi warga kurang mampu.

Di bidang Pendidikan lanjut Wiwik Setyowati, Astra telah membina SDN 05/06 Sungai Bambu sampai meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2012, dan pembangunan fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Lalu di bidang Pemberdayaan UKM, telah membina lebih dari 80 orang di 3 Kelurahan dalam pengembangan berbagai bidang usaha di antaranya, pembuatan kain majun, pengolahan dan penjualan makanan kecil dan pembuatan kerajinan tangan dan pembuatan sabun, tambah Wiwik.

Sementara itu Ketua RW 05 Random Roni, dalam kesempatan itu juga menyatakan program pengobatan gratis ini, merupakan awal kegiatan di RW.05, dan kami selaku Ketua RW berharap kepada pihak PT Astra International Tbk, agar dapat membantu dalam pembangunan gedung PAUD yang berada di RW.05 ini, ujar ketua RW.05.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT. Astra Internasional Tbk, yang tak henti-hentinya membantu warga Kebon Bawang, baik mengenai lingkungan, kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” tambah Lurah Kebon Bawang, Ma’Mun.

( Amin Hidayat ) 

-->
Teks Foto : Suasana pemeriksaan gratis bagi warga RW 05 Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara dari PT. Astra Internasional Tbk.


Pemerintah Republik Korea Selatan Berikan Bantuan Bagi Peserta Didik Korban Banjir DKI Jakarta


Jakarta-Pemerintah Republik Korea Selatan melalui Duta Besarnya untuk Republik Indonesia, Mr. Young Sun Kim memberikan bantuan bagi peserta didik korban banjir di Provinsi DKI Jakarta.

Pemberian bantuan secara simbolis tersebut dilaksanakan di Halaman Sekolah SMAN 40 Jakarta, Jalan Budi Mulya, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Kota Administrasi Jakarta Utara kepada 8.000 peserta didik, Kamis (21/03/2013).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, dalam sambutannya menuturkan pemberian bantuan tersebut akan diberikan kepada peserta didik yang menjadi korban banjir, berupa sepatu, baju seragam,.buku tulis, pensil dan penghapus. Adapun penerima bantuan ini terdiri dari, para peserta didik dari tingkat SD sebanyak 12 paket, SMP sebanyak 12 paket,  SMA dan SMK sebanyak 12 paket dan 3 paket untuk Madrasah Ibtidayiah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta Madrasah Aliyah (MA).

Sementara itu, Duta Besasr Korea Selatan Untuk Indonesia, Mr. Young Sun Kim, menyatakan rasa kagum dan bangganya karena dapat hadir dalam kergiatan ini. Ini sebagaimana bentuk kepedulian kami terhadap pelajar yang menjadi korban banjir di DKI Jakarta, dan berharap bantuan ini bisa dimnafaatkan sebaik-baiknya.

Sementara itui Devivi, salah seorang penerima bantuan yang berasal dari SMAN 40 Jakarta, mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Korea Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi, para pejabat Muspiko Jakarta Utara, Sekretaris Dewan Pendidikan Jakarta Utara Fajar Sudarso, serta tamu undangan.

( Amin Hidayat ) 

Teks Foto : Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, Duta Besar Korea Selatan Untuk Indonesia, Mr. Mr. Young Sun Kim, didampingi Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, dan para penerima bantuan berfoto bersama

Warga RW 07 Gading Perjuangan Dapat KTP Sesuai Domisili


Jakarta-Setelah warga RW 19 Kampung Beting Tanah Merah, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara mendapatkan KTP DKI Jakarta, pada hari ini Kamis (21/03/2013), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Dukcapil memberikan KTP DKI Jakarta bagi 2.706 Kepala Keluarga (KK) atau 7.159 wajib KTP. Pemberian KTP DKI Jakarta tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui pelayanan jemput bola. 

Untuk memudahkan pembuatan KTP ini, kami menerjunkan dua unit KTP mobile. Pelayanan jemput bola ini dilakukan selama tiga hari di Halaman Balai Warga RW 7 Tugu Selatan, Kecamatan Koja. Dan hingga hari ini tercatat 400 KTP sudah diberikan kepada warga, ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Purba Hutapea didampingi Kasudin Dukcapil Jakarta Utara, Edison Sianturi, serta Lurah Tugu Selatan, Muhammad Maibu, dan Ketua RW 07 Gading Perjuangan, Sueb. 

"Kami sangat menyambut baik pelayanan ini, mengingat selama ini warga kami tak punya KTP sesuai domisili,  "terang Sueb Ketua RW 07 Gading Perjungan, Kelurahan Tugu Selatan, Jakarta Utara. 

( Amin Hidayat )

Rabu, 20 Maret 2013

Buruan Daftar, Dicari! Calon-calon Abang dan None Jakarta Utara 2013




Jakarta-Mahasiswa mahasiswi, maupun remaja putra dan putri berbakat di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara yang ingin ikut seleksi pemilihan Abang dan None (Abnon) Jakarta Utara bisa mendaftar di kantor Suku Dinas Pariwisata, Kantor Walikota Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso No 27–29 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Peserta dapat mengambil formulir pendaftaran Abnon di Kantor Suku Dinas Pariwisata Kota Administrasi Jakarta Utara Lantai 12, Gedung Wali Kota Administrasi Jakarta Utara. Atau, dapat mengambil formulir pendaftaran Abnon Jakarta Utara tahun 2013 pada situs WWW.Abnonutara.org.

Grace Mandagi, Kepala Suku Dinas Pariwisata Kota Administrasi Jakarta Utara, menjelaskan persyaratan yang diperlukan;  usia 18-25 tahun, memiliki KTP DKI Jakarta, tinggi badan Abang minimal 170 cm, dan None 165 cm, belum pernah menikah, berwawasan luas, berpenampilan menarik serta berkepribadian baik. “Dan, bebas narkotika serta  obat-obatan terlarang (Narkoba, red).” kata Grace.

Grace menjelaskan, pendaftar menyertakan 1 lembar fotocopy KTP DKI Jakarta, 1 lembar fotocopy Kartu Mahasiswa (KTM), 1 lembar fotocopy  ijazah pendidikan terakhir, 1 lembar surat ijin dari orang tua/ wali, 3 lembar fasphoto ukuran 4X6 berwarna, 1 lembar foto seluruh badan dan close up ukuran postcard berwarna, 1 lembar CV dan sertifikat, atau sertifikat /piagam-piagam  yang telah didapat.

Selain itu, Grece Mandagi menambahkan,Grece Mandagi menambahkan,Peserta wajib mengembalikan formulir yang sudah dilengkapi paling lambat 25 April 2012. Diserahkan ke Suku Dinas Pariwisata Jakarta Utara. Atau dapat melalui e-mail ke pendaftaran@abnonutara.org. Pengarahan dan seleksi awal,  dilaksanakan 27 April 2013 di Gedung Walikota Jakarta Utara.

( Amin Hidayat )



Teks Foto : para peserta Abang dan None Jakarta Utara Tahun 2012 lalu (  Foto Istimewah )