Rabu, 06 Februari 2013

CSR Bagi Warga Jakarta Utara


Jakarta-PT Astra Daihatsu Motor, Tbk dan PT. Astra Internasional, Tbk telah melaksanakan kegiatan community Social Responsibility (CSR) bagi warga Kota Administrasi Jakarta Utara.

Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kota Administrasi Jakarta Utara, Zamrud Antuli, saat ditemui ditemui di Kantor Walikota Jakarta Utara, menjelaskan, kepedulian  dua perusahaan tersebut melalui program CSR telah banyak dilakukan, diantaranya memberikan pelatihan bagi karang taruna RW 04 Sungai Bambu, serta pelatihan kader PKK di RW 02 Papanggo dan RW 08 Sungai Bambu sebagai agent RW Binaan PT. ADM .

Selain itu juga, untuk CSR dari PT. ADM, juga diberikan untuk mendukung lingkungan, dengan cara menyalurkan sebanyak 100 pohon toga yang diserahkan di RW 04 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, terang Zamrud, Kamis (07/02/2013). .

Untuk program CSR dari PT. Astra Internasional, Tbk, terangnya, diwilayah Jakarta Utara, diantaranya direalisasikan dengan membantu pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kenanga, yang berada di RW 02 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pemberian 1 unit tenda bagi warga di wilayah Sungai Bambu, Warakas, dan Papanggo (SUWARGO), memberikan bantuan .bagi korban banjir di wilayah Penjaringan, serta pengecekan kesehatan bagi warga pasca banjir di wilayah Kecamatan Tanjung Priok dan Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Terkait dengan CSR tersebut, Walikota Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono, mengucapkan terima kasih atas kepedulian dua perusahaan tersebut kepada masyarakat Jakarta Utara.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Tenda yang diberikan PT. ADM bagi warga di wilayah SUWARGO. 

Warga Koja Dan Tugu Utara Keluhkan Jalan Sering Tergenang Rob


Jakarta-Warga Kelurahan Koja dan Kelurahan Tugu Utara Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara meminta kepada pihak terkait untuk dapat mengatasi jalan yang sering tergenag air rob (naiknya air laut ke jalan) di beberapa jalan di wilayah tersebut.

Anton, salah seorang pengendara yang melintasi Jalan Cikijang Raya, Koja, Jakarta Utara, meminta pihak terkait untuk dapat mengatasi rob yang sering mengenangi jalan tersebut.

Sementara itu di wilayah Tugu Utara, jalan yang sering tergenang rob berada di Jalan Palem, Jalan Mangga Ujung, Jalan Mahoni, Jalan Mangga Lontar, Jalan Lontar V, dan Jalan Bhayangkara. 

“Jalan tersebut sudah sering diusulkan oleh masyarakat lewat Musrenbang, kami berharap agar hal ini mendapat tanggapan dengan adanya peninggian jalan, serta adanya normalisasi saluran air,”kata Enong S. Riyadi, Ketua LMK Tugu Utara, Kamis (07/02/20013).

Dalam kesemnpatan tersebut, Enong, juga berharap agar deker Melur V, deker Lontar V, serta deker Palem juga dapat ditinggikan.

( Amin Hidayat )  


Teks Foto : Rob mengenangi Jalan Cikijang Raya Kelurahan Koja, Jakarta Utara, Kamis (07/02/2013).  


Warga Tanah Merah Segera Punya KTP



Jakarta-Setelah terbentuknya dan dikukuhkannya 22 RT dan 1 RW di Tanah Merah, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara. Warga bersama pengurus RT dan RW sedang berbenah dengan melaksankan pendataan warga untuk mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai dengan tempat tinggalnya.

Ketua RW 07 Tanah Merah, Tugu Selatan, Sueb, di Balai Warga RW 07, sesuai penyuluhan tentang Kependudukan dan Catatan Sipil, menjelaskan, hampir 20 tahun KTP kami semua masih menumpang dengan RT lain. Saat ini setelah dikukuhkan RT dan RW kami bisa memiliki KTP yang sesuai dengan rumah.

Menurut Sueb, jumlah penduduk di Tanah Merah sendiri mencapai 9800 jiwa dari 2700 keluarga. Mereka pun tampak senang lantaran sebentar lagi menjadi warga DKI Jakarta seutuhnya yang berhak mendapatkan berbagai fasilitas yang diberikan mulai dari kesehatan dan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Edison Sisanturi, mengaku sekarang kami masih menunggu data warga yang sedang dipersiapkan para RT, setelah data didapat baru kami semua bergerak, ungkap Edison, di Balai Warga RW 07 Tanah Merah, Tugu Selatan.

Dikatakan Edison, dengan data yang masih digodok para ketua RT, hal itu dapat mencegah terjadinya rangkap identitas warga. Karena pihaknya akan menerbitkan dokumen kependudukan, seperti nomor induk kependudukan (NIK), akte kelahiran, KTP, dan kartu keluarga (KK) dengan sistem jemput bola dan memberikan formulir kepada warga.

20 Gerobak Dagang Bagi Warga Di Rusun Marunda


Jakarta-Pemerintah DKI Jakarta terus memperhatikan nasib para pengungsi dari Muara Baru,  Penjaringan yang kini berada di Rumah Susun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Salah satunya  memberi usaha kepada beberapa orang yang telah mendaftar dan terpilih untuk membuka usaha makanan yang berada di area Rusun Marunda.

Lokasi yang di berikan oleh Pemerintah DKI Jakarta berletak di Blok 7 Cluster B di area Rusun Marunda, Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah ( Kasudin KUMK )  Jakarta Utara, Almond David mengutarakan, " kami memberikan gerobak kepada warga baru Rusun Marunda ini agar warga dapat memperbaiki perekonomian keluarganya"

Berdasarkan pemantuan, pada Sabtu (02/02/20313) lalu, saat ini  ada 8 gerobak yang sudah terpakai oleh warga Rusun Marunda untuk berdagang, dari 20 gerobak dagang yang akan direncanakan dibagikan secara gratis oleh Dinas KUMK

 “Warga yang di berikan gerobak secara cuma-cuma itu, dapat berusaha dengan berdagang, salah satunya dengan membuka usaha dagangan makanan siap saji, “kata Almon, Sabtu (02/02/2013).

Salah satu pedagang bakso, Johny mengatakan, sejak dia berdagang di kawasan ini, dirinya sangat bersyukur, Dimana setiap harinya mendapatkan penghasilan sebesar Rp 600.000 per hari. Ditempat yang dulu, saya juga berdagang dengan cara berkeliling, namun jumlah penghasilan yang saya terima setiap hari jauh dari penghasilan yang saya terima saat ini dengan membuka dagangan di Blok 7 Cluster B, Area Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara yang saat ini dinamakan sebagai kawasan kuliner. 

Menurut Almond David, taman kuliner ini akan terus kita kembangkan untuk warga Rusun Marunda, memang untuk sementara taman kuliner ini masih belum sempurna dan masih banyak yang harus di benahi.

“Taman kuliner ini akan kami bentuk seperti di Mall, dimana warga menengah kebawah dapat membeli dagangan secara terjangkau,” tambah Almon.

( Amin Hidayat )

Buruh KBN Demo Tuntut Pegawai HRD Di Copot



Jakarta-Ribuan buruh di Kawasan Berikat Nusantara Cakung, Jakarta Utara, berunjuk rasa menuntut upah dan pencopotan pegawai bagian human resource development (HRD), Rabu (6/2/2013).

Buruh yang berjumlah sekitar 4 ribu itu merupakan pekerja di dua perusahaan garment berbeda, PT Kaho Indah Citra Garment dan PT BTS Indonesia. Para buruh tersebut berorasi dan membentang spanduk yang bertuliskan tuntutan mereka. 

Salah satu poin penting yang menjadi tuntutan adalah pencopotan kepala bagian HRD karena dianggap tidak memihak kepada pekerja. "Banyak sekali kebijakan yang merugikan kami, status kami sebagai pekerja tidak diikuti perhatian yang sesuai," ungkap Nur, salah seorang buruh. 

Diantara kebijakan yang dianggap merugikan seperti kenaikan gaji yang kerap ditunda padahal waktunya sudah harus naik. Pada waktunya naik gaji, para karyawan dipaksa tanda tangan sebanyak tiga kali agar menerima gaji dari Akpindo sekitar Rp1.9 juta per bulan.

Selain itu, para buruh juga mengeluh karena hak libur mereka ditukar dengan hari Sabtu tanpa ada perhitungan lembur.

Guna mengamankan berlangsungnya demonstarasi, tampak pengamanan dari pihak kepolisian guna mengantisipasi timbulnya tindakan anarkis atau gangguan kamtibmas lainnya

Cetak Agen RW Binaan, PT. ADM Latih Ibu-Ibu PKK



Jakarta-Untuk mencetak agent yang dapat membawa Rukun Warga (RW) menjadi RW Mandiri, PT. Astra Daihatsu Motor ( ADM ), mengadakan pelatihan bagi 100 kader PKK di 2 RW Binaannya, yaitu RW 08 Kelurahan Sungai Bambu dan RW 02 Kelurahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, di ADM Technical Training Center, Jalan Gaya Motor Barat No.2 Sunter, Jakarta Utara, Rabu (06/02/2013). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Ny. Naniek Bambang Sugiyono, didampingi Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Perempuan Jakarta Utara, Irene. Serta Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Kota Administrasi Jakarta Utara, Zamrud Paudi.

Sedangkan sebagai pembicara, ADM mengundang Dewi Setyowati, S.H, MSi dari PKK Jakarta Utara. Materi yang disampaikan adalah motivasi para Kader PKK untuk aktif melakukan program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat di RW masing-masing. Kader PKK juga dihimbau untuk selalu tertib administrasi dalam semua kegiatan yang dilakukan karena itu juga merupakan faktor penentu kesuksesan sebuah program.

Selain materi dari PKK Jakut, kedepannya para kader juga akan dibekali materi 'Gugus Kendali Mutu' atau biasa disebut QCC (Quality Control Circle) dari ADM. Materi berisi metode bagaimana menganalisis akar masalah, mencari penyebabnya dan menemukan solusi. Materi semacam ini diberikan supaya para kader menjadi jeli dalam menghadapi kendala-kendala yang mungkin muncul dalam lingkungan bermasyarakat sehari-hari. Penyampaian materi QCC akan diberikan secara berkala kepada seluruh kader PKK sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.


RW Mandiri sendiri merupakan salah satu program CSR unggulan ADM sejak tahun 2011. Namun pada waktu itu hanya 1 RW yang menjadi fokus ADM yaitu RW 04 Kelurahan Sungai Bambu. Sejak tahun 2012, program RW Mandiri terus berkembang. Sekarang sudah ada 3 RW Binaan Daihatsu yang nantinya diharapkan menjadi mandiri. Ketiga RW tersebut adalah RW 04 Kel. Sungai Bambu, RW 08 Kel.Sungai Bambu dan RW 02 Kel. Papanggo. Untuk menuju mandiri, salah satu peran penting dipegang oleh PKK, karena lewat ibu-ibu kader inilah program-program dapat berjalan.

Ketua TP PKK Jakarta Utara, Naniek Bambang Sugiyono dalam kesempatan itu menyatakan,  bahwa PKK harus senantiasa aktif, utamanya dalam 10 program PKK yang sudah dicanangkan. “Hal-hal yang paling mendasar seperti kebersihan lingkungan, kesehatan ibu dan anak, tata laksana rumah tangga sudah harus dilakukan sebagai kebiasaan kita sehari-hari, dan diharapakan PKK selalu memberikan kontribusi yang positif untuk Jakarta yang lebih baik lagi yaitu Jakarta Baru”, ungkap Nanik menutup sambutannya.

BKB PAUD Wijaya Kesuma Ikut Lomba Nasional


Jakarta-Bina Keluarga Balita (BKB) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Wijaya Kesuma, di RW 13 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara siap mengikuti Lomba BKB PAUD Tingkat Nasional pada Tahun 2013. Untuk mematangkan persiapan dalam menghadapi lomba tersebut, Sekretaris Kota Jakarta Utara, Tri Kurniadi didampingi perjabat Jakarta Utara, bersama pengurus PKK Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan kunjungan lapangan, Rabu (06/02/2013).

Tri Kurniadi dalam kesempatan itu, meminta kepada seluruh kader dan aparat, dalam menghadapi lomba tingkat nasional, yang dijadwalkan penilaian dilakukan pada bulan April 2013, sejak sekarang berbagai persiapan menyangkut penilaian harus dilakukan sematang mungkin.

" Dicatat dan nanti di laporkan ke Pak Walikota, tentang apa yang akan diperlukan saat lomba nanti. Bila terdapat kekurangan kita akan cari pemecahannya, salah satunya  menjalin kerjasama dengan semua pihak, sehingga Jakarta Utara bisa tampil sebgai Juara pertama tingkat Nasional, “kata Tri Kurniadi dalam arahannya, di Balai Warga RW 13 Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.

( Amin Hidayat )