Jumat, 01 Maret 2013

12 Pejabat Eselon IV Jakut Dilantik


Jakarta-Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Muhamad Yuliadi mewakili Walikota Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono meminta kepada pejabat yang dilantik untuk memegang kepercayaan dan menjalankannya sebaik-baiknya.

“Laksanakan visi dan misi Gubernur dengan menjaga citra Pemprov DKI Jakarta dan memberikan pelayanan yang optimal serta responsif terhadap keinginan warga. Berikan pelayanan yang cepat, responsif dan laksanakan program yang tepat sasaran. Pahami tugas pokok dan fungsinya dengan berlandasan aturan yang ada sebagai landasan dalam bekerja dan berkarya,” jelas Muhamad Yuliadi, Jumat (01/03/2013), saat melantik 12 pejabat eselon IV. Turut hadir Kepala Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Utara Benyamin Bukit, Kasudin Satpol PP Jakarta Utara Boby Aryono, dan Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Utara Zainuri.

Adapun pejabat eselon IV yang dilantik yaitu Ir. Prisno Jogiara N sebagai Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Ir. Bernhard L Tobing, M.Si sebagai Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Utara, Drs. Wilson Simatupang, M.Si sebagai Kepala Seksi Dinas Kebersihan Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara, Akhmad Nasuha S.Sos sebagai Kepala Seksi Penanggulangan Sampah Suku Dinas Kebersihan Kota Administrasi Jakarta Utara, Teguh Suparman, S.Sos sebagai Kepala Seksi Olahraga dan Pemuda Kecamatan Tanjung Priok Suku Dinas Olahraga dan Pemuda Kota Administrasi Jakarta Utara, Tresje Lindia, S.Pd sebagai Kepala Seksi Olahraga dan Pemuda Kecamatan Penjaringan Suku Dinas Olahraga dan Pemuda Kota Administrasi Jakarta Utara, Sugiman, S.Sos, M.M sebagai Seksi Sarana Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Utara, Putut Jan Toko, S.Sos sebagai Kepala Seksi Sektor IV Kelapa Gading Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Utara, Lusi Andayani, SE sebagai Kepala Su Bagian Tata Usaha Satuan Polisi Pamong Praja (Sudin Satpol PP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Ade Victor M.M Siahan, STP, M.AP sebagai Kepala Seksi Ketertiban Masyarakat Sudin Satpol PP Kota Administrasi Jakarta Utara, serta Paingot Sidauruk, S.E sebagai Kepala Seksi Sudin Satpol PP Kecamatan Cilincing Kota Administrasi Jakarta Utara.( Amin Hidayat )  

Kamis, 28 Februari 2013

Jakarta Utara Gencarkan Promosi 12 Tujuan Wisata

Jakarta-Untuk lebih memperkenalan keindahan 12 tujuan wisata yang menjadi ikon atau kebanggan dari Kota Administrasi Jakarta Utara terus dilakukan, satu diantaranya dengan memperkenalkan keberadaan 12 tujuan wisata tersebut kepada anggota DPRD Kota Pangkal Pinang, saat berkunjung ke kantor Walikota Jakarta Utara. Kedatangan anggota DPRD Pangkal Pinang tersebut untuk sharing dan hearing masalah kondisi perikanan di Jakarta Utara.

Asisten Ekonomi Kota Administrasi Jakarta Utara Akhyar didampingi Sudin Peternakan Perikanan dan Kelautan (Sudin P2K), Kantor Pembangunan Kota, Sudin UMKM, serta Bagian Perekonomian Jakarta Utara menyampaikan kepada anggota DPRD Kota Pangkal Pinang bahwa Jakarta Utara dalam hal ini mempunyai lokasi wisata yang sangat lengkap dari wisata religi, pendidikan, belanja, dan air yang semuanya ada di wilayah Jakarta Utara dengan 12 tujuan wisatanya.

Ke-12 tujuan wisata di Jakarta Utara, yakni Masjid Al Alam Marunda yang terletak di Kelurahan Marunda Kecamatan Cilincing, Masjid Jakarta Islamic Center yang terletak di Kelurahan Tugu Utara Kecamatan Koja, Gereja dan Kampung Tugu yang terletak di Kelurahan Semper Barat Kecamatan Cilincing, Sentra Perbelanjaan dan Kuliner yang terletak di Kecamatan Kelapa Gading, Stasiun Kereta Api Tanjung Priok yang terletak di Kelurahan Tanjung Priok Kecamatan Tanjung Priok, Bahtera Jaya dan Yacht Club,  Taman Impian Jaya Ancol yang terletak di Kecamatan Pademangan, Kawasan Belanja Mangga Dua di Kecamatan Pademangan, Kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Masjid dan Makam Keramat Luar Batang, Pujaseri Muara Angke, Taman Suaka Marga Satwa Muara Angke yang terletak di Kecamatan Penjaringan, terang Akhyar.

Disamping itu juga, masih kata Akhyar, kami juga telah memliki produk unggulan guna menunjang 12 tempat wisata tersebut, yakni Kaos Si Pitung serta Telur Asin yang merupakan produk unggalan Jakarta Utara.

 “Dulu Pak Wapres kalau datang ke Jakarta Utara, pasti beli telur asin rasa udang yang diproduksi di Rorotan,” jelas Akhyar.

Sementara itu Kasudin P2K Sri Wahyuni mengatakan, di Jakarta Utara memiliki 5 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yakni Muara Angke, Muara Baru, Kalibaru, Cilincing, Kamal Muara, jelasnya.
"Saat ini, Pemerintah Kota Jakarta Utara sedang memberdayakan masyarakat di pinggir pesisir dengan memberi pembinaan dan pengolahan ikan," ujar Sri Wahyuni.

Kondisi perikanan di Jakarta Utara dinilai positif oleh anggota DPRD kota Pangkal Pinang. "Kami ingin sekali belajar dari Pemko Jakarta Utara mengenai masalah perikanan. Semoga kota Pangkal Pinang bisa berkembang dan bisa mensetarakan seperti Kota Administrasi Jakarta Utara", harap perwakilan anggota DPRD Pangkal Pinang.( Amin Hidayat )

Teks Foto : Asisten Ekonomi Kota Administrasi Jakarta Utara Akhyar (kanan) memberikan penjelasan kepada anggota DPRD Pangkal Pinang tentang potensi wisata di Jakarta Utara

Kader Jumantik RBS Rutin Monitoring DBD

Jakarta-Belasan kader juru pemantau jentik (jumantik) RW 04 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, melakukan kegiatan PSN (pemberantasan sarang nyamuk ) di wilayah RT 005/04 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara.

Selain PSN, mereka juga menyosialisasikan pemberantasan penyakit demam berdarah. Kata Lurah Rawa Badak Selatan Jodi Santoso, disela-sela kegiatan PSN, Jumat ()1/03/2013).

Terkait program PSN, Joddi Santoso menjelaskan pihaknya selalu memberikan penyuluhan terhadap kegiatan ini. Selain rutin dilakukan setiap Jumat, pihak puskesmas kecamatan dan kelurahan juga memberikan penyuluhan pada acara pertemuan kader posyandu, seperti arisan kader yang dilaksanakan sebulan sekali. Pihaknya juga rutin memberikan langsung ke warga melalui posyandu, dan posyandu lansia. "Jadi kami memiliki berbagai cara untuk memberikan penyuluhan tersebut," kata Joddi Santoso.

Namun demikian, Jodi Santoso juga berharap kesadaran warga dan meminta untuk proaktif melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masing-masing."Selain kader Jumantik, warga kita kita himbau untuk aktif dalam melaksanakan PSN,”tambah Jodi Santoso.

( Amin Hidayat  )

Walikota Bagikan 550 Paket Terakhir Kepada Warga Rusun Marunda


Jakarta-Seusai mengunjungi Rumah Si Pitung yang merupakan Cagar Budaya sekaligus salah satu dari 12 Jalur Destinasi Wisata Pesisir, yang menjadi ikon atau kebanggan dari wilayah Jakarta Utara.

Wali Kota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono didampingi pejabat Jakarta Utara, Camat Cilincing Djunaedi serta Lurah Marunda Ali Mudasir,  Kamis (28/02/2013), membagikan paket terakhir sebanyak 550 paket kepada penghuni Rusun Marunda, serta turut melihat secara langsung Rusun Marunda sekaligus berdialog dengan penghuni Rusun Marunda. 

Paket bantuan yang diberikan bagi penghuni Rusun Marunda tersebut, berisi beras 10 kg, mie, gula, ikan dalam kemasan kaleng (sarden), peralatan mandi, serta sabun. Penyerahan bantuan simbolis tersebut diserahkan Walikota Jakarat Utara kepada warga Rusun Marunda di Blok 8. Tujuan dari pemberian paket terakhir ini, agar warga bisa mandiri.

"Memancing warga masyarakat rusun marunda untuk bisa mandiri, kata Bambang Sugiyono.

Dengan diberikannya paket sembako in, kata Bambang Sugiyono, kehidupan masyarakat di Rusun Marunda akan kembali berjalan normal. Yang bekerja dapat menjalankan aktivitasnya, anak-anak bisa kembali bersekolah, begitupun dalam bertetangga untuk saling menjaga kerukunan dan keamanan lingkungan serta merawat tempat huniannya.

Lebih jauh Bambang Sugiyono menuturkan, selain pemberian paket sembako, ada jaminan pekerjaan bagi warga rusun Marunda.Diantaranya bekerja sama dengan pihak KBN (Kawasan Berikat Nusantara). Bahkan pihak KBN sendiri memberikan tawaran pekerjaan buat penghuni Rusun Marunda bekerja sebagai petugas kebersihan atau Cleaning Service.

Pihak KBN sendiri membutuhkan 250 orang yang bekerja di KBN.  Terbagi atas 150 orang di KBN Cakung dan 100 orang KBN Marunda.

"Ini kabar baik yang bisa dimanfaatkan bagi penghuni Rusun Marunda. Dan mereka yang punya keahlian ini bisa langsung mendaftarkan diri ke Ketua RW 7" teranf Bambang Sugiyono.

Dalam kesempatan itu Ketua RW 07 Kelurahan Marunda Aman Bogor  Hingga hari ini, Kamis (28/02/2013), baru sekitar 186 orang yang mendaftar untuk bekerja sebagai petugas kebersihan. Mulai senin minggu depan, mereka sudah bisa bekerja.

( Amin Hidayat )

Warga Ancol Minta Tanggul Kali Anak Ciliwung Di Tinggikan


Jakarta-Warga Kelurahan Ancol Kecamatan Pademangan Kota Administrasi Jakarta Utara mengharapkan tanggul Kali Anak Ciliwung yang berada di Jalan Luncur, Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara dapat di tinggikan.

“Permintaan peninggian tanggul Kali Anak Ciliwung tersebut di karenakan wilayah yang dilewati Anak Kali Ciliwung tersebut kerap kebanjiran saat musim hujan dan naiknya air laut kedarat (ROB). Saat ini tanggul kali yang mempunyai panjang kurang dari 1,5 kilo metrer tersebut dianggap terlalu rendah. Untuk itu kami berharap agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta bisa meninggikan Kali Anak Ciliwung, kata Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Ancol, Sukirno, Kamis ( 28/02/2013 ). 

Menurutnya, sejak pembangunan kali tersebut sekitar tahun 1996 hingga kini belum pernah lagi ada perbaikan. Banyak warga, katanya, di lingkungan RW 01 dan RW 04 Ancol yang mengeluhkan atas keberadaan tanggul yang terlalu rendah. "Ketika air kali penuh tanggul kali tidak dapat mencegahnya sehingga air kali tumpah kepemukiman warga setempat. Kami berharap tanggul yang kini hanya setinggi 50 cm sampai 70 cm dapat di tinggikan hingga 1,5  meter," harapnya.

Permintaan warga atas peninggian Kali Anak Ciliwung tersebut, kerap kali di suarakan saat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) baik ditingkat kelurahan hingga tingkat kota.

 "Sudah dua tahun ini kami tidak lagi menyuarakan aspirasi itu. Karena, sebelumnya telah kami suarakan baik lisan maupun tulisan namun tidak pernah terealisasi. padahal kami sangat menginginkan ada pembangunan kembali," tambahnya.

Pengembangan 12 Destinasi Wisata Pesisir, Mampu Mendongkar Kunjungan Wisatawan




Jakarta-Walikota Jakarta Utara  Bambang Sugiyono bersama jajaran Suku Dinas ( Sudin )  Jakarta Utara melakukan peninjauan dan pengecekan ke salah satu destinasi wisata pesisir yaitu Rumah Si Pitung yang berada di wilayah Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (28/02/2013) siang. 

Dalam kunjungan tersebut Walikota meminta kepada Sudin Pariwisata, Kebudayaan, Pendidikan, PU Jalan, Perumahan, Perikanan, UMKMK, PU Air, Pertamanan, dan jajaran unit yang terkait di obyek wisata Marunda, untuk terlibat langsung mengembangkan wisata Rumah Si Pitung. 

“Keterlibatan secara langsung diperlukan dengan tujuan agar tempat wisata ini yang menjadi salah satu dari 12 Destiansi Wisata Pesisir Jakarta Utara ramai dikunjungi masyarakat, “ kata Bambang Sugiyono, kepada para wartawan. 

Masih diungkapkan oleh Bambang, bahwa tempat wisata ini sudah baik, tinggal memoles sarana pendukungnya oleh karena itu para Sudin untuk bersama-sama membantu mengembangkannya.

Pengembangan yang harus dilakukan, salah satunya adalah penyediaan lahan parkir, pengembangan kuliner di arel wisata, promosi, penataan penghijauan, perbaikan jalan dan saluran serta pemberdayaan masyarakat sekitar untuk membangun lapangan usaha, tambah Bambang.( Amin Hidayat )

Penetapan Skala Prioritas Harus Mencermati Kebutuhan Warga


Jakarta-Asisten Kesehatan Daerah Kota Administrasi Jakarta Utara, Suroto membuka musyawarah rencana pembangunan, (MUSRENBANG) tingkat Kecamatan Koja, Kamis (28/2/2013).

Musrenbang Kecamatan Koja mengindentifikasi usulan pembangunan yang berasal dari rembug RW, maupun musrenbang tingkat kelurahan. Adapun jenis usulannya mulai dari pengerukan saluran, penghijauan, pengerjaan tutup lubang ringan, dan sebagainya.Dari usulan tersebut, kemudian  di indentifikasi apakah bisa dilaksanakan ditingkat kecamatan atau di tingkat Suku Dinas.

Dalam penetapan skala prioritas usulan rencana pembangunan  harus benar-benar mencermati kebutuhan warga. Lakukan pemilihan rencana pembangunan secermat mungkin, supaya semua bisa tepat guna dan tepat sasaran, minta Suroto.

Pada kesempatan tersebut Camat Koja Dedi Tarmidzi berpesan agar pelaksanaan Musrenbang Kecamatan dapat berjalan baik dan diikuti secara serius oleh seluruh peserta, karena Musrenbang Kecamatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pembahasan Rembug RW dan Musrenbang Kelurahan yang telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu.  Hasil Rembug RW tersebut nantinya akan menjadi acuan dari seluruh pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan mulai dari Tingkat Kelurahan, Kecamatan, Kota dan Provinsi.
Musrenbang Kecamatan Koja yang dilaksanakan pada tahun ini dihadiri oleh unsur Kanppeko Kota Administrasi Jakarta Utara, unsur Sudin Teknis Kota Administrasi Jakarta Utara, Muspika Koja, Para Lurah, Para Kasi Dinas/Kasi Kecamatan/Kasubag Kecamatan, Ka. Puskesmas Kecamatan, unsur PKK Kecamatan, Para Ketua RW, para Ketua LMK, ormas dan lembaga kemasyarakatan yang ada di Kecamatan Koja, juga turut hadir anggota DPRD DKI Jakarta. ( Amin Hidayat )


Teks Foto : Camat Koja Dedi Tarmidzi memimpin langsung Musrenbang Kecamatan Koja