Rabu, 27 Maret 2013

Mobil Pelayanan UUG Keliling Resmi Beroperasi Di Jakut


Jakarta-Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Suku Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), DKI Jakarta, Silviana Murni yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, meluncurkan perdana mobil pelayanan keliling perizinan Undang Undang Gangguan (UUG) di Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara. 

Peluncuran mobil pelayanan keliling UUG adalah salah satu upaya jemput bola sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Silviana Murni mengatakan pengurusan gampang asal memenuhi syarat, jelas harganya sudah tertera disana termasuk persyaratannya sepeti bikin kafe, salon, toko peralatan kesehatan dari yang kecil sampai yang besar bisa dilayanai dengan mobil pelayanan ini,”katanya didampingi Walikota Jakarta Bambang Sugiyono dan Kasatpol PP Jakarta Utara Boby, saat kegiatan Pelayanan Terpadu Malam Hari, di Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara, Selasa (26/03/2013) malam.

Dalam kesempatan itu, Silviana, juga mengatakan Satpol PP sekarang menjadi mitra dan sahabat masyarakat.

Sementara itu Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono,  menambahkan digelarnya pelayanan terpadu malam hari ini dilaksankan mengingat aktifitas warga Jakarta cukup padat sehingga Pemda DKI Jakarta mengambil kebijakan membuat pelayanan malam hari.

Kegiatan pelayanan terpadu malam Hari ini telah dilakukan 2 tahun lalu, berdasarkan masukan dari petugas yang bertugas pada pelayanan malam hari, serta berdasarkan evaluasi, dimana sebelumnya kegiatan pelayanan terpadu malam hari di laksanakan Setiap Jumat Malam Sabtu, maka mulai hari ini dan seterusnya dilaksanakan setiap Selasa Malam Rabu, tambah Bambang Sugiyono.

Dalam kegiatan Pelayanan terpadu malam hari ini, meliputi 22 macam pelayanan baik dari interen, ekternal maupun dari Kepolisian seperti SIM keliling. Ada bidang kependudukan , Kartu Kuning, Nikah missal ada 1 pasangan, penyuluhan sosial, Konsoltasi dan informasi IMB, Tata Kota, Izin UUG, kesehatan dan pariwisata dan lainnya.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Silviana Murni didampingi Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono meninjau secara langsung pelaksanaan kegiatan Pelayanan Terpadu Malam Hari, di Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara.

Kecamatan Koja Raih Juara Umum STQ Tingkat Kota


Jakarta-Seleksi Tilawatil Quran (STQ)  yang digelar Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara selama dua hari mulai Selasa (26/03/2013) dan Rabu (27/3/2013) ini, mendapat respon positif dari masyarakat. Tercatat ada sekitar 79 peserta yang berasal dari anak putra, anak putri, remaja putra dan remaja putri mendaftarkan diri dalam kegiatan tersebut. 

Ketua Panitia STQ Jakarta Utara, Mumu Mustahid, didampingi Ketua Dewan Hakim, H. Munawir Haris, menuturkan  bahwa pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) tahun 2013 di tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara sebelumnya sudah di adakan Seleksi terlebih dahulu di tingkat kecamatan se Kota Administrasi Jakarta Utara.

Penyeleksian pada tahun ini, lanjut Mumu, baru dilaksanakan di tingkat kecamatan, dan  kemungkinan besar pada tahun 2014 mendatang akan di adakan penseleksian di tingkat kelurahan. Dimana juara pada tingkat kota ini,  akan di pilih untuk ikut serta di tingkat DKI Jakarta, yang direncanakan akan dilaksanakan April 2013 mendatang di Provinsi Bangka Belitung.

Adapun keluar sebagai Juara Umum STQ Tingkat Kota Tahun 2013, diraih kembali oleh Kecamatan Koja, tambah H. Munawir Haris

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, mengatakan bahwa STQ merupakan salah satu wujud dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap Al-qur'an yang semakin hari semakin tidak populer khususnya di kalangan umat Islam, oleh sebab itu usaha membumikan Al-qur'an selalu di programkan untuk menunjang program Nasional.

Selain itu juga di Jakarta Utara banyak sekali potensi pecinta Al-qur'an tetapi belum diolah secara maksimal, selain itu juga di Jakarta Utara banyak sekali para ahli Al-qur'an seperti Ustad H. Syatibi, Ustad Munawir haris dan juga para penyuluh agama Islam dari kantor Kementerian Agama.

Tujuannya diadakan STQ ini untuk mencari bibit-bibit unggul dikalangan masyarakat mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. ”Kegiatan ini rutin kami lakukan dengan tujuan, selain untuk mempertebal rasa keimanan kita kepada sang maha pencipta juga mengajarkan membaca Al Qur'an kepada anak sejak dini,”tambah Bambang.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi menyerahkan secara simbolis penghargaaan  kepada para juara STQ Tingkat Kota Tahun 2013 dari tingkat anak-anak, remaja putra dan remaja putri

Selasa, 26 Maret 2013

Posyandu Lansia Hadir Di Sungai Bambu


Jakarta-Untuk memberikan kesempatan hidup yang lebih baik lagi kepada para orang tua lanjut usia (lansia) di wilayah Kelurahaan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara saat ini telah terbentuk dan  berdiri posyandu lansia baik di tingkat kelurahan maupun di tiap RW.  Demikan diungkapkan oleh Agustina, SKM, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Kelurahan Sungai Bambu, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Rabu (26/03/2013).

Posyandu Lansia ini, masih katanya, merupakan program sarana untuk membina dan merawat kesehatan Manula. Memang program ini sekarang ini terus digencarkan dan digalakkan, dengan tujuan untuk memberikan kemudahan kepada para lansia untuk berobat atau konsultasi lainnya.

Untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Posyandu Lansia, ditambahkan Agustina, dalam hal ini melibatkan bidan praktek swasta, dan dokter yang bermukim atau berpraktek di Kelurahan Sungai Bambu. Dalam setiap kegiatan Posyandu Lansia, kami juga mendapatkan bantuan dari stake holder, yakni  Group PT. Astra Internasional, Tbk.     

Saat ini jumlah pasien yang aktif di Posyandu Lansia di se-Kelurahan Sungai Bambu berjumlah 200 orang. Jumlah ini diperkirakan akan nambah, karena respon masyarakat saat ini sangat tinggi, tambah Agustina.
Warsinah, 70, nenek warga 06, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara mengaku sangat terbantu adanya layanan Posyandu Lansia. 

“Kalau orang tua seperti saya ini jangankan jalan 2 km, 500 meter saja sudah ngos-ngosan. Maka dari itu dengan adanya Posyandu Lansia ini sata Alhamdulillah, tidak kerepotan lagi, disamping jarak dari rumah dekat pelayanan juga cepat,”jelas Warsinah.

( Amin Hidayat )

Teks foto : pemeriksaan kesehatan bagi anggota Posyandu Lansia, di Halaman Kantor Kelurahan Sungai Bambu,  baru-baru ini.  

Bazis Jakut Berikan Kuliah Gratis Bagi Guru PAUD Tahap ke-2

Jakarta-Badan Amal Zakat dan Infaq ( Bazis ) Kota Administrasi Jakarta Utara mengelar kegiatan sosial dengan memberikan kuliah gratis Pendidikan Usia Dini (PAUD) tahap ke-2 bekerjasama dengan Sekolah Tinggi INSIDA Jakarta Utara. Kegiatan kuliah perdana tahap ke-2 tersebut, dibuka oleh Walikota Jakarta Utara Bambnag Sugiyono, serta di hadiri oleh Kepala Bazis Jakarta Utara Ali Abdullah, Kordinator Sekolah Tinggi INSIDA Jakarta Agus Waluyo, serta mahasiswi PAUD tahap ke-2

Kepala Bazis Jakarta Utara, Muhammad Alwi, menuturkan bahwa kegiatan kuliah gratis telah dilaksanakan pada tahun 2012 lalu, dan pada tahun 2013 ini dibuka tahap ke-2.

Dibukanya kembali kuliah guru PAUD tahap ke-2 ini, adalah berdasarkan usulan dari Walikota Jakarta Utara, dimana sumber dananya berasal dari yang masyarakat dan pegawai. Dimana dana yang diperlukan untuk merealisasikan kuliah gratis guru PAUD, untuk angkatan pertama sebesar Rp 150 juta/tahun, dan untuk dana angkatan kedua sebesar Rp 150 juta/tahun, sehingga total dana keseluruhan dari angkatan pertama dan kedua sebesar Rp 30 juta/tahun, dimana pada saat ini kami bayar semuanya, yang mana dana tersebut bersumber dari Bazis DKI Jakarta, ujar Muhammad Alwi.
.    
Dalam kesempatan tersebut Muhammad Alwi juga menuturkan sesuai dengan usulan Walikota Jakarta Utara, dimana semua marbot di Jakarta Utara dapat dibantu oleh Bazis, maka pada tahun ini marbot se-Jakarta Utara juga mendapatkan bantuan, selain marbot, bantuan juga kami berikan kepada guru ngaji, guru madrasah, siswa SD, SMP, SMA dan Mahasiswa, bantuan bagi masjid dan mushollah, bantuan bencana, beasiswa guru PAUD, Pondok Dhuafa, serta Pendidikan Dasar Ulama.

Sementara itu Kepala Bazis DKI Jakarta, Ali Abdullah, menjelaskan bahwa pada tahun 2012 kemaring, Bazis Jakarta Utara berhasil mengumpulkan ZIS sebesar Rp 7,5 Miliar dimana dana tersebut  bersumber dari masyarakat dan aparat, serta pejabat Jakarta Utara untuk menyisihkan infaq dan Shadakohnya melalui Bazis Jakarta Utara. Untuk tahun depan target Bazis Jakarta Utara ditargetkan sebesar Rp 8 Miliar. 

Dengan adanaya kegiatan kuliah ini, masih kata Ali Abdullah bertujuan untuk meningkatkan pendidikan di PAUD, dengan adanya hal ini maka anak didfik kita bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas yang diberikan oleh para pengajar PAUD.


Koordinator Sekolah Tinggi INSIDA Jakarta Utara, Agus Waluyo berharap kegiatan ini adalah sebagai langkah yang baik dalam rangka mencerdaskan bangsa. Dan saya berharap agar para siswa yang menuntut ilmu bersunggug-sungguh dalam belajar.

Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono dalam arahannya sekaligus membuka kuliah perdana, menyatakan dengan adanya pemberian kuliah gratis bagi guru PAUD yang belum S1, maka dapat menambah pengetahuan bagi guru PAUD, dan saya sangat berharap agar seluruh guru PAUD di Jakarta Utara bisa mengeyam pendidikan hingga S1. 

Dalam kesempatan tersebut Walikota turut memberikan bantuan dana secara simbolis bagi pengasuh pondok pesantren, Mustamin Munir, serta kepada Kordinator Sekolah Tinggi INSIDA Jakarta Agus Waluyo, dan turut pula menyematkan jaket almamater kepada mahasiswi.

( Amin Hidayat )


Teks Foto : Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono, Kepala Bazis Jakarta Utara, Muhammad Alwi, Kepala Bazis DKI Jakarta Ali Abdullah, serta Pengasuh Pondok Pesantren, Mustamin Munir, serta Kordinator Sekolah Tinggi INSIDA, Agus Waluyo berfoto bersama.

Penyuluhan Hukum Bagi Aparat Pemerintah



Jakarta-UNTUK meningkatkan pemahaman hukum bagi aparat pemerintah di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, Bagian Hukum Setkodya Jakarta Utara mengelar penyuluhan hukum bagi aparat pemerintah, di Ruang Pola Lantai II, Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (26/03/2013). Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi.

Wakil Wakil Walikota, Tri Kurniadi, menyatakan pembangunan aparatur merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan hukum dalam negara oleh karenanya pembangunan hukum sangat penting dalam pemerintahan. Perlu pemahama dalam tugas-tugas pelayanan masyarakat dan pelayanan publik ini perlu dilakukan oleh setiap instansi pemerintah agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Lanjut Tri, hukum perlu dipahami masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak perlu dilakukan yang menyangkut hukum. Ini perlu di pahami pemerintah terlebih dahulu untuk menyadarkan masyarakat dalam menyadari hukum.

Kepala Bagian Hukum Setkodya Jakarta Utara, Dewi Sartika, menuturkan Dengan peningkatan wawasan hukum bagi aparat pemerintah kota Administrasi Jakarta Utara wujudkan kompetensi dan konsistensi aparat dalam menjalankan amanah pemerintah daerah.

( Amin Hidayat ) 

Kel. Rorotan Wakili DKI Lomba Pemanfaatan Pekarangan Tingkat Nasional


Jakarta-Untuk kedua kalinya Kota Administrasi Jakarta Utara berpartisipasi dalam lomba Pemanfaatan Tanah Pekarangan ( PTP ) Tingkat Nasional. Setelah Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja mendapatkan juara kedua pada lomba tersebut tahun 2011 silam. Kali ini Kelurahan Rorotan yang mewakili DKI Jakarta dalam memperebutkan lomba Pemanfaatan Tanah Pekarangan Tingkat Nasional Tahun 2013 yang diikuti para kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan telah dinilai atas kinerjanya, belum lama ini.

Ketua TP PKK DKI Jakarta, Iriana Joko Widodo yang turut hadir dalam penilaian tersebut mengaku, bangga dengan kader PKK Rorotan yang mampu mewakili DKI Jakarta dalam perlombaan Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP) tingkat nasional 2013.

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono menuturkan, Jakarta Utara sudah dua kali mewakili DKI Jakarta pada lomba tersebut, yaitu Kelurahan Tuguselatan yang berhasil menjadi juara kedua pada tahun 2011 silam. Kemudian, kali ini Kelurahan Rorotan yang berkesempatan mewakili DKI Jakarta. "Dengan pengalaman juara kedua yang diraih Kelurahan Tuguselatan pada tahun 2011 silam, tentunya pada tahun ini Kelurahan Rorotan diharapkan mampu meraih juara pertama," harapnya.

Kelebihan wilayah Rorotan, kata Bambang memiliki banyak kelebihan, seperti sawah sebanyak 525 hektar dengan hasil panen mencapai 6,2 ton atau setara Rp 15 miliar sekali panen. Selain itu, banyak budi daya lele, buah naga, dan sayuran dilakukan warga setempat, dan ini merupakan nilai lebih bagi wilayah tersebut.



Produk Tak Terpakai Di Sulap Jadi Souvenir


Jakarta-Tangan-tangan terampil kader PKK Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, dapat menyulap barang yang tidak terpakai menjadi berharga. Kain Perca sisa bahan konveksi berkat inovasi dan keterampilan tangganya disulap menjadi berbagai produk unggulan yang mendatangkan uang.

Mereka tergabung dalam Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) para kader begitu jeli memanfaatkan peluang, melihat banyaknya kain perca yang ada dilingkungannya mereka bergerak untuk memanfaatkan. Sampah tersebut dimanfaatkan dan dijadikan berbagai souvenir.

Ketua TP PKK Kelurahan Sungai Bambu, Dian Samsu Rizal Khadafi mengatakan kerajinan tangan tersebut dikerjakan oleh ibu-ibu PKK, sampah dari sisa bahan konveksi dikumpulkan dan dijadikan barang seperti tas, topi, dompet, keset, bantal, tempat tisu dan lain-lain.

Dari hasil keterampilan tangan tersebut, dapat menghasilkan dan meningkatkan pendapatan keluarga karena produk-produknya laku di jual. “Memang masih kecil, tapi paling tidak bisa membeli bumbu dapur,” tambah Dian.

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Kader TP PKK Kelurahan Sungai Bambu menujukkan hasil kerajinan tangan