Selasa, 09 April 2013

Sudin Dikdas Sosialisasikan UN SD dan SMP 2013


Jakarta-Dalam rangkaian kegiatan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013, Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Sosialisasi penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Jenjang SD sederajat, dan SLTP sederajat, baik negeri maupun swasta, bertempat di Balai Yos Sudarso Lantai III, Kompleks Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (09/04/2013). 

Dengan menghadirkan nara sumber yakni, Taufik Nurrahman, dan Farerudin Setiawan, Budiarto dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta. 

Kepala Sudin Dikdas Jakarta Utara, Dian Hardian, dalam sambutannya, menuturkan kita patut berbangga untuk sosialisasi UN 2013, Jakarta Utara mendapatkan prioritas utama, dimana wilayah lain belum diberikan sosialisasi ini.

Masih kata Dian, tidak terasa oleh kita dengan seiringinya berjalannya waktu, kita akan menghadapi hajat besar atau hajat nasional yaitu UN untuk tingkat SD dan SMP tahun 2013. UN merupakan barometer tolak ukur keberhasilan sekolah, keberhasilan kinerja kita selama ini selama setahun dimana keberhasilan sekolah dikur dari bagaimana siswa kita dapat berhasil meraih kelulusan menuju jenjang yang lebih tinggi dengan nilai yang maksimal. 

Bila kita berkaca kebelakang pada tahun 2012 lalu, bahwa kelulusan SD di Jakarta Utara 100 persen.Namun masih ada ganjalan untuk SMP-nya, yaitu jumlah kelulusan belum seratus persen, karena ada satu peserta yang ikut UN ada yang tidak lulus. Ketidak lulusan siswa tersebut bukan karena sekolahnya lalai, namun lebih karena siswa tersebut, dimana siswa tersebut pada hari pertama dan kedua masih tetap datang meskipun masih bersusah payah, dan pada hari ketiga siswa tersebut tidak hadir mengikuti UN, dan terakhir ada informasi siswa tersebut pulang kampung. 

Secara kwalitas, masih kata Dian Hardian, secara keseluruhan nilai UN mengalami peningkatan, tetapi secara peringkat masih tetap betah di urutan ke-5 di DKI Jakarta. Mudah-mudahan tahun ini, saya dan kita berharap, mudah-mudahan ada peningkatan nilai UN dan juga peringkatnya, syukur-syukur kalau kita bisa menduduki peringkat pertama di DKI Jakarta. 

“Untuk itu kita tetap harus optimis dan tidak boleh patah semangat, kita gelorakan semngat ini untuk mencapai hasil maksimal,” ujar Dian Hardian.

Sementara itu  Taufik Nurrahman, menuturkan jadwal UN SMP atau sederajat dilaksanakan pada Senin 22 April 2013, dan UN susulan dilaksanakan pada Senin, 29 April 2013, dengan mata pelajaran UN yakni, Bahasa Indonesia. 

Hari kedua UN dilaksanakan pada Selasa 23 April 2013, dan UN susulan dilaksanakan pada tanggal 30 April 2013 dengan mata pelajaran UN yakni Bahasa Inggris. Untuk UN hari ketiga dilaksanakan pada tanggal 24 April 2013, sedangkan UN susulan dilaksanakan pada Rabu, 01 Mei 2013 dengan mata pelajara UN yakni Matematika, Dan UN hari keempat sendiri, dilaksankana pada Kamis, 25 April 2013, dan UN usulan dilaksanakan pada tanggal Kamis, 02 Mei 2013, dengan mata pelajaran UN yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 

Sedangkan pelaksanaan UN SD atau sederajat dilaksanakan pada tanggal 6 sampai 8 Mei 2013, dan pelaksanaan Ujian Sekolah (US) dilakasnakan dari tanggal 15 hingga 18 April 2013, tambah Taufik.

( Amin Hidayat )

Salon dan Dua Rumah Di Lalap Si Jago Merah

Jakarta-Sebuah salon dan dua rumah di Jalan Enim  RT 4 RW 2 Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara hangus terbakar api. Api mulai menjalar sekitar pukul 11.40 siang ini membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Api yang berasal konsleting listrik yang berasal rumah penyimpanan alat-alat Salon Novi.


Menurut Ketua RT 04, Cipto akibat kebakaran tersebut sebanyak 10 jiwa kehilangan tempat tinggalnya. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Ridwan Effendi Perwira piket Sudin Damkar Jakarta Utara menjelaskan, sebanyak 13  DPK ditambah satu unit mobil PMI Jakarta Utara diterjunkan.

 "Api berhasil dipadamkan 45 menit kemudian. saat ini petugas kami sedang melakukan pengecekan bersama polisi apa penyebab terjadinya kebakaran" ujarnya.

Wawalkot Ajak Guru Pembimbing Cegah Kenakalan Remaja

Wakil Walikota Tri Kurniadi memberikan sambutan
Jakarta -Untuk mencegah terjadinya tawuran, dan penggunaan Narkoba dikalangan pelajar, Bagian Pendidikan Mental dan Spritual (Dikmental ) Kota Administrasi Jakarta Utara, mengelar kegitan kordinasi para guru pembimbing dalam menangani angka kenakalan remaja (perkelahian) antar pelajar di tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara, di Ruang Bahari Lantai 14, Kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (09 April 2013).

Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi meminta kepada guru pengajar untuk mengingatkan dan mengajak para siswa agar menghindari kenakalan remaja, dengan begitu siswa juga dapat memberikan sosialisasi kepada teman-temannya untuk menjauhi kenakalan remaja.

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini, terang Mumu Mustahid, Kepala Dikmental  Jakarta Utara menjelaskan kegiatan ini adalah untuk mewujudkan anak bangsa yang bebas narkoba, serta memberikan pemahaman kepada kaum muda tentang sangsi hukum yang berkaitan dengan kenakalan remaja.

Sementara itu Sukasto, SH, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok, dalam paparan berkaitan dengan kenakalan remaja atau pelajar di tinjau dari segi hukum, menjelaskan faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja atau pelajar karena lemahnya Agama, kurangnya pengawasan orang tua  keluarga, ekonomi lemah, kurangnya pengawasan sekolah, lingkungan pergaulan di sekolah yang salah, lingkungan pergaulan di masyarakat yang salah, rendahnya tingkat pendidikan, globalisasi media informasi, dan lain-lain.

Bentuk-bentuk kenakalan remaja atau pelajar, seperti pelajar sekolah yang merokok, meminum minuman keras (beralkohol), bolos sekolah, melawanb orang tua atau yang lebih tua, melawan guru, melanggar ketentuan sekolah, dan lain-lain. Bentuk-bentuk kejahatan yakni main judi, mengkonsumsi Narkoba, berkelahi atau lawan tanding, tawuran atau merusak, mencuri, pelecahan seksual, meminta paksa uang atau barang milik teman (malak, notok, meras), dan lain-lain.

"Untuk itu hindari kejahatan sekarang masa depan ada ditanganmu", tambah Sukasto.

Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Utara, AKP Sri, dalam paparannya tentang pola penanganan tawuran pelajar dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan, mengatakan  perkelahian pelajar adalah pertikaian yang terjadi antar individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok yang hanya termasuk dalam kasus tindak pidana ringan dan pelanggaran, apabila tidak ditangani dengan segera dan cepat maka dapat mengakibatkan pertikaian berkembang besar, bahkan mengarah ke tawuran pelajar yang melibatkan beberapa kelompok atau sekolah bahkan masyrakat yang ada din sekitarnya.

Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tawuran, terangnya, karena sulitnya kendaraan umum yang menjadi transportasi, berkumpulnya pelajar dipinggir jalan sepulang sekolah, adanya anggapan bahwa menang tawiran dianggap sebagai jagoan dan jadi trend atau gaya, adanya campur tangan para alumni sekolah yang tak bertanggung jawab, pengaruh obat terlarang atau narkoba, serta selalu membawa senjata tajam dengan alasan membela diri.

Akibat dari tawuran, yakni hancur atau rusaknya sarana transportasi (bus, angkot, dan kereta api), hancurnya fasilitas umum, menimbulkan rasa takut atau kekhawatiran masyarakat, hancurnya masa depan bagi para pelajar sendiri dan harapan orang tua, dan dapat menggangu ketertiban umum.

Lalu siapa yang berperan menagani tawuran, ia kembali mernjelaskan, yakni pemerintah atau sekolah, masyarakat serta polri. Adapun upaya-upaya yang dilakukan Polres Metro Jakarta Utara dalam rangka mencegah terjadinya tawuran pelajar diantaranya, pelatihan polisi siswa di Gedung Judo Kelapa Gading dari tanggal 13 sampai 15 Febuari 2013 lalu, pelatihan polisi siswa di Polres Metro Jakarta Utara pada tanggal 8 Febuari 2013, pembuatan perpustakaan multimedia di Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara, dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Darurat Kartini pada tanggal 26 November 2012 lalu.


( Amin Hidayat )


Senin, 08 April 2013

Drs.Tahta Yujang, Terus Berbenah

Lurah Pluit, Kecamatan Pluit, Kota Administrasi Jakarta Utara , Drs. Tahta Yujang meminta semua komponen masyarakat termasuk para Ketua RT dan RW bekerja keras untuk terus berbenah.

”Mulai hari ini harus terus berbenah, kendati berbagai prestasi telah diraih di Jakarta Utara, kita tak boleh berpuas diri sampai disini,” kata Lurah Pluit, Drs. Tahta Yujang.

Menurutnya, penilaian adipura bukan mutlak merupakan barometer dari hasil kesigapan segenap masyarakat, pemerintah kelurahan dan semua elemen yang terkait di dalamnya dalam mewujudkan K3 (Kebersihan, Ketertiban, & Keindahan).

Melainkan sebagai sarana penyemangat untuk mewujudkan lingkungan bersih indah dan sehat.  “Target sebenarnya dalam mewujudkan K3 adalah guna eningkatkan kenyamanan dan kesehatan serta ketertataan lingkungan,” kata Tahta.

Tahta Yujang  meminta kepada seluruh elemen Kelurahan untuk  turun kelapangan guna melakukan pemantauan dan langsung melakukan aksi dengan kerja bhakti rutin bersama masyarakat  di setiap minggu pagi serta malakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) hari Jumat dari jam 09.00 wib Sampai 09.30 WIB.

”Dengan melakukan aksi langsung di lapangan kita sekaligus dapat mengevaluasi kekurangannya untuk segera  bisa diperbaiki.  Jangan leha-leha, jangan tenang-tenang aja tapi harus ditangani serius,” tegasnya. Lurah Pluit, Kecamatan Pluit  Jakarta Utara , Drs. Tahta Yujang meminta semua komponen masyarakat termasuk para Ketua RT dan RW bekerja keras untuk terus berbenah.

”Mulai hari ini harus terus berbenah, kendati berbagai prestasi telah diraih di Jakarta Utara, kita tak boleh berpuas diri sampai disini,” kata Lurah Pluit, Drs. Tahta Yujang saat ditemui TintaMerahNews.Com, kemarin.

Menurutnya, penilaian adipura bukan mutlak merupakan barometer dari hasil kesigapan segenap masyarakat, pemerintah kelurahan dan semua elemen yang terkait di dalamnya dalam mewujudkan K3 (Kebersihan, Ketertiban, & Keindahan).

Melainkan sebagai sarana penyemangat untuk mewujudkan lingkungan bersih indah dan sehat.  “Target sebenarnya dalam mewujudkan K3 adalah guna eningkatkan kenyamanan dan kesehatan serta ketertataan lingkungan,” kata Tahta.

Tahta Yujang  meminta kepada seluruh elemen Kelurahan untuk  turun kelapangan guna melakukan pemantauan dan langsung melakukan aksi dengan kerja bhakti rutin bersama masyarakat  di setiap minggu pagi serta malakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) hari Jumat dari jam 09.00 wib Sampai 09.30wib.

”Dengan melakukan aksi langsung di lapangan kita sekaligus dapat mengevaluasi kekurangannya untuk segera  bisa diperbaiki.  Jangan leha-leha, jangan tenang-tenang aja tapi harus ditangani serius,” tegasnya.

Walikota Jakut Ingatkan Aparatnya Jangan Lupa PSN


Walikota memukul kentongan tanda dimulainya kegiatan PSN di RW 02 dan 10 Kelurahan Koja, baru-baru ini. 
Jakarta-Buruknya cuaca yang tidak menentu saat ini, warga diminta tetap waspada menjaga kebersihan lingkungan. Warga juga diminta menggiatkan 3 M (Menimbun, menguras, menutup) saluran air, bak serta barang-barang yang sudah tidak terpakai. Jika ini sudah dilakukan diharapkan penyakit yang mematikan DBD tidak akan menyerang warga.

Selain itu petugas kelurahan maupun kecamatan juga diminta meningkatkan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) setiap hari Jumat. “Saya minta lurah dan camat jangan lengah, tetap harus menggiatkan PSN dan 3M di wilayah. Hal ini dilakukan tujuannya supaya nyamuk DBD tidak bersarang di tempat-tempat yang banyak genangan,”jelas Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono, seusai pembekalan Seleksi Jabatan Lurah Dan Camat, di Balai Yos Sudarso Lantai III, Kantor Walikota Jakarta Utara, baru-baru ini.

Selain fokus pada PSN setiap Jumat pagi, kegiatan bersih-bersih juga harus dilakukan setiap hari. Tujuannya agar wabah demam berdarah bisa dicegah sejak dini" ujar Bambang Sugiono.

Mekanismenya kata Bambang, kegiatan PSN meski dilaksanakan oleh setiap RW secara bergantian, dan puncaknya setiap Jumat pagi tetap dilaksanakan. "kalau masyarakat sudah sadar pentingnya PSN maka bahaya penyakit terhindar" tuturnya.

Bambang juga menekankan, kepada para Lurah dan Camat untuk terus memperhatikan lingkungannya, gerakan PSN jangan sampai diabaikan serta untuk terjun ke masyarakat setiap hari. "Jadi kalau ada lurah dan camat yang mengabaikan PSN akan ada sangsi" tegasnya.

Menanggapi permintaan Walikota itu Lurah Sukapura, Mudzakir bersama warga, setiap Jumat Pagi melakukan kerjabakti membersihkan lingkungan dan PSN.

“PSN ini setiap Jumat kami lakukan dengan lokasi pindah-pindah, saya berharap dengan cara ini masyarakat akan terhindar dari nyamuk yang mematikan tersebut,”ungkapnya.

( Amin Hidayat )

Lima RW di Kelurahan RBS, Dapat Program PNPM


Bambang Tri Praptono
Jakarta-Sebanyak 5 Rukun Warga (RW) di wilayah Kelurahan Rawa Badak Selatan ( RBS ) Kecamatan Koja Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan APBD tahap 2 tahun anggaraan 2012.

Demikan diungkapkan oleh Bambang TP, Ketua PNPM Rabasela, saat ditemui di Kantor Kelurahan RBS, Selasa (08042013). Untuk kegiatan PNPM Tahap 2 tahun anggaran 2012 ini, terang Bambang TP, dilaksanakan di 5 RW dengan jenis kegiatan di RW 01 yakni pengerjaan kavling blok gang 10 November III, serta pembuatan plat penutupan saluran.

Untuk dilingkungan RW 02 dengan jenis kegiatan pengerjaan rabat beton gang Dahlia, RW 03 pengerjaan kavling blok jalan gang H. Bakrie RT 13, pemasangan 34 titik PJU di lingkungan RW 04, serta di RW 05 dilaksnakan kegiatan rabat beton

"Untuk kegiatan di RW 04 dilaksanakan pada pertengahan April 2013 ini, dan kegiatan di RW 01,02,03 dan 05 telah dilaksnakan. Kegiatan yang dilaksanakan lewat PNPM tersebut merupakan usulan dari masyarakat, yang telah disampaikan lewat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Dari usulan musrenbang yang tidak tertampung lewat dana penguatan kelurahan dan kecamatan, usulan itu yang dilaksanakan lewat PNPM, " ujar Bambang TP.

Dalam kesempatan itu juga, Bambang berharap dengan dilaksanakannnya kegiatan PNPM ini, setiap kegiatan PNPM diharapkan dapat menyentuh dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Karena kegiatan PNPM juga adalah program prioritas juga dapat menunjang harapan masyarakat yang disampaikan oleh masyarakat.


( Amin Hidayat )






Minggu, 07 April 2013

Januari-April, 500 Pohon Di Pangkas


Jakarta-Suku Dinas Pertamanan Kota Administrasi Jakarta Utara terus mengintensifkan upaya penopingan atau pemangkasan pohon rawan tumbang di wilayahnya. Buktinya, sejak Januari hingga April 2013 ini, tercatat sudah sebanyak 500 pohon rawan tumbang yang dipangkas di enam kecamatan di wilayah itu. Pohon yang dipangkas tersebut diantaranya berjenis angsana, bintaro, dan asem kranji.

Ratusan pohon tersebut terpaksa dipangkas lantaran kondisinya sudah rimbun, rapuh, mudah patah, dan rawan tumbang. Pohon yang dipangkas itu di antaranya berada di Jl Yos Sudarso, Jl Danau Sunter Selatan, Jl Pademangan Timur, Jl Tipar Cakung, dan Jl Plumpang Semper.

"Sepanjang tahun ini sudah ada 500 pohon yang dipangkas. Hal ini kita lakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang yang dapat menimbulkan kerugian materi, korban luka, maupun meninggal dunia," ujar Heru Bambang, Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara

Bambang juga mencatat, sepanjang tahun ini sebanyak 35 pohon tumbang lantaran sudah keropos, usia pohon di atas 10 tahun, pertumbuhan pohon tidak sehat, dan diterjang angin kencang.

Di Jakarta Utara terdapat sekitar 100 ribu pohon, tapi 1.200 pohon diantaranya rawan tumbang. Seperti di Jl Danau Sunter Utara, Jl Danau Sunter Barat, Jl Danau Sunter Selatan, dan Jl Yos Sudarso. Makanya, jenis pohon angsana sudah tidak ditanam lagi karena rawan tumbang. Sekarang kami menanam pohon mahoni, karena usianya bisa mencapai hingga 25 tahun dan pertumbuhannya kuat, tambah Heru Bambang.