Itu sebabnya, jelang Pemilihan Umum Presiden
(Pilpres) 2014, Lurah Kelapa Gading Timur, Sri Suhartini gencar melakukan
sosialisasi pilpres kepada warganya. Dengan harapan, angka golput di wilayah
Kelapa Gading Timur dapat berkurang. Bahkan, nihil.
Pasalnya, ada sedikit kekhawatiran terjadinya
peningkatan angka golput karena pilpres tahun ini dilaksanakan pada bulan
Ramadan, 9 Juli 2014.
“Di setiap pertemuan dengan warga, saya selalu
menyampaikan sosialisasi dan mengingatkan tentang pilpres. Itu semua agar warga
tidak ada yang golput, karena pelaksanaanya pada saat puasa. Di khawatirkan
orang-orang akan malas keluar,” ucap Sri.
Dia juga berpesan, bagi warga yang belum
terdaftar sebagai pemilih, untuk segera mendatangi kantor kelurahan. Atau,
mendaftar sebagai calon pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat
dengan menunjukkan KTP saat hari pelaksanaan.
“Saya meminta kepada seluruh warga untuk menjadi
warga negara yang baik. Sebab, dengan berpartisipasi, Anda berarti peduli
dengan nasib bangsa ini,” terang mantan Lurah Lagoa, Koja, Jakarta Utara itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar