Kamis, 07 Maret 2013

Walikota Ingatkan SKPD dan UKPD Bekerja Maksimal


Jakarta-WALIKOTA  Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono mengharapkan SKPD/UKPD yang ada diwilayahnya untuk bekerja secara maksimal dalam mendukung program Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Harus disesuaikan dengan Visi dan Misi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menuju Jakarta Baru,” kata Bambang Sugiyono saat membuka Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara tahun 2013, di Ruang Pola lantai II, Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis (07/03/2013).    

Untuk itu, masih kata Bambang, dalam menyusun rencana kerja dimnta kepada SKPD dapat mengacu pada Visi dan Misi Gubernur DKI Jakarta yang dituangkan dalam RPJMD seperti Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP),  Kampung Deret, penataan Pedagang Kaki Lima (PKL), Adipura, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) , Jum’at Bersih dan sehat, Penataan 12 Destinasi Wisata Pesisir, dan lain-lainnya.  

Dilaksankannya kegiatan Pra Musrenbang ini, mempunyai tujuan untuk mengumpulkan bahan rencana pembangunan kedepan, dan bahan masukan tersebut akan dibahas ke seluruh kepala SKPD, terang Walikota kepada Wakil Walikota, Sekretaris Kota, para  Assisten, Kepala Kantor, Bagian, Sudin, Camat dan Lurah, Kepala Kantor, Kepala Bagian, dan Kepala Suku Dinas di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (07/03/2013).  

Dalam kesenpatan itu juga, Bambang juga berharap kepada para pemangku kepentingan dilingkungan Pemerintah Jakarta Utara dapat lebih memperhatikan kegiatan-kegiatan prioritas strategis dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, dengan harapan dapat mewujudkan target kinerja yang telah disusun bersama. 

Sementara itu Kepala Kantor Perencanaan Kota Jakarta Utara, Sucipto, menjelaskan pra musrenbang kota, merupakan forum yang dilaksanakan dalam rangka melakukan pemilahan usulan Rembug RW, pembahasan dan sinkronisasi program prioritas SKPD/UKPD dan prioritas wilayah, rancangan rencana UKPD dan telaahan pokok pikiran DPRD.

Diharapkan, melalui pembahasan pra musrenbang ini, dapat memantapkan dan mensinkronkan dari awal hingga akhir kegiatan musrenbang sehingga berjalan baik dan lancar, terang Sucipto.

( Amin Hidayat )

Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional , Sudin Sosial Jakut Berikan Bantuan Bagi Lansia Produktif



Jakarta-Untuk memberikan motivasi sekaligus melihat secara dekat persiapan Posyandu Melati II Rw 04 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara dalam mengikuti Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional tahun 2013, Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi mengunjungi  dan bersilahturahmi  dengan para kader PKK, Posyandu, para Ketua RT dan RW 04, serta masyarakat, di Balai Warga Rw 04 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, Kamis (07/03/2013) sore. 

Posyandu Melati II telah dinyatakan berhak mewakili DKI Jakarta dalam Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional, untuk itu mari kita satukan tekad, serta kerahkan seluruh kemampuan serta inovasi, sehingga Posyandu Melati II bisa menjadi Juara I. Demikian diungkapkan oleh Tri Kurniadi, saat memberikan sambutan, didampingi Kasudin Kesehatan Jakarta Utara Bambang Suheri, Camat Koja Dedy Tarmidzi, Lurah Rawa Badak Selatan Jodi Santoso, serta Ketua LMK Rawa Badak Selatan Bambang Setiyono. 

Dalam kesempatan itu juga, Tri  Kurniadi  mengajak dan mengingatkan bahwa segala pembenahan atau aktifitas sehari-sehari, yang  di laksanakan di Posyandu Melati II seperti yang kita lakukan saat ini,  bukan hanya pada saat akan mengikuti lomba semata, namun   harus didasarkan pada suatu perinsip bahwa kita melakukan ini tidak terkait dengan lomba. 

Ketika menang atau menjadi juara, tentu konsukuensi yang akan kita hadapi yaitu banyak daerah yang akan berkunjung ke sini, guna melihat dan belajar bagaimana Posyandu Melati II bisa menjadi juara. Dengan adanya kunjugan dari berbagai daerah di Indonesia, kita tentu saja bisa bertukar informasi dan turut pula menimbah ilmu dari daerah lain, tambah Tri Kurniadi. 

Dalam kunjungan tersebut selain diberikan motivasi, Wakil Walikota bersama rombongan turut menyusuri gang yang ada dilingkungan RW 04, guna melihat sejauhmana penghijauan serta poin pendukung Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2013. Selain itu pula,  pihak Suku Dinas Sosial Jakarta Utara turut pula memberikan paket bantuan usaha yang ditujukan bagi para Lansia yang masih produktif yang telah memiliki usaha mikro. 

Di Rw 04 saat ini sudah ada posyandu Lansia. Dari jumlah lansia yang ada di di RW 04 ini juga banyak masih produktif, dan telah memliki usaha mikro, seperti mereka yang mempunyai usaha berdagang kue, serta nasi uduk. Bantuan yang kami berikan di RW 04 diberikan kepada 7 orang lansia, terang Kasie Pelayanan dan Rehabilitasi Sudin Sosial Jakarta Utara, Isra, Kamis (07/03/2013).    

Kami memberikan apreasi dan penghargaan atas kepedulian semua pihak yang turut membantu warga kami. Dalam kesempatan ini kami juga memohon doa kepada warga Jakarta Utara khususnya, dan umumnya warga DKI Jakarta, agar dapat mendoakan RW 04 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara bisa keluar sebagai Juara I Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2013, ujar Ketua RW 04 H.Supriatmoko.


( Amin Hidayat )    

Teks Foto : Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi bersama pejabat Jakarta Utara dan warga menyusuri gang di RW 04 Rawa badak Selatan guna melilhat sejauhmana poin pendukung Lomba Kinerja Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2013

Rabu, 06 Maret 2013

PKPU Bantu Warga Kalibaru


Jakarta-PKPU sebuah Lembaga Kemanusian Nasional bekerjasama dengan Bank Mandiri dan donatur PKPU, Aris Sulistiyowati, serta Lurah Kalibaru Sahroni membuka secara resmi  acara peresmian “Jamban Sehat”, di Jalan Kalibaru Barat IV No.41 RT 015 RW 07 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu ( 06/03/2013 ).

Warga Kelurahan Baru beramai-ramai hadir dan terlihat sangat antusias mengikuti acara tersebut hingga usai. Peresmian Jamban Sehat juga dihadiri oleh Badan Pengelola Sanitasi (BPS) dan rekan media cetak serta elektronik yang juga datang untuk meliput.

Peresmian jamban sehat ini merupakan implementasi dari program 1000 Jamban. Dalam kesempatan itu, Manager Health Environment Networking (HEN) PKPU Ferry Suranto, menyampaikan kepada warga untuk senantiasa menjaga fasilitas jamban yang diberikan, sebab jika tidak dirawat maka akan muncul sumber penyakit yang tentunya akan merugikan warga juga.

“Membuat sesuatu adalah hal yang mudah, tapi bagaimana menggunakan dan merawat fasilitas terkadang sangat sulit dilakukan. Terlebih lagi bila masih ada kurang kepedulian kita untuk menjaga fasilitas yang diberikan,” jelas Sahroni, Lurah Kali Baru dalam sambutannya.

Lebih jauh Sahroni menjelaskan, dengan diberikan bantuan MCK atau Jamban ini warga sekitar bisa menjaga dan merawatnya dengan baik terutama kebersihan di sekitar MCK. Dan tidak ada lagi warga yang memafaatkan kali untuk membuang kotoran atau hajat sehingga bisa berdampak pencemaran.

Dalam kesempatan itu juga, Sahroni mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri dan Aris Sulistiowati selaku donatur serta PKPU tentunya yang telah berperan aktif memberikan bantuan kepada warga Kalibaru.

Selanjutnya, program 1000 Jamban ini akan terus berjalan di daerah lain yang membutuhkan. Semoga program ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan sehatnya keluarga Indonesia, tambah Sahroni.( Amin Hidayat )

Bimbel Gratis Kini Hadir Di Papanggo


Jakarta-Sebagai wujud nyata ikut serta menyukseskan pendidikan bagi tunas bangsa, PT. Astra Daihatsu Motor ( PT. ADM ), melalui program Community Social Responsibility (CSR) membuka bimbingan belajar (Bimbel) gratis, dilingkungan RW 02 Kelurahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara. Peresmian beroperasinya bimbel tersebut dibuka oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara Muhamad Yuliadi, perwakilan manajemen PT. ADM, yang diwakili oleh Asjoni Head Departemen CSR Pt. ADM,  Agus Wiryanto Production Division Head, Dikky Burhan Head of Assembling Sunter Assembly Plant, Ahmad Syaufi Head of Technical Service Division, dan Guntur Mulja Head of General Affairs Division, Camat Tanjung Priok Supriyono, Lurah Papanggo Sutarjo, LMK Papanggo, Kepala Seksi Sudin Dikdas Kecamatan Tanjung Priok, Nasihkin, serta Ketua RW 02 Papanggo Dudi Munadi.

Head Departemen CSR PT. ADM, Asjoni, dalam sambutan peresmian bimbel, menuturkan kegiatan bimbel dimulai pada tanggal 27 Februari lalu.

“Hadirnya bimbel ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan RW 02 Kelurahan Papanggo yang merupakan menjadi RW binaan PT ADM. serta turut mensukseskan program pemerintah yaitu wajib belajar yang kini menjadi 12 tahun. Kedepannya bimbel ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang cerdas, sehingga dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia Indonesia ” kata Ahmad Syaufi, Rabu (06/03/2013).

Dalam kesempatan tersebut, manajemen PT. ADM  turut mendonasikan kursi lipat, komputer, printer, papan tulis, buku panduan, dan lemari. Sedangkan untuk para siswa diberikan tas sekolah yang berisikan buku LKS, buku tulis, dan tempat pensil. Adapun mata pelajaran yang diajarkan dalam bimbel ini, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa Inggris.Dinasi dari PT. ADM diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan belajar di Bimbel ADM.

Sementara dalam sambutan Walikota Sekretaris Kota Jakarta Utara, Muhammad Yuliadi mengatakan, program CSR Daihatsu ini sangat dibutuhkan, mengingat siswa SD akan menghadapi Ujian Nasional. "Bagi siswa hendaknya dimanfaatkan semaksimal mungkin agar para siswa memiliki pengalaman dalam mengahadapi Ujian Nasional 2013".

Masih dikatakan Yuliadi,, bimbel ini dapat memacu semangat para siswa untuk terus belajar dan berupaya maksimal dalam menghadapi UN. Sehingga apa yang di harapkan (lulus) bisa tercapai dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua RW 02 Papanggo Dudi Munadi, sangat mendukung program CSR PT ADM  Kegiatan ini sangat bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.


"Semoga Bimbingan Belajar gratis ini dapat berjalan sesuai harapan dari pihak pemerintah dan swasta tentunya sesuai dengan visi misi Gubernur yang menginginkan Jakarta Pintar, Jakarta Maju dan Jakarta Modern," tambah Dudi Munadi.

( Amin Hidayat )

4.373 Siswa SMA/SMK Di Jakut Akan Mendapatkan KJP

-->
Jakarta-Sebanyak 4.373 siswa SMA/SMK di Jakarta Utara akan mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang akan dibagikan April mendatang. Program yang diluncurkan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo Desember lalu ditujukan bagi siswa yang berasal dari keluarga tak mampu agar tetap bisa melanjutkan sekolah.

Kepala Sudin Pendidikan Menengah (Dikmen) Jakarta Utara, Andri Kunarso mengatakan, hasil pendataan tahap pertama Desember lalu, terdapat 2.360 siswa yang mengimput data melalui Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan pada tahap kedua yang digelar Februari lalu dari sekolah maupun kelurahan melalui surat keterangan tidak mampu (SKTM) terdapat 2.013 siswa. "Ada dua tahap yaitu melalui BPS serta melalui sekolah atau kelurahan dengan SKTM. Hingga saat ini sudah terdapat 4.373 siswa calon penerima KJP pada April mendatang," ujar Andri, Rabu (6/3/2013).

Dikatakan Andri, proses penginputan data akan terus berlangsung hingga memenuhi kuota penerima KJP di DKI Jakarta yang jumlahnya mencapai 332 ribu lebih siswa.

"KJP ini dikhususkan bagi siswa yang tidak mampu. Kalau ditemukan siswa yang berasal dari keluarga mampu mendapatkan KJP, akan dievaluasi dan dicabut KJP-nya. Untuk itu, sekolah perlu untuk mendeteksi dan merekomendasi siswa yang latar belakangnya tidak mampu untuk mendapatkan  SKTM," katanya.

Pihaknya, kata Andri, juga akan mengawasi penggunaan KJP oleh siswa dengan melibatkan pengawas dari sekolah. Pihaknya juga mengimbau orangtua murid agar mengawasi penggunaan KJP agar digunakan sebagaimana mestinya.

Pemprov DKI Jakarta sendiri telah memberikan tunjangan KJP untuk siswa SMA yang besarannya mencapai Rp 240 ribu persiswa. Sedangkan, untuk tingkat SD, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 180 ribu persiswa. Masing-masing siswa penerima akan memiliki KJP berbentuk kartu anjungan tunai mandiri (ATM) dari Bank DKI. 

( Amin Hidayat )

Teks Foto : Peluncuran perdana Kartu Jakarta Pintar (KJP) oleh Gubernur DKI Jakarta di SMA Yappenda Jakarta Utara beberapa waktu lalu ( dok Aspirasirakyat1.blogspot.com)

Tak Sesuai IMB, Bagunan Ruko Di Bongkar


Jakarta-Suku Dinas Penataan, Pengawasan dan Bangunan ( Sudin P2B ) Kota Administrasi Jakarta Utara menindak tegas dengan membongkar total 8 ruko ua tingkat, di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (06/03/2013). Langkah ini diambil oleh Sudin P2B Jakarta Utara di karenakan bangunan tersebut tidak sesuai dengan perijinan mendirikan bangunan (IMB). 

Menurut Kepala Seksi Penertiban Sudin P2B Kota Administrasi Jakarta Utara, Febriana Silalahi, menuturkan Bangunan ruko tersebut dibongkar karena pemilik bangunan tidak mengindahkan peringatan yang diberikan oleh Sudin P2B Jakarta Utara.

Pemilik bangunan sudah setahun lalu diperingatkan, pertama kami kirimkan SP 4, dengan nomor 13 tertanggal 10 Januari 2012, disampingi itu juga, kami juga telah melayangkan surat Segel bernomor 13, tertanggal 13 Januari 2012 lalu, serta mengirinkan surat perintah bongkar (SPB) bernomor 13, tertanggal 13 Januari 2012, terang Febriana.

Setelah diperangati, lanjut Febri, kemudian dilakukan pembongkaran pada 7 Pebruari 2012 kemudian 14 pebruari 2012.

Walaupun sudah dibongkar, kata Febri, pemilik tetap membandel dengan cara membangun terus. “Akhirnya, hari ini (Rabu, 6/2/2013), kami membongkar rata bangunan tersebut,” ujar Febriana, di sela-sela pembongkaran kepada wartawan. 

Dalam kesempatan tersebut, Febriana juga menghimbau kepada warga bangunlah sesuai dengan IMB yang ada. Serta dalam pengurusan IMB janganlah melalui calo, pemohon datang langsung ke Sudin Perijinan.
Dalam pembongkaran tersebut, melibatkan 50 anggota Satpol PP yang dipimpin Kasi Ops dan Gakum Satpol PP Jakarta Utara, Salmon Nadapdap, serta 50 anggota aparat kepolisian dan TNI dan staf Sudin P2B serta staf Kecamatan Penjaringan. 

( Amin Hidayat )

250 Warga Eks Muara Baru Dipekerjakan di PT.KBN


Jakarta-Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) untuk membuka kawasan industri di dekat Rumah Susun (rusun) Marunda, Jakarta Utara. Dengan adanya kawasan industri ini, maka diharapkan perekonomian di sekitar area Rusun Marunda dapat bertumbuh pesat.

Sebanyak 250 warga Muara Baru yang kini menghuni rumah susun (Rusun) Marunda, Jakarta Utara, telah diberikan pekerjaan di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Saya titip, kerja di KBN harus disiplin, masuk jam 8, sebelum jam 8 harus sudah sampai, kalau tidak disiplin pecat saja, tidak apa-apa, ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dihadapan jajaran Direksi PT KBN, Walikota Jakarta Utara H. Bambang Sugiyono dan warga Marunda, di Rumah Susun Marunda, Rabu (6/3/2013).

Masih diungkapkan oleh Jokowi, ingat, kalian harus rajin dan disiplin. Sudah diberi rumah lengkap dengan perlengkapannya sekarang dicarikan pekerjaan. Disampingi itu juga Jokowi juga menyarankan kepada pengelola KBN Jakarta memberhentikan warga yang terbukti tidak disiplin dalam bekerja. 
"Karena perusahaan ada aturannya, jangan seenaknya, gak bisa. Kerja disini gajinya kan bagus, gede, enak banget, saya aja mau dipindah ke Marunda," kata Jokowi yang diiringi gelak tawa warga.

Jokowi dalam pesannya menambahkan, 250 warga yang bekerja itu akan di uji coba selama 3 bulan. "kalau rajin terus, kalau ga, sorry. Masa yang ga rajin terus, enak aja, diseleksi, yang males, gitu-gitu gak usah di pakai," tandasnya.

Pekerjaan yang diberikan kepada warga tersebut, merupakan salah satu hak istimewa yang diterima warga yang mau direlokasi ke Rusun Marunda. Nantinya warga Rusun yang bekerja di PT KBN, akan menerima upah sebesar 79 ribu per hari. Tidak hanya diberi pekerjaan para warga tersebut juga akan diantar jemput selama bekerja.

Sementara itu Direktur Utama PT KBN Satar Taba menyatakan, pihaknya akan melakukan perekrutan warga ini secara bertahap.

"Ini kita masih bertahap dan untuk tahap pertama ini ada 100 orang untuk yang ada di Marunda dan 150 orang akan bekerja di Cakung," ujar Satar yang disambut meriah oleh warga Rusun Marunda, Jakarta Utara, Rabu (6/3/2013).
Dikatakannya, KBN saat ini membutuhkan 500 tenaga kerja. Namun, baru bisa mendapatkan 250 orang, sehingga akan dibuka tahap kedua yang belum disebutkan kapan waktunya.

( Amin Hidayat )