Kamis, 29 Agustus 2013

Sudin Dukcapil Jakut Akan Gelar Jemput Bola di 30 Sekolah


Edison Sianturi
Jakarta-Sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No.471.13/JS tentang percepatan dan perekaman e-KTP bagi penduduk yang berusia 17 tahun pada 2014. Sudin  Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil ) Jakarta Utara ( Jakut ) melaksanakan jemput bola ke sekolah-sekolah.

“Kita sudah melaksanakan jemput bola ke sekolah-sekolah, belum lama ini kita gelar perekaman data e-KTP di SMUN 13 Koja, “ kata Edison Sianturi, Kepala Sudin Dukcapil Jakut, Jumat ( 30/08/2013).

Menurut dia, kegiatan jemput bola tersebut dilakukan untuk mempermudah para remaja yang telah cukup usia  untuk mendapatkan KTP.

Dalam kegiatan layanan jemput bola di sekolah SMUN 13 Koja, terangnya disambut antusias siswa SMUN 13 Koja. Sebanyak 800 siswa ikut mengantre  menunggu giliran untuk direkam.

“Pihak sekolah dalam hal ini tidak masalah, karena kegiatan perekaman e-KTP tersebut dilaksanakan diluar jam pelajaran,” ujar Edison.     

Selain di SMUN 13 Koja, ditambahkan olehnya, kegiatan perekaman e-KTP di sekolah-sekolah juga akan kami gelar di 30 sekolah lainnya di wilayah Jakut.  

134 Bangunan Bermasalah Dibongkar di Jakut


Jakarta – Sebanyak 134 bangunan bermasalah di Jakarta Utara ( Jakut ) dalam periode 02 Januari sampai dengan 14 Agustus 2013, dibongkar Suku Dinas Pengawasan dan Penertiban ( Sudin P2B ) Jakut.

Menurut Bambang Sudjimanto, Kepala Sudin P2B Jakut, didampingi Kepala Seksi Penertiban Bangunan Sudin P2B Jakut Isbandiyanto kepada media online ini, Jumat ( 30/08/2013), bangunan yang dibongkar sebanyak 134 tersebut tersebar di  6 kecamatan Jakut.

Untuk bangunan bermasalah yang telah dibongkar pihak Sudin P2B Jakut  di 6 kecamatan dengan perincian,  Kecamatan Penjaringan 15 bangunan, Pademangan ( 7), Tanjung Priok (7), Koja (4), Kelapa Gading 2, dan Cilincing ( 1). Sedangkan untuk bangunan yang mengurus ijin sebanyak 16 bangunan untuk mendapatkan ijin mendirikan bangunan ( IMB )

Pengangguran di Jakut Masih Tinggi



Lumban Gaol
Jakarta-Angka pengangguran di Jakarta Utara ternyata masih cukup tinggi. Berdasarkan catatan Kantor Badan Pusat Statistik Jakarta Utara masih terdapat sekitar 106 ribu jiwa yang masuk kategori pengangguran.
Ironisnya, angka ini melebihi angka pengangguran pada 2011 lalu yang mencapai 96 ribu jiwa. Hal ini membuktikan berbagai program unggulan yang digembar-gemborkan pemerintah tidak mampu menjawab persoalan kemiskinan dan pengangguran di Jakarta Utara.

“Pemerintah Kota Jakarta Utara masih memiliki tugas berat untuk mengentaskan pengangguran yang saat ini mencapai 106 ribu jiwa. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2011 yang mencapai 96.000 orang,” kata Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta Utara, Lumban Gaol,Kamis ( 29/08/2013).

Dia mengatakan berdasarkan data statistik jumlah penduduk Jakut saat ini mencapai 1,73 juta jiwa. Sedangkan angkatan kerja mencapai 1,03 juta jiwa dan yang sudah bekerja 923 000 jiwa. Dengan demikian, menurutnya, ada 106 ribu belum mendapatkan lapangan pekerjaan.

Kembali dia menjelaskan, sumbangan ekonomi terbesar di Jakut mencapai 42 % dari sektor industri. Sisanya dari sektor lain seperti pariwisata, konstruksi, listrik, hotel maupun dari sektor perdagangan. 

“Jakarta Utara memiliki ciri khas tersendiri dengan sektor indutri yang hampir mencapai 50 persen. Apalagi di wilayah ini terdapat sejumlah perusahaan besar, seperti Astra Group, KBN, dan sebagainya. Hal itu membuat pertumbuhan ekonomi Jakut relatif baik. Misalnya pada tahun 2011 sekitar 6,36 %,” tambahnya.

Perekaman e-KTP Di SMUN 92 Jakarta



Jakarta-Setelah mengelar perekaman e-KTP bagi siswa yang akan genap berusia 17 tahun, di SMUN 13 dan di SMUN 80 Jakarta. Suku dinas ( Sudin ) Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil ) Jakarta Utara ( Jakut ) kembali menggelar perekaman e-KTP di SMUN 92 Jakarta, Rabu (28/08/2009).
 
"Perekaman e-ktp ini lebih efektif dan memudahkan saya, jadi saya tinggal ambil KTP-nya aja di kelurahan," kata Neni (17), siswi SMAN 92 Jakarta Utara disela-sela kegiatan perekaman e-KTP.

Berkaitan dengan perekaman e-KTP, Edison Sianturi, Kasudin Dukcapil Jakut  menjelaskan untuk saat ini sudah tercatat 3 sekolah yang mendapat pelayanan dan perekaman e-KTP sekolah yaitu SMA 13 Jakarta Utara, SMA 80 Jakarta Utara, dan SMA 92 Jakarta Utara, setiap sekolah sekitar 800 siswa yang melaksanakan perekaman e-KTP.

Untuk tiga sekolah tersebut sudah tercatat 2400 siswa yang sudah melakukan perekaman e-KTP dengan tujuan memudahkan siswa - siswi ketika sudah menginjak usia 17 tahun.

 "Jadi tidak usah perekaman lagi karena sudah tercatat secara otomatis," ujarnya.

Halal Bihalal Momen Untuk Saling Memaafkan


Jakarta-Masih dalam suasana lebaran Idul Fitri 1434 H/ 2013 M. Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Tanjung Priok mengadakan acara halal bihalal, di Masjid Masjid Al Amanah Sunter, Kecamatan  Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/08/2013).

Turut mengisi acara tim marawis SDIT Al Amanah dan Tausyiah oleh Habib Hakim Al Khon.

Ketua PGRI Jakarta Utara Agus Waluyo meningatkan kepada yang hadir agar memanfaatkan momen seperti ini untuk saling memaafkan sesama insan pendidikan .

“Marilah kita gunakan momen ini untuk saling memaafkan dan menjalin kekeluargaan sesama guru,meski acara ini berlangsung sangat sederhana namun yang lebih penting adalah hikmah dari acara ini,” tuturnya.

Hadir dalam acara tersebut para pengurus PGRI Kecamatan Tanjung Priok, para pengawas TK/SD Dikdas Kec. Tanjung Priok, Para Pengawas PAI Kemenag Jakarta Utara, Ketua dan pengurus FK3S Kec. Tanjung Priok,Ketua dan Pengurus KKG PAI Kec. Tanjung Priok, Para Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Negeri dan Swasta TK/SD/SMP/SMA/SMK serta undangan lainnya.

Lebaran Betawi, Jakut sajikan masakan khas


Tri Kurniadi

Jakarta-Jakarta Utara akan menyajikan sejumlah masakan khas Betawi saat perayaan lebaran Betawi yang di jadwalkan akan di gelar Lapangan Silang Monas, pada 31 Agustus-01 September 2013 mendatang.

Jakarta Utara juga menyuguhkan 6 pondok untuk 6 kecamatan,” kata Wakil Walikota, Tri Kurniadi, Kamis ( 29/08/2013).

Menurut Tri, dalam kegiatan tersebut Jakarta Utara menyediakan makanan dan bazar selama 2 hari, serta makanan khas Betawi untuk warga perhari yang diberikan secara gratis.

Tiap kecamatan, tambah Tri, juga akan menampilkan produk unggulan, dan kue khas Betawi

Lebaran Betawi Diisi Masakan dan Kue Betawi Komplit



Rahmat Effendi Lubis beserta istri

Jakarta-Lebaran Betawi 2013, acara budaya tahunan ini akan digelar 31 Agustus-1 September 2013, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat. Pemerintahan Kota Jakarta Utara dalam hal ini turut serta memeriahkannya.

“Kita akan tampilkan masakan dan kue khas Betawi komplit. Diantaranya, soto Betawi, nasi uduk spesial, uli ketan serundeng, kue akar kelapa, jipang, kembang gula goyang, renggening, opak Betawi, manisan serta es kelapa muda,” ujar Camat Koja, Rahmat Effendi Lubis, kepada media online ini, Kamis (29/08/2013).
  
Menurut Rahmat,  acara 'Lebaram Betawi' yang memasuki tahun ke-6 ini bertema “Berpadu Wujudkan Jakarta Baru". Dan bertindak sebagai tuan rumah pada Lebaran Betawi 2013 adalah Kabupaten Kepulauan Seribu.