Selasa, 29 April 2014

Puskesmas Flat Marunda Difasilitasi Sarana Kesehatan


Jakarta-Warga penghuni Flat Marunda, Cilincing, Jakarta Utara ( Jakut ), kini tidak perlu jauh-jauh jika akan berobat. Sebab, saat ini fasilitas di flat tersebut telah dilengkapi puskesmas.


Menurut Kepala Suku Dinas Kesehatan ( Kasudinkes ) Jakut, Bambang Suheri menuturkan,  fasilitas kesehatan di flat Marunda itu memang sangat di butuhkan oleh warga penghuni flat tersebut. Sebab, jarak dari Flat Marunda ke RSUD Koja terbilang jauh.


Dengan fasilitas lengkap dan terjangkau, dia berharap warga flat Marunda semakin terbantu.


Hendrik Tigor, salah seorang petugas kesehatan di flat Marunda menjelaskan, fasilitas tambahan tersebut telah dapat dinikmati oleh seluruh warga Flat Marunda sejak Desember lalu.  

Pekan Imunisasi kembali Digelar


Jakarta-Pekan imunisasi dunia ( PID ) kembali digelar pada 23-30 April 2014. Para orangtua dihimbau untuk membawa anak balita mereka ke puskesmas dan rumah sakit ( RS ) untuk mendapatkan layanan imunasi.

“Imunisasi ini adalah pelayanan sepekan kepada bayi dan balita. Utamanya yang belum melengkapi imnuasi dasarnya, “ kata Sylviana Murni, Asisten Pemerintahan DKI, saat ditemui di Balai Yos Sudarso, Kantor Walikota Jakarta Utara ( Jakut ).


Selain itu, masih kata dia, dilakukan juga layanan drop up follow up untuk melengkapi layanan imunasi anak yang belum lengkap.

Imunisasi lengkap bisa melindungi anak dari wabah, kecacatan, dan kematian. Di Indonesia, ada lima jenis imunisasi yang diberikan gratis di posyandu, yaitu hepatitis B, BCG, polio, DPT-HB, serta campak yang harus diberikan lengkap sebelum anak berusia satu tahun, kata dia.

Catatan Kecil Redaksi : May Day


Hari Buruh ( May Day) yang jatuh pada tanggal 1 Mei menjadi momentum bagi kaum buruh untuk unjuk diri. Menggalang satu suara menuntut kesejahteraan hidup.

Hampir setiap tahun mereka menuntut kenaikan upah miminum, dengan harapan upah yang mereka peroleh cukup menopang kebutuhan hidup yang kian mencekik.

Nyata, ketika tuntutan buruh terpenuhi, pemerintah lagi-lagi mengeluarkan kebijakan yang berdampak pada kenaikan sejumlah harga pangan, diantaranya kenaikan harga tarif dasar listrik, dan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM). Kenaikan upah yang diperoleh buruh pun menjadi tidak berarti.

Buruh yang tergabung di berbagai serikat buruh adalah aset negara. Sebab itu mereka harus dihargai dan berhak mendapat pelayanan yang baik dari pemerintah. Sejak beberapa tahun terakhir hari buruh ditetapkan sebagai hari libur nasional. Membuktikan pemerintah tidak menutup mata atas keberadaan kaum buruh.

Namun, perlu diingat pengakuan pemerintah atas kaum buruh hendaknya tidak sebatas pada hari May Day.  Pemerintah harus menjukkan dukungannya pada kaum buruh lewat kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kaum buruh. Seperti penghapusan out sourching
( sitem kerja lepas ), dan mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja ( PHK ).

Hari buruh tinggal menghitung hari. Kaum buruh menunggu, berharap pada pemerintah yang baru, nasib mereka akan lebih diperhatikan, serta kesejahteraan mereka ikut diperhatikan.   

Bea Cukai Tanjung Priok Sita Barang Ilegal


Jakarta-Bea dan Cukai Tanjung Priok menggalkan pengiriman barang ekspor impor yang menyalahi larangan perbatasan (lartas). Barang tanpa pemilik itu disita petugas saat pemeriksaan. Antara lain, minerba zoelit ( bahan baku kimia, Red ) VCD porno, minuman keras ( miras ) berbagai merek, dan airsoft gun.

Petugas tidak menetapkan tersangka dalam tegahan ( sitaan, Red) tersebut. Termasuk kerugian negara dari total barang sitaan tersebut. Dalam waktu dekat, barang ilegal itu, akan dimusnahkan.

“Tidak ada tersangka karena tidak ada yang mengaku memiliki barang tersebut,” kata Kepala Seksi ( Kasi ) Layanan Informasi Bea dan Cukai Tanjung Priok, Iwan Agung Kusuma, saat jumpa pers, Selasa ( 29/04/2014).

Sitaan pertama adalah barang ekspor minerba zeolit 12 kontainer dengan ukuran 20 feet, Januari-April 2014. Barang tersebut akan dikirim ke Thailand dan Malaysia.

Eksportir barang itu menggunakan nama perusahaan CV BJUMN, CV NU, dan MBPA. Barang yang disita tersebut tidak sesuai dengan yang diberitahukan tadi. Setelah diperiksa dan uji labotarium, terdapat pelanggaran kepabeanan, yaitu pemberitahuan tidak benar. Petugas pun menyita sekitar 192 ribu kg barang.

Selain itu, sejumlah barang impor yang menyalahi aturan disita. Yakni, 666 botol miras berbagai merek, 19 keping VCD porno, 20 eksemplar majalah dewasa, satu unit alat peraga seks ( sex toys), dan delapan airsoft gun . Barang-barang tersebut masuk ke pelabuhan dari sejumlah negara. Misalnya, Jepang, Thailand, Australia, dan USA.

“Barang ilegal tersebut melanggar UU No.10 Tahun 1995 tentang Kepabean sebagaimana UU No.17 tahun 2006,” tambah Iwan.       

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung di Kebut



Jalan Tembus Klp Gading-Pulo Gadung
Jakarta-Suku Dinas (sudin) Pekerjaan Umum (PU) Jalan ,Jakarta Utara tahun ini berencana akan memulai kembali pembangunan jalur penghubung wilayah Jakarta Utara dengan Jakarta Timur. Sebanyak Rp 50 miliar akan digelontorkan untuk merampungkan pembangunan tersebut. Diharapkan dengan adanya pembangunan ini akan bermanfaat banyak.

Kepala Sudin PU Jalan Jakarta Utara, Monang Ritonga mengaku tahun 2014 ini pihaknya akan merampungkan pembangunan jalan tembus dari Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara ke Pulogadung, Jakarta Timur. Dalam pembangunan ini pihaknya akan menggunakan konsep green building.

“Konsep ini sesuai dengan arahan Walikota, Jakarta Utara Heru Budi Hartono, yakni satu pembangunan akan banyak manfaatnya. Program ini tentu sangat cocok di lakukan di Kelapa Gading,” ungkapnya, Selasa (29/04/2014)..

Program green building di wilayahnya ini baru pertama kali dilakukan di Jakarta Utara. Jika konsep ini terbukti sukses, bukan tidak mungkin pembangunan jalan selanjutnya akan menggunakan konsep ini.
“Diakses jalan tembus di Kelapa Gading, dibawahnya akan kita bangun tandon atau penampung air di bawahnya.

Diharapkan luas 12 ribu meter persegi, itu akan mampu menampung air dalam jumlah banyak. Ini tentu salah satunya upaya mengurangu resiko banjir dan genangan,” ucap dia.

Konsep itu belum terealisasi dalam waktu dekat. Sebab, saat ini proses lelang masih berlangsung. Kemungkinan besar pembangunan mulai dikerjakan tiga bulan kedapan. Selain harus menunggu lelang selesai, anggaran yang dibutuhkan juga belum sepenuhnya turun.

Dana yang dibutuhan Rp 50 miliar itu baru ada Rp 15 miliar. Untuk menyiasati pihaknya akan akan menggunakan anggaran multi years untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Selain itu, saat ini proses lelang juga masih menjadi kendala. Sebab hingga saat ini masih ada enam bidang lahan dan pemukiman yang belum dapat dibebaskan. Meski pihaknya sudah membicarakan dengan beberapa pengembang yang memiliki lahan tersebut untuk segera membebaskan lahan.

“Mudah-mudahan tahun ini seluruh lahan yang belum dibebaskan akan dapat diselesaikan. Masyarakat memang sudah lama menantikan pembangunan jalan tembus tersebut, sejak tahun 2010," tandas Monang.

Tingkat Kota Nilai Kinerja Dua Kelurahan


Jakarta-Sebanyak dua kelurahan, pada hari ini, Selasa ( 29/04/2014), dinilai oleh tingkat kota Jakarta Utara ( Jakut ), dalam lomba kelurahan. Adapun dua kelurahan tersebut, yakni Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, dan Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakut.
Seketaris Kota ( Sekko ) Jakut, Junaedi menuturkan, sebelum melaksanakan penilaian dalam lomba kelurahan di dua kelurahan yang dilaksanakan pada hari ini.

Dimana sebelumnya, tingkat kota yang berasal dari perwakilan SKPD dan UKPD di wilayah Jakut  juga telah melaksanakan penilaian di dua keluarahan, yakni Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, dan Kelurahan Pademangan Timur Kecamatan Pademangan.
“Perlombaan merupakan suatu evaluasi pembangunan atas usaha pemerintah bersama masyarakat kelurahan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan pembangunan kelurahan selama dua tahun terakhir, yakni 2012 dan 2013, “kata Junaedi, didampingi Kepala KPMP Jakut, Hj. Lely Mochtar, di Kantor Kelurahan Sukapura.

Ditambahkan, Lely Mochtar, perlombaan kelurahan tersebut dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan sampai dengan nasional.
Lely berharap, kelurahan yang menjadi juara dalam lomba kelurahan terbaik tingkat kecamatan dapat menunjukan kepada tim juri tingkat kota bahwa memang benar-benar yang terbaik.

Dalam lomba kelurahan ada 13 indikator, diantaranya,  Pendidikan, Kesehatan Masyarakat, Ekonomi Masyarakat, Keamanan dan Ketertiban, Partisipasi Masyarakat, Pemerintahan dan Kelurahan, Lembaga Kemasyarakatan serta Kesejahteraan Keluarga/ PKK.
Sementara itu, Lurah Sukapura, Muhammad Andri, menjelaskan luas wilayah Kelurahan Sukapura sebesar 561, 4 Ha. Dengan motto kelurahan yaitu, melayani dengan kemampuan yang terbaik untuk masyarakat.
Upaya pendidikan yang kami lakukan, slaah satunya dalam hal meningkatkan pendidikan anak sejak usia dini dengan mendirikan Bina Keluarga Balita (BKB) Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) pada kelompok PKK RW. Bekerja sama dengan pihak swasta untuk bantuan biaya belajar bagi siswa kurang mampu yaitu PT. Komatsu dan PT. KBN. Serta, bekerja sama dengan pihak swasta untuk mengupayakan pendidikan luar sekolah
Sedangkan, upaya peningkatan partispasi masyarakat, dilaksanakan dengan penggerakan masyarakat untuk meningkatkan kebersihan dan penghijauan lingkungan. Musyawarah perencanaan pembangunan dan rembug RW. Pertemuan bulanan rutin RW. Peningkatan peran Lembaga Musyawarah Kelurahan ( LMK ). Serta, penggerakan karang taruna untuk berperan di masyarakat. Penyelenggaraan Posyandu.
Selain itu, ada juga pemberian dana stimulan melalui PPMK dan PNPM Mandiri Perkotaan. Pemberian rewartd pengumpul zakat infaq shadaqoh terbanyak di tingkat RT. Peningkatan swdaya masyarakat untuk pembangunan, dan pembentukan kelompok siaga bencana ( KSB ) Kelurahan Sukapura, terang Muhammad Andri.  

LMK Cilincing Perbaiki Kantor RW


Jakarta-Mendukung kawasan yang tertata rapih, pengurus Lembaga Musyawarah Kelurahan ( LMK ) Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara ( Jakut ) memperbaiki sarana dan prasarana lingkungan yang rusak.Selain  itu juga mendukung Kota Layak Anak ( KLA ) di wilayah Jakut khususnya di wilayah Cilincing.  

“Perbaikan balai warga di 10 RW, serta pemberian alat permaianan anak untuk mendukung KLA di 10 RW serta di kantor Kelurahan Cilincing,”kata ketua LMK Cilincing, Agus Supriyatna, saat berbincang di ruang kerjanya, Selasa (29/04/2014).

Ia menjelaskan perbaikan dan pemberian alat permaianan anak tersebut dilakukan melalui bantuan hibah Pemprov DKI Jakarta melalui dana PPMK tahap kedua tahun anggaran 2013.

Untuk kegiatan bina sosial dialokasikan untuk tiga kegiatan yakni pelatihan tata boga, pembuatan SIM A dan pelatihan komputer. 

Lurah Cilincing, Joddi Santoso, mendukung upaya pengurus LMK dalam berkontribusi terhadap pembangunan saran lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang pada akhirnya untuk kemajuan warga maupun wilayah Kelurahan Cilincing.