Senin, 05 Mei 2014

Meriahkan Hardiknas, Kecamatan Cilincing Berikan Penghargaan Bagi Guru dan Kepala Sekolah



Jakarta- Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) 2014, Kecamatan Cilincing Kota Administrasi Jakarta Utara ( Jakut ) memberikan penghargaan bagi tiga kepala sekolah ( kepsek ) dan tiga guru terbaik di Kecamatan Cilincing, Senin (04/05/2014).

Menurut Camat Cilincing, Wawan Budi Rohman, menuturkan pemberian penghargaan dan piala kepada para pemenang ini agar kepala sekolah dan guru bisa lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya.

"Penghargaan ini kami berikan kepada mereka yang telah mengikuti berbagai seleksi yang dilakukan pihak Dikdas di kecamatan" tuturnya.

Sementara itu, Mohammad Nurdin Ketua Tim Penilaian menjelaskan ada beberapa ketentuan penilaian diantara berdedikasi tinggi,loyalitas tinggi dan komitmen tugas dan profesi."Jadi tahun ini yang mendapatkan predikat terbaik sudah melalui seleksi ditingkat wilayah" ujar Muhammad Nurdin,  Kepala Seksi ( Kasie ) Pendidikan Dasar ( Dikdas ) Kecamatan Cilincing.

Untuk Juara I tingkat Kepala Sekolah adalah Ashatun Hasanah, Kepsek 02 Cilincing, Amir Mansyur, Kepsek 03 Semper Barat dan Suyono, kepsek 01 Semper Timur.Sementara untuk kategori guru,juara pertama Rismawati Sitorus guru SDN 01 Kalibaru, Juara II Rohayati Parunasari, guru SDN 7 Cilincing, dan juara III guru honor dari SDN 15 Semper Barat, Asriana Spd, kata Muhammad Nurdin

Tak Pernah Jera, Puluhan Kontainer Tetap Parkir di Jalan Enggango

Jakarta-Sopir-sopir truk kontainer tidak menghiraukan larangan parkir di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, yang dikeluarkan Dinas Perhubungan. Mereka tetap memarkir kendaraan di jalan yang menjadi penghubung utama Ancol dan Tanjung Priok tersebut.

"Saya pernah pernah ditegur, bahkan dikenai sanksi oleh petugas Dishub. Namun, Supriyadi tetap memilih untuk parkir di jalan tersebut,'kata Rendi, salah seorang supir yang memakirkan kendaraanya di Jalan Enggano Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu malam (04/05/2014).

Sementara itu, Pelaksana Tugas ( Plt ) Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Utara Arifin H. M, pihaknya sudah berulang kali mengingatkan sopir kontainer agar tidak parkir di sebarangan tempat. Termasuk di Jalan Enggano. Sebab, tempatnya tidak jauh dari pintu masuk Pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu, kepadatan lalu lintas di lokasi tersebut termasuk tinggi. Setiap hari ribuan angkutan umum keluar masuk Terminal Tanjung Priok melalui jalur itu.

”Kalau malam memang banyak kontainer parkir sembarangan. Termasuk di Jalan Enggano,” ungkapnya.

Petugas dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara dan petugas dari Sub-Kepolisian Lalu Lintas Jakarta Utara telah beberapa kali menggelar razia parkir liar di sepanjang Jalan RE Martadinata. Selain memberikan surat tilang, petugas juga menahan kendaraan muatan besar jenis kontainer dan truk pasir.

"Karena mereka (sopir truk) sudah terbiasa parkir liar. Jadi kita buat ganjaran supaya mereka menjadi jera," terang Arifin HM, saat memimpin razia di Jalan RE Martadinata, Jakut, beberapa waktu lalu.

240 pelajar ikut seleksi Paskibraka

Jakarta-Ratusan pelajar SMA atau sederajat mengikuti seleksi untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera ( Paskibraka ) yang nantinya akan mewakili Jakarta Utara ke tingkat DKI Jakarta pada perayaan HUT RI.

Sedikitnya, 240 pelajar, Senin (05/05/2014) dikumpulkan di halaman Plaza Barat kantor Walikota Jakarta Utara untuk mengikuti seleksi yang dilaksanakan oleh Suku Dinas ( Sudin ) Olahraga dan Pemuda ( Disorda ) Jakarta Utara.

Kepala Sudin Disorda Jakarta Utara, Jasmaniar Jafar, mengatakan acara ini dilaksanakan membentuk karakter dispilin sebagai pilar siswa ( pemuda) yang mempunyai karakter nasionalisme dan Bela Negara yang kuat dan dapat membentuk persatuan antar pelajar.

Disamping itu, sebagai wujud penanaman rasa cinta Tanah Air dan bangsa, serta semangat patriotisme. Sisi lainnya untuk menyiapkan pelajar dalam memperingati detik-detik kemerdekaan RI saat upacara menaikan dan menurunkan bendera.

"Seleksi tingkat kota dilaksanakan dari tanggal 5 sampai 07 Mei 2014," ujar Jasmaniar.

Untuk tahapan seleksi, ditambahkan Jasmaniar, berupa tes kesehatan yang dilaksanakan PMI Cabang Jakut. Tes fisik oleh TNI dan Polri.Serta, tes wawancara yang dilaksanakan oleh Purna Paskibraka Jakut.

"Para peserta yang lulus seleksi ini nantinya akan di kirim ke tingkat DKI Jakarta untuk mengikuti kegiatan seleksi yang direncanakan pada 08-10 Mei 2014 mendatang,"tungkas Jasmaniar.

Sementara itu, Asisten Kesehatan Masyarakat ( Askesmas ) Jakut, Muhammad Zen, Paskibraka adalah suatu komponen penting dalam rangka upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan itu merupakan tugas penting yang diemban oleh anggota Paskibrakan Kota Administrasi Jakarta Utara.

Untuk tugas pokok dari Paskibraka Kota Admistrasi Jakarta Utara, masih kata Muhammad Zen, selain bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih.Organisasi ini sebagai sentral dan cerminan pemuda yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

"Selesksi/ pembentukan Paskibraka tingkat Kota Adminmistrasi Jakarta Utara dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari sekolah kemudian kecamatan, dan selanjutnya akan diseleksi di tingkat kota, provinsi dan nasional,"tambah Muhammad Zen.

Agung (16), salah seorang peserta seleksi yang berasal dari SMK Al-Irsyad menuturkan, keikutsertaan dirinya dalam lomba ini adalah baru pertama kali.

"Kegiatan ini cukup bagus, karena saya ingin banyak tahu. Sekaligus menjalin silahturahmi antar siswa sekolah. Dan, saya optimis bisa keluar sebagai wakil Jakarta Utara ditingkat DKI Jakarta,"terang Agung.                 

Minggu, 04 Mei 2014

Lampu Penerangan Waduk Pluit Pakai Lampu Bekas

Jakarta-Waduk Pluit Kecamatan Penjaringan Kota Administrasi Jakarta Utara minim lampu penerangan jalan umum (PJU).

Untuk memenuhi ketersedian lampu penerang,  Suku Dinas (sudin) Perindustrian dan Energi Jakarta Utara sudah memasang beberapa titik lampu penerangan di jalan Inspeksi Waduk Pluit. Namun, sayang  lampu yang ada di waduk yang memiliki luas sekitar 80 hektar itu hanya menggunakan barang bekas dan jumlahnyapun terbatas sehingga kurang.

Kepala Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Utara Saukani mengakui di taman Waduk Pluit itu dipasang lampu bekas.  Ini dilakukan lantaran pengadaan lampu baru masih dalam proses lelang, padahal kebutuhan sangat mendesak.

“Memang saat ini kami memasang lampu penerangan dengan menggunakan lampu bekas. Ini disebabkan proses lelang belum selesai, sambil menunggu selesai kami kita pasang lampu bekas terlebih dulu,”ungkap Saukani

Pengadaan PJU di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, kata Saukani, sudah masuk dalam rencana penambahan lampu LED (Light Emmiting Diode) Pemkot Jakarta Utara. Tahun ini Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Utara akan memasang 1.754 lampu LED di seluruh wilayah Jakarta Utara. Namun sebelum pemasangan dilaksankan, pihak sudin harus menunggu proses lelang selesai.

“Karena lewat ULP dulu jadi agak lama. Dua bulan lagi proses lelangnya baru selesai. Setelah itu kita akan pasang semua. Termasuk PJU di Waduk Pluit yang baru semuanya,” tandasnya.

Namun, Saukani mengaku, pemasangan PJU di Jalan Inspeksi Waduk Pluit menjadi salah satu prioritas sudin. Tidak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp1 miliar digelontorkan sudin untuk memasang 50 PJU baru di 50 titik jalan. Agar kebutuhan pencahayaan di sekitar Waduk Pluit terpenuhi  petugas akan memasang lampu LED 90 watt di setiap PJU.

Diharapkan dengan cara seperti itu nanti, pengguna jalan tidak perlu khawatir saat melintas di jalan tersebut. “50 PJU yang kami pasang di area Waduk Pluit itu  tidak termasuk PJU yang di pasang di jembatan (Taman Kota Waduk Pluit). Karena untuk jembatan kita dapat sumbangan dari swasta,” ungkapnya.

Pasca Kebakaran, Siswa SMPN 200 Jakarta UN di SD Rorotan

Jakarta-Peserta Ujian Nasional (UN) SMPN 200 Jakarta yang sekolahnya terbakar akan dipindahkan ke dua Sekolah Dasar (SD) terdekat yakni SDN 01 dan SDN 04 Rorotan.

"Dibutuhkan 14 ruangan untuk dapat menyelenggarakan ujian. Tidak bisa di satu SD, jadi ada dua SD yang digunakan," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Pendidikan, Musliar Kasim di Jakarta, Minggu.

Jumlah peserta UN SMP sederajat di sekolah itu sekitar 200 orang. "Dipastikan mereka tetap bisa mengikuti UN," kata dia.

Sementara, murid di dua SD yang dipakai kelasnya oleh peserta UN itu, akan belajar pada siang harinya.

"Sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar-mengajar di sekolah itu," tukas Musliar.

Musliar mengatakan untuk menjaga psikologi para murid agar tidak down, tempat pelaksanaan UN untuk para siswa SMPN 200 ini akan dipindah di dua sekolah dasar setempat yakni SDN 01 dan SDN 04 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. "Kami pindahkan ke SDN Rorotan 01 dan 04 agar para murid bisa ikut ujian," ujarnya.

Musliar menerangkan, 14 ruangan di SDN 01 akan dipakai sebagai lokasi UN SMP sementara dan di SDN 04 sebanyak 6 ruangan. Pihaknya memilih tempat pengganti yang terjangkau dari daerah asal sekolah agar para siswa dapat tetap mengikuti UN sesuai dengan jadwal tanpa tekanan pascakebakaran yang menghanguskan sekolah tersebut.

Lebih lanjut Musliar menerangkan, SMPN 200 tidak menjadi tempat transit untuk soal-soal UN. "Jadi tidak ada alasan soal terbakar atau apa pun itu," pungkasnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Sabtu (3/5/2014) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran membuat sejumlah rumah di kawasan Cilincing terbakar hingga menghanguskan juga beberapa ruang kelas SMP 200. Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan delapan unit pemadam kebakaran dan api berhasil dipadamkan pada pukul 18.35 WIB.

Sabtu, 03 Mei 2014

Kios Lokbin Blok B Permai masih banyak tutup

Jakarta-Unit Pengelola (UP) Lokasi Binaan (Lokbin) Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan pengundian dan pembagian kunci unit kios Blok B Lokbin Lorong 103, Koja, Jakarta Utara, kepada para pedagang sejak Kamis (24/4) lalu. Namun, hingga sepekan lebih beroperasi, sebagian besar kios masih tutup. Padahal, salah satu klausul perjanjian, pedagang dalam waktu 2 x 24 jam setelah menerima kunci harus mengisi kios.

Dari pantauan, Sabtu (03/5/2014), kios yang diberi secara cuma-cuma itu, sebagian besar belum ditempati. Dari 3 lantai dengan jumlah keseluruhan kios sebanyak 224 unit, baru lantai dasar saja yang sebagian besar diisi. Di lantai 2 kondisinya baru beberapa kios saja yang sudah ditempati, sedangkan kios-kios di lantai 3 seluruhnya masih kosong.

Kepala UP Lokbin Provinsi DKI Jakarta, Orada Sinurat, mengatakan bahwa proses pengundian sudah selesai dilaksanakan. Dari 224 kios, 89 diantara langsung diberikan pada pedagang prioritas. Sedangkan 135 lain diundi diperebutkan oleh 220 pedagang lain.

"Waktu pengundian kemarin, ada 198 pedagang yang mendaftar. Sedang 22 lain yang tidak datang kita anggap jatah kiosnya hangus," tegasnya

Dari 198 pedagang, 135 diantaranya langsung mendapatkan jatah kios di blok B Lokbin Lorong 103 setelah diundi. Sedangkan sisanya akan mendapat jatah prioritas kios blok C Lokbin Lorong 103 yang akan dibangun 2015 mendatang.

"Untuk sementara mereka jualan akan dibuatkan penampungan. Rencananya parkiran lantai 2 blok B menampung sekitar 25 pedagang, sisanya masih kita carikan solusi," ujarnya.

Terhadap sisa pedagang sebanyak 38 orang tersebut Orada mengatakan tidak akan membuat penampungan di lantai dasar. Karena hal itu dikhawatirkan membuat cemburu pedagang lain.

Sementara itu terkait masih kosongnya sebagian besar kios lokbin, Orada mengatakan bahwa pedagang masih diberi waktu hingga Kamis (8/5) nanti. Bila belum juga menempati, kiosnya disegel dan kunci akan ditarik untuk diserahkan pada pedagang lain.

"Kios yang tidak ditempati itu akan kita undi bagi pedagang sisa pengundian kemarin. Senin (5/5) saya akan sosialisasi bila Kamis (8/5) nanti belum juga buka, kios kita segel," tandasnya.

Petugas Dukcapil Sisir Warga Yang Belum Rekam E KTP

Jakarta-Petugas Suku Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil ( Sudin Dukcapil ) Jakarta Utara ( Jakut ) kembali menggelar pelayanan perekaman E KTP kepada warga yang belum melaksanakan perekaman. Sasaran penyisiran kali ini adalah wilayah RW 14, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok.

Edison Sianturi, Kasudin Dukcapil Jakarta Utara menjelaskan, pelayanan ini diberikan kepada warga yang belum melaksanakan kegiatan perekaman E KTP.

"Jadi bagi warga RW 14 Warakas yang belum melakukan perekaman E KTP bisa langsung datang hari ini di kantor RW maupun pada jam kerja ke kantor kelurahan bagian Dukcapil" ujarnya.

Dan perekaman E KTP di RW 14, Kelurahan Warakas sebanyak 48 warga melaksanakan perekaman e-KTP.

Dalam kesempatan itu, Indria, salah seorang warga yang ikut melaksanakan perekaman e-KTP saat itu sempat bertanya tentang kapan e-KTP miliknya selesai.

“Kira-kira kapan yah Pak, e-KTP saya jadi,”tanya dia kepada salah seorang petugas.

Berkaitan dengan hal itu, Edison menjelaskan, untuk pembuatan bentuk fisik e-KTP dilaksanakan oleh kantor Kementrian Dalam Negeri ( Kemendagri ), kami dalam hal ini hanya melaksanakan perekaman e-KTP.

Dalam kesempatan itu juga, Edison juga menyampaikan masukan dalam hal proses pembuatan bentuk fisik e-KTP.

Untuk mempercepat proses pembuatan e-KTP, dalam hal ini saya memberikan masukan yakni, Kemendagri bisa melimpahkan hal itu ke daerah. Blako pembuatan e-KTP kalau bisa di berikan kepada daerah, sehingga dengan begitu proses pembuatan fisik e-KTP bisa cepat dilaksanakan.