| Walikota turut mengecek langsung warga dilokasi pengungsian |
Salah satu alasan warga siap untuk
direlokasi karena tempat tinggal yang selama ini dihuni telah rata dengan tanah.
Tidak hanya itu, mereka juga mengaku tidak sanggup lagi membangun tempat huniannya
tanpa adanya bantuan dari pemerintah.
Lastri, 34, salah seorang warga korban
kebakaran menyatakan, bersedia direlokasi ke flat yang tidak jauh dari lokasi saat
ini.
“Tempat kerja saya di Penjaringan,
“kata dia.
Dia juga mengakui pemukiman yang saat
ini yang telah rata dengan tanah akibat kebakaran, cepat atau lambat akan dibongkar
oleh petugas, karena tempat tinggal sekarang lokasinya berada di sepandan Waduk
Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara yang sudah pasti menjadi target penertiban.
Menanggapi instruksi yang disampaikan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mengatakan,
pihaknya sudah berencana memindahkan korban kebakaran ke flat. Namun, hingga saat
ini belum diketahui warga akan pindah kemana.
Untuk melaksanakan proses relokasi,
walikota mengaku telah berkordinasi dengan pimpinan RT, RW dan kelurahan. Data
terbaru yang saat ini dimiliki Pemkot Jakarta Utara jumlah korban secara
keseluruhan berjumlah 150 Kepala Keluarga ( KK ) dengan total keseluruhan 465
penduduk.
“Kami berharap mereka tidak
terlalu lama dipengungsian,” kata walikota, disela-sela kunjungan dan pemberian bantuan kelokasi
kebakaran di RT 19, RW 17, Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan
Penjaringan, Selasa ( 24/09/ 2013 ).
Berkaitan dengan adanya 45
pelajar yang menjadi korban kebakaran, walikota kembali menjelaskan, pihaknya
telah meminta seluruh instansi terkait untuk membantu mereka. Rencananya Rabu (
25/09/ 2013 ), Pemkot Jakarta Utara akan membagikan seragam dan peralatan
sekolah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala
Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Ika Lestari Adji yang turut hadir mendampingi walikota
menuturkan, pihaknya telah membangun dapur umum dan posko kesehatan bekerjasama
dengan Sudin Kesehatan Jakarta Utara. Pemkot Jakarta Utara juga telah dibantu
oleh pihak PMI dan PKPU. Bantuan tersebut yang telah diberikan berupa beras
sebanyak dua ton, selimut, tikar, pakaian, makanan dan lain-lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar