Selasa, 24 September 2013

Korban Kebakaran Muara Baru Setuju Direlokasi


Walikota turut mengecek langsung warga dilokasi pengungsian
Jakarta-Korban kebakaran di RT 19, RW 17, Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara siap mengikuti instruksi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama terkait rencana relokasi.

Salah satu alasan warga siap untuk direlokasi karena tempat tinggal yang selama ini dihuni telah rata dengan tanah. Tidak hanya itu, mereka juga mengaku tidak sanggup lagi membangun tempat huniannya tanpa adanya bantuan dari pemerintah.


Lastri, 34, salah seorang warga korban kebakaran menyatakan, bersedia direlokasi ke flat yang tidak jauh dari lokasi saat ini.


“Tempat kerja saya di Penjaringan, “kata dia.


Dia juga mengakui pemukiman yang saat ini yang telah rata dengan tanah akibat kebakaran, cepat atau lambat akan dibongkar oleh petugas, karena tempat tinggal sekarang lokasinya berada di sepandan Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara yang sudah pasti menjadi target penertiban.


Menanggapi instruksi yang disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono mengatakan, pihaknya sudah berencana memindahkan korban kebakaran ke flat. Namun, hingga saat ini belum diketahui warga akan pindah kemana.

Untuk melaksanakan proses relokasi, walikota mengaku telah berkordinasi dengan pimpinan RT, RW dan kelurahan. Data terbaru yang saat ini dimiliki Pemkot Jakarta Utara jumlah korban secara keseluruhan berjumlah 150 Kepala Keluarga ( KK ) dengan total keseluruhan 465 penduduk.

“Kami berharap mereka tidak terlalu lama dipengungsian,” kata walikota, disela-sela kunjungan dan pemberian bantuan kelokasi kebakaran di RT 19, RW 17, Muara Baru, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Selasa ( 24/09/ 2013 ).

Berkaitan dengan adanya 45 pelajar yang menjadi korban kebakaran, walikota kembali menjelaskan, pihaknya telah meminta seluruh instansi terkait untuk membantu mereka. Rencananya Rabu ( 25/09/ 2013 ), Pemkot Jakarta Utara akan membagikan seragam dan peralatan sekolah lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Ika Lestari Adji  yang turut hadir mendampingi walikota menuturkan, pihaknya telah membangun dapur umum dan posko kesehatan bekerjasama dengan Sudin Kesehatan Jakarta Utara. Pemkot Jakarta Utara juga telah dibantu oleh pihak PMI dan PKPU. Bantuan tersebut yang telah diberikan berupa beras sebanyak dua ton, selimut, tikar, pakaian, makanan dan lain-lain.        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar