Jakarta-Tekad Pemerintah dan warga Jakarta Utara untuk meraih Adipura pada tahun
2014, ternyata tak main-main. Berbagi pembenahan terus dilakukan baik ditingkat
rukun tetangga ( RT ) hingga kota terus di kebut.
Lurah Kebon Bawang Ma’Mun menuturkan, untuk tahap awal persiapan menghadapi
penilaian adipura adalah membersihkan sampah baik saluran air maupun dilingkungan
warga, termasuk melaksanakan penertiban terhadap para pedagang kaki lima ( PKL
) yang berjualan tidak pada tempatnya.
Pembersihan sampah di saluran air, terang Ma’mun seperti dilakukan di
samping kantor kelurahan, saluran air di Puskesmas Kecamatan Tanjung priok,
serta melaksanakan bersih-bersih dilingkungan RW 01, serta melaksanakan penertiban
PKL di sepanjang taman jalan bugis.
Terkait tekad meraih Adipura pada tahun 2014, di wilayah Jakarta Utara, Walikota
Jakarta Utara Bambang Sugiyono meminta semua pihak untuk bisa menjaga lingkungan karena rusaknya alam
dikarenakan ulah manusia itu sendiri.
"Jika ada masyarakat buang sampah sembarangan di kali harus diberi sanksi tidak ada toleransi guna menjaga lingkungan agar bersih dan sehat," kata Bambang disela-sela halal bi halal yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan PKK Kota Jakarta Utara di ruang bahari kantor Walikota, Jakarta, Kamis (05/09/ 2013) lalu.
"Jika ada masyarakat buang sampah sembarangan di kali harus diberi sanksi tidak ada toleransi guna menjaga lingkungan agar bersih dan sehat," kata Bambang disela-sela halal bi halal yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan PKK Kota Jakarta Utara di ruang bahari kantor Walikota, Jakarta, Kamis (05/09/ 2013) lalu.
Bambang juga berharap, dari tingkat kota sampai tingkat kelurahan bisa membawa
kota Jakut menjadi lebih baik.
"Semoga tahun 2014 Jakarta Utara bisa merebut Adipura dan menuju jakarta baru, jakarta yang modern yang dihuni masyarakat yang berbudaya, dengan hunian yang layak dan manusiawi, dengan pemerintahannya yang berorientasi kepada pelayanan publik," tambah Walikota.
"Semoga tahun 2014 Jakarta Utara bisa merebut Adipura dan menuju jakarta baru, jakarta yang modern yang dihuni masyarakat yang berbudaya, dengan hunian yang layak dan manusiawi, dengan pemerintahannya yang berorientasi kepada pelayanan publik," tambah Walikota.
( Teks Foto : penertiban terhadap PKL
yang melanggar Perda Ketertiban Umum, di
sepanjang taman Jalan Bugis, Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara ).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar