Senin, 13 Januari 2014

Ribuan Makam di TPU Budi Dharma Terendam



Makam yang tergenang di TPU Budi Dharma, Jakarta Utara
Jakarta-Sejumlah peziarah di areal Makam Tempat Pemakaman Umum (TPU) Budi Dharma Semper, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara mengaku kecewa dan tidak nyaman lantaran areal makam tersebut tergenang air. 

Ketinggian airnya memanga bearvariasi mulai dari 5-10 cm yang membuat mereka tidak bisa leluasa untuk memanjatkan doa lantaran terganggu oleh genangan tersebut. 

“Gimana kita mau berdoa serius kalau areal makamnya tergenang air. Sudah sejak lama kami mengeluhkan kondisi ini tapi tidak ada upaya dari pengelola makam untuk melakukan perbaikan,” keluh Arifin (35), salah seoran peziarah, Senin (13/01/2014).

Dia mengungkapkan tergenangnya pemakaman di kawasan tersebut terjadi sejak tahun 2009. Hingga akhirnya. 

Arifin beserta keluarganya memutuskan untuk meninggikan pinggiran makam sang ibu setinggi 20 sentimeter untuk menghindari genangan air.

“Kalau kami nggak tinggikan makam ibu, kami khawatir makamnya akan terendam banjir. Kami nggak mau, melihat makam orang yang kami sayangi kerendam banjir,” katanya.

Dikatakan, selain menghindari rendaman air, peninggian makam juga untuk menghindari hilangnya penanda makam ibunya.

Berkiatan dengan hal itu Kepala Sudin Pemakaman Jakarta Utara, Budi Wibowo, membenarkan kondisi TPU Budi Dharma yang kerap tergenang. Menurutnya, ada 4 penyebab terjadinya genangan di kawasan TPU. 

Keempat penyebab tersebut adalah, curah hujan yang cukup tinggi, karena memang sedang puncak musimnya. Lalu letak Jakarta Utara yang merupakan muara dari aliran 13 sungai di Jakarta. Kemudian, areal TPU yang terdapat Kali Begog juga menjadi penyebabnya.

"Serta ada beberapa lokasi yang konturnya cekungan, sehingga menjadi lokasi berkumpulnya air. Cekungan-cekungan itulah yang mengakibatkan air jadi sulit untuk surut," paparnya.

Mengenai beberapa cekungan, Budi mengatakan sudah mengusulkan pengurukan ke pihak Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Sedangkan untuk Kali Begog yang kerap meluap, Budi mengatakan, masalah itu itu wewenangnya PU.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar