![]() |
| Makam yang tergenang di TPU Budi Dharma, Jakarta Utara |
Jakarta-Sejumlah peziarah di areal Makam Tempat Pemakaman Umum (TPU) Budi Dharma
Semper, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan
Cilincing, Jakarta Utara mengaku kecewa dan tidak nyaman lantaran areal makam
tersebut tergenang air.
Ketinggian airnya memanga bearvariasi mulai dari 5-10 cm yang membuat mereka
tidak bisa leluasa untuk memanjatkan doa lantaran terganggu oleh genangan
tersebut.
“Gimana kita mau berdoa serius kalau areal makamnya tergenang air. Sudah
sejak lama kami mengeluhkan kondisi ini tapi tidak ada upaya dari pengelola
makam untuk melakukan perbaikan,” keluh Arifin (35), salah seoran peziarah,
Senin (13/01/2014).
Dia mengungkapkan tergenangnya pemakaman di kawasan tersebut terjadi sejak
tahun 2009. Hingga akhirnya.
Arifin beserta keluarganya memutuskan untuk meninggikan pinggiran makam sang
ibu setinggi 20 sentimeter untuk menghindari genangan air.
“Kalau kami nggak tinggikan makam ibu, kami khawatir makamnya akan terendam
banjir. Kami nggak mau, melihat makam orang yang kami sayangi kerendam banjir,”
katanya.
Dikatakan, selain menghindari rendaman air, peninggian makam juga untuk menghindari hilangnya penanda makam ibunya.
Berkiatan dengan hal itu Kepala Sudin Pemakaman Jakarta Utara, Budi Wibowo,
membenarkan kondisi TPU Budi Dharma yang kerap tergenang. Menurutnya, ada 4
penyebab terjadinya genangan di kawasan TPU.
"Serta ada beberapa lokasi yang konturnya cekungan, sehingga menjadi lokasi berkumpulnya air. Cekungan-cekungan itulah yang mengakibatkan air jadi sulit untuk surut," paparnya.
Mengenai beberapa cekungan, Budi mengatakan sudah mengusulkan pengurukan ke pihak Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Sedangkan untuk Kali Begog yang kerap meluap, Budi mengatakan, masalah itu itu wewenangnya PU.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar