Kegiatan ini sendiri dalam rangka memperingati dan menyambut Pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI.
“BGRM diperingati setiap tahun sekali ditingkat nasional maupun tingkat
Provinsi diseluruh Indonesia sebagai bentuk kegotongroyongan masyarakat dalam
upaya melestarikan nilai-nilai budaya yang selama ini pernah ada di Indonesia
melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam swadaya masyarakat terhadap
pembangunan di Kelurahan,” ujar Wakil Walikota Jakarta Utara Tri Kurniadi, saat
menerima Tim Penilai Pelaksana Gotong Royong Terbaik Tingkat Provinsi DKI
Jakarta Tahun 2014, di Kantor RW 07, Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara, Senin (25/03/2014).
Dirinya berharap, tim penilai dapat memberikan penilaian secara obyektif
bagi Kelurahan Rawa Badak Selatan. “Nilailah kami apa adanya yang pasti menjadi
juara pertama secara ikhlas,” kata Tri Kurniadi.
Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan dan
Keluarga Berencana (BPMPKB) Provinsi DKI Jakarta Dr. H.R. Deded Sukandar, SH,
MH mengaku yakin ditetapkannya Kelurahan Rawa Badak Selatan mewakili Jakarta Utara
telah melalui seleksi yang ketat. Kelurahan Rawa Badak Selatan pastinya
memiliki keunggulan dibandingkan 31 Kelurahan lain di Jakarta Utara, sebagai
pelaksana terbaik gotong royong masyarakat.
“Untuk itu kami akan melakukan verifikasi lapangan atas jawaban instrumen
penilaian yang meliputi empat indikator yaitu bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial
budaya dan agama serta bidang lingkungan,” terang Deded.
Menurut Deded, tahun 2013 lalu, Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Kelurahan
Sungai Bambu, Jakarta Utara berhasil meraih Juara I Lomba Gotong Royong
Masyarakat Tingkat Nasional. Dirinya berharap, pada tahun ini hasil yang diraih
tersebut dapat dipertahankan kembali.
“Hal yang paling spesifik dari penilaian ini adalah pembangunan dilaksanakan
dengan sinergitas yang tinggi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha,”
ungkapnya.
Dirinya berharap, di Kelurahan Rawa Badak Selatan ketiga komponen yang
disebutkan tersebut tercipta dengan baik.
“Saya persilahkan anggota tim penilai untuk melihat secara langsung kondisi
dan situasi di lapangan setelah melakukan verifikasi administrasi.
Mudah-mudahan dapat menemukan bukti-bukti kebersamaan dan sinergitas peran yang
dilakukan dalam berbagai pembangunan di masyarakat,” tukasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar