Minggu, 12 Januari 2014

LMK Koja Gelar Pelatihan Mandikan Jenazah

Jakarta-Dalam upaya ikut membangun kewilayahan, Lembaga Musyarakat Kelurahan (LMK) Koja, Jakarta Utara mengelontorkan  bina fisik dan juga kegiatan peningkatan sumber daya manusia ( SDM ) melalui bina sosial. 

Kegiatan bina fisik dan bina sosial tersebut dilaksanakan melalui program pemberdayaan masyarakat kelurahan ( PPMK ) 2013 yang diperoleh melalui APBD Perubahan.

“Anggaran dana PPMK 2013 APBD Perubahan yang sudah kami terima langsung dimanfaatkan untuk serangkaian kegiatan bina sosial, bina fisik dan biaya lapangan,”kata Ketua LMK Koja, Mahmud.

Ia menjelaskan khusus untuk bina fisik lingkungan dialokasikan paling banyak untuk renovasi balai warga.

"Sedangkan pelatihan bina sosial, dilaokasikan untuk  kegiatan memandikan jenazah dengan bekerjasama dengan Rumah Sakit Islam Sukapura, pelatihan service komputer, pelatihan tata boga, dan pelatihan service handphone ( HP ),"kata dia, disela-sela kegaitan pelatihan memandikan jenazah yang diikuti 52, di Musholah Raudhatul Khair, Minggu (12/01/2014).

Diungkapkan dalam pelatihan  memandikan jenazah ini diikuti selain pria juga para wanita. Memang kegiatan ini disambut antusias para peserta yang rata-rata selama ini mayoritas belum pernah mengikutinya.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa belajar memandikan jenazah. Dengan adanya pelatihan nanti jika ada yang meninggal tidak repot, cari orang untuk memandikan lagi. Apalagi kalau yang meninggal wanita pasti susah cari orang,”ungkap Marfuah,35, warga RT 01/07, Kelurahan Koja, Jakarta Utara.

Sementara itu, dalam penjelasannya, dr. Defi, tim diklat Rumah Sakit Islam Sukapura menuturkan, dalam memandikan jenazah perlu ditingkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular. 

Penyakit menular yang berbahaya pada jenazah diantaranya, AIDS, Hepatitis, Sepsis, Demam tifoid, Diare, Influenza, Penyakit menular seksual, Herpes dan Varisela, Difteri, Pertusis, Morbit dan Rubella, Cacingan, Kudisan, SARS, serta Ebola.

Agar hal penyakit tersebut itu tidak menular, dia kembali menjelaskan, maka petugas dalam memandikan jenzah hendaknya cuci tangan, memakai sarung tangan, memakai masker, kaca mata dan penutup kepala, serta memakai gaun dan sepatu.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar