Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) melantik Heru
Budi Hartono sebagai Wali Kota Jakarta Utara di Waduk Cincin, Kelurahan
Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (13/1/2014).
Dalam kesempatan
tersebut, Jokowi berpesan agar Wali Kota terlantik segera menyelesaikan tiga
persoalan pokok di Jakarta Utara yaitu normalisasi Kawasan Waduk Pluit,
pembangunan Stadion Taman BMW, dan Rumah Susun Marunda.
"Masa masalah sampai bertahun-tahun dipelihara terus. Yang namanya BMW, sudah 11 tahun masalahnya tidak selesai-selesai," ujar Jokowi di sela-sela pelantikan.
Dalam kesempatan itu, mantan Walikota Surakarta juga meminta persoalan Taman BMW rampung dalam bulan ini.
"Masa masalah sampai bertahun-tahun dipelihara terus. Yang namanya BMW, sudah 11 tahun masalahnya tidak selesai-selesai," ujar Jokowi di sela-sela pelantikan.
Dalam kesempatan itu, mantan Walikota Surakarta juga meminta persoalan Taman BMW rampung dalam bulan ini.
"Sudah saya perintahkan sertifikat di sini
harus segera selesai, setelah itu stadionnya segera dibangun. Saya tanya wali
kota baru sanggup, ya sudah saya lantik. Saya ingin bulan ini rampung
sertifikatnya, tidak usah semua, sebagian dahulu," tegasnya.
Disamping itu, Jokowi mengatakan di Marunda akan ada banyak rusun dan blok yang baru. "Itu persoalan-persoalan besar kalau dibenahi itu akan mengubah wajah Jakarta Utara," paparnya.
“Saya optimis Heru mampu menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. karena, Heru menguasai persoalan yang ada di Jakarta Utara.
Disamping itu, Jokowi mengatakan di Marunda akan ada banyak rusun dan blok yang baru. "Itu persoalan-persoalan besar kalau dibenahi itu akan mengubah wajah Jakarta Utara," paparnya.
“Saya optimis Heru mampu menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. karena, Heru menguasai persoalan yang ada di Jakarta Utara.
“Pak Wali Kota yang baru terlibat pembebasan di BMW, Pluit
juga mengikuti. Banyak hal yang berkaitan dengan Jakarta Utara dia mengerti,
tanya sedetail apapun dia mengerti," tandasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar