Jakarta-
Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengumpulkan seluruh pekerja Dinas PU untuk
apel pagi yang dilaksanakan di UPT Peralatan dan Perbekalan, Pegangsaan Dua,
Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara tersebut dihadiri sekitar 1.000 anggota
satuan tugas (satgas) Dinas PU seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Saya berharap para satgas selalu siap dan inisiatif apabila melihat
kondisi jalan yang rusak, turap kali yang bolong ataupun saluran air yang
mampet, pokoknya apapun yang perlu diperbaiki segera langsung diperbaiki,"
ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Manggas Rudy Siahaan, di UPT
Peralatan dan Perbekalan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/03/2014).
Dalam kesempatan ini, Manggas mengingatkan agar para satgas harus selalu
menggunakan rompi Dinas PU dalam pengerjaan apapun supaya warga Jakarta merasa
kehadiran PU dalam setiap kegiatan perbaikan fasilitas umum terutama jalan dan
saluran air.
Manggas menyatakan, ide pembentukan satgas ini berasal dari instruksi
Gubernur dan Wakil Gubernur seperti jaman Belanda dahulu. "Sebetulnya,
kita sudah punya satgas di tingkat dinas, suku dinas, dan di tingkat kecamatan
dengan total 100 regu, tapi ternyata itu belum cukup," kata Manggas.
"Intinya bagaimana kita menjaga supaya Jakarta tidak ada lubang di
jalan dan tidak ada genangan air di jalan, kita semua harus bekerja sama agar
Jakarta menjadi kota yang indah dan terawat," ujar Manggas.
Untuk satgas yang dibentuk hari ini, kata dia, berada di tingkat kelurahan
dimana di satu kelurahan ada dua regu yakni regu air dan regu jalan, dimana
masing-masing regu memiliki minimal empat orang.
"Di Jakarta ini ada kurang lebih 260 kelurahan, jadi di tingkat
kelurahan ini ada 520 regu dengan total kurang lebih 2400 personil
satgas," jelasnya.
Lebih lanjut Manggas menjelaskan, pada bulan November 2013 lalu, Gubernur
Joko Widodo telah mengangkat 100 regu di tingkat sudin dan kecamatan dengan
personil sebanyak 500 orang.
"Jadi total personil satgas Dinas PU DKI Jakarta saat ini mencapai 2900
personil," kata Manggas.
Dengan personil sebanyak itu Manggas berusaha memenuhi harapan Jokowi agar
Jakarta jangan kumuh, jangan ada karung-karung di pinggir jalan, kantin-kantin
liar, trotoar rusak, jalan-jalan berlubang dan tergenang dimana semuanya demi
kepuasan masyarakat DKI Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar