Jumat, 21 Maret 2014

Dinas PU DKI Siagakan Reaksi Cepat



Jakarta- Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengumpulkan seluruh pekerja Dinas PU untuk apel pagi yang dilaksanakan di UPT Peralatan dan Perbekalan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara tersebut dihadiri sekitar 1.000 anggota satuan tugas (satgas) Dinas PU seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Saya berharap para satgas selalu siap dan inisiatif apabila melihat kondisi jalan yang rusak, turap kali yang bolong ataupun saluran air yang mampet, pokoknya apapun yang perlu diperbaiki segera langsung diperbaiki," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Manggas Rudy Siahaan, di UPT Peralatan dan Perbekalan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (21/03/2014).

Dalam kesempatan ini, Manggas mengingatkan agar para satgas harus selalu menggunakan rompi Dinas PU dalam pengerjaan apapun supaya warga Jakarta merasa kehadiran PU dalam setiap kegiatan perbaikan fasilitas umum terutama jalan dan saluran air.

Manggas menyatakan, ide pembentukan satgas ini berasal dari instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur seperti jaman Belanda dahulu. "Sebetulnya, kita sudah punya satgas di tingkat dinas, suku dinas, dan di tingkat kecamatan dengan total 100 regu, tapi ternyata itu belum cukup," kata Manggas.

"Intinya bagaimana kita menjaga supaya Jakarta tidak ada lubang di jalan dan tidak ada genangan air di jalan, kita semua harus bekerja sama agar Jakarta menjadi kota yang indah dan terawat," ujar Manggas.

Untuk satgas yang dibentuk hari ini, kata dia, berada di tingkat kelurahan dimana di satu kelurahan ada dua regu yakni regu air dan regu jalan, dimana masing-masing regu memiliki minimal empat orang.
"Di Jakarta ini ada kurang lebih 260 kelurahan, jadi di tingkat kelurahan ini ada 520 regu dengan total kurang lebih 2400 personil satgas," jelasnya.

Lebih lanjut Manggas menjelaskan, pada bulan November 2013 lalu, Gubernur Joko Widodo telah mengangkat 100 regu di tingkat sudin dan kecamatan dengan personil sebanyak 500 orang.

"Jadi total personil satgas Dinas PU DKI Jakarta saat ini mencapai 2900 personil," kata Manggas.
Dengan personil sebanyak itu Manggas berusaha memenuhi harapan Jokowi agar Jakarta jangan kumuh, jangan ada karung-karung di pinggir jalan, kantin-kantin liar, trotoar rusak, jalan-jalan berlubang dan tergenang dimana semuanya demi kepuasan masyarakat DKI Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar