Selasa, 14 Oktober 2014

Tunjangan PNS Pemkot Jakut Dipotong Untuk ZIS



Jakarta-Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) milik Pegawai di Pemko Jakarta Utara langsung dipotong untuk ZIS (Zakat Infaq Shadaqah) setiap bulannya. Pemotongan sebesar 2,5 persen atau sebesar Rp 100 ribu setelah Walikota Jakarta Utara memerintahkannya dan di setujui  oleh pegawai bersangkutan menandatangani kesediaannya
.
Kepala Basis Pemkot Jakarta Utara, Muhammad Alwi menyampaikan hal itu saat sosialisasi Zakat, Infaq, dan  Shadaqoh (ZIS) serta amal sosial,  di aula kantor Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (14/10/2014). 

Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi,  Camat Kelapa Gading, Achmat Ya’ala, dan peserta sosialisasi perwakilan dari PNS, pengusaha serta pengurus RT dan RW di Kecamatan Kelapa Gading.

Dalam kesempatan itu, dia juga turut menjelaskan, bentuk pengumpulan dana bazis dalam hal ini, dilakukan lewat kupon yang kami siapkan di setiap kelurahan dan kecamatan dan pada saat bulan ramadhan lewat Mafgar. 

“Dana yang kami kumpulkan tersebut di kembalikan lagi kepada warga atau mereka yang berhak menerimanya. Salah satu bentuknya dengan memberikan beasiswa kepada peserta didik yang bersekolah di sekolah swasta, santunan yatim, biaya berobat, guru ngaji, kegiatan siraman rohani , serta bantuan beasiswa bagi guru PAUD,” katanya.

Di kesempatan itu, dia juga turut menjelaskan, bahwa untuk target Bazis Jakarta Utara tahun ini sebesar Rp 9 miliar, sedangkan pada tahun lalu sebesar Rp  8,3 milar. Dimana dana yang dikumpulkan pada tahun lalu, dalam hal ini kami salurkan untuk 73 program kegiatan yang telah kami susun dan tinggal berapa kegiatan lagi yang belum dilaksanakan. 

Wakil Walikota Jakarta Utara, Tri Kurniadi, menuturkan selama ini ZIS, sangat bermanfaat untuk membantu kaum dhuafa, masyarakat kurang mampu dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Jangan ragu untuk membayar ZIS melalui BAZIS,” katanya.

Berkaitan dengan upaya penerima dana bazis, Camat Kelapa Gading Jakarta Utara, Achmat Ya’ala menuturkan, bahwa untuk tahun ini Kecamatan Kelapa Gading ditargertkan sebesar Rp 25 juta, dan saat ini telah mengumpulkan dana sebesar Rp 150 juta. 

“Terlampui target dana bazis,  dalam hal ini tak lepas dari upaya kami untuk memberikan pemahaman dan himbuan baik kepada masyarakat dan pengusahaan tentang pentingnya membayar dana Bazis. Dan alhamdullilah, upaya yang kami lakukan ini mendapatkan  tanggapan yang positif,”terang Achmat Ya’ala.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar