Minggu, 03 Maret 2013

Revitalisasi Waduk Pluit Terus Berjalan


Jakarta-Untuk mengetahui perkembangan proyek normalisasi Waduk Pluit, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Menteri Perdagangan dan Investasi Denmark Ms. Pia Olsen Dyhr beserta rombongan meninjau Waduk Pluit, Muara Baru Ujung, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara, Minggu (3/3). Dalam kunjungannya rombongan melihat-lihat kondisi rumah pompa serta kondisi waduk Pluit. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama mengatakan, masalah di Waduk Pluit ini adalah penempatan 17 ribu bangunan yang dihuni 17 ribu kepala keluarga (KK), sehingga pemerintah tengah berupaya memindahkannya, seperti ke Rusunawa Marunda dan sebagian lagi akan dibangun rusun baru dekat dengan tempat kerja warga. 

"Tanpa adanya pemindahan ini, ada pompa baru pun tidak ada gunanya, karena ini daerah tangkapannya sampai daerah Istana, Monas, dan kantor Walikota Jakarta Pusat. Jadi revitalisasinya terus berjalan, karena pemukiman liarnya sudah masuk kawasan industri sehingga membuat jalan yang awalnya memiliki lebar 26 meter, sekarang tinggal 7,5 meter. Kami mau lakukan pelebaran jalan kembali," ujar Basuki saat menemani Menteri Perdagangan dan Investasi Denmark Pia Olsen Dyhr ke Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (3/3).

Ia menambahkan, pemerintah juga membutuhkan banyak sekali bantuan maupun kerjasama dengan negara Denmark. Sebab, pengalaman mereka sudah teruji dan teknologinya sudah terbukti. 

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara, Bambang Sugiyono menuturkan, warga yang berada di sekitar Waduk Pluit ini akan dipindahkan ke Rusun Marunda, Muara Baru, dan Jakarta Timur. Bahkan, tahun ini juga akan dibangun 10 blok rusun di Muara Baru.

Artinya mereka tidak hanya dipindahkan ke Rusun Muara Baru, mereka bisa pindah ke Rusun Marunda yang milik Kementerian PU dan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Saat ini pendataan pemilik bangunan yang ada di sekitar Waduk Pluit sedang berlangsung, karena ada 17 ribu KK. Jadi jangan sampai pada saatnya nanti kita bingung sendiri, tambah Bambang Sugiyono.( Amin Hidayat )



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar