Jumat, 31 Oktober 2014

Musim Punghujan, Volumen Sampah Diperkirakan Meningkat



Jakarta-Musim penghujan yang diperkirakan mulai melanda pada November diperkirakan volume sampah di Jakarta Utara akan meningkat, sekitar 200 ton. 

Hal ini disebabkan di wilayah pesisir utara Jakarta dikepung 13 sungai dan kali, seperti Kali Angke, Kali Sunter, serta sungai Ciliwung, Jakarta Utara juga merupakan tempat bermuaranya sampah yang terbawa oleh arus. 

Pernyataan ini disampaikan oleh Kasi Kebersihan Sudin Kebersihan Jakarta Utara, Sutadi, di kantor Sudin Kebersihan, Jakarta Utara, Jumat (31/10/2014).

Menurutnya, pada penghujan nanti sampah dipastikan akan membanjiri Jakarta Utara karena di wilayah ini dikepung 13 sungai yang bermuara di Jakarta Utara.

Kondisi normal, setiap hari Sudin Kebersihan Jakarta Utara mengangkut 1.200 ton sampah  280 ton diantaranya merupakan sampah air. Dengan adanya musim penghujan, diperkirakan sampah meningkat menjadi 1400 ton.

"Kami memperkirakan sampah kiriman pada musim penghujan ini mencapai 200 ton. Tapi Kita belum bisa pastikan, kalau berdasar tahun lalu, peningkatan yang terjadi mencapai 200 ton, makanya kami memperkirakan akan sama bahkan kemungkinan akan bisa lebih" ujarnya. 

Jumlah terbesar sampah ini terjadi di Kecamatan Penjaringan. Namun demikian dirinya belum bisa memprediksi presentase kenaikan diantara kecamatan lain. Meski begitu pihaknya selama ini secara rutin melakukan pengangkutan sampah. 

“Sebanyak 1.762 petugas lapangan (PL) yang terdiri atas 700 petugas lepas, 589 petugas reguler, dan 473 petugas dari sudin pertamanan dan sudin pekerjaan umum tata air disiagakan. Sedangkan terkait menghadapi musim hujan ini kami akan mengintensifkan pengawasan disejumlah kali yang ada,”terangnya.

Sutadi juga menghimbau kepada warga, jangan membuang sampah sembarangan khususnya di kali. Sebab jika ini tetap di lakukan di khawatirkan akan membuat mamper saluran air dan bisa-bisa menimbulkan banjir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar